andai mau beli printer, sebaiknya tengoklah situs resmi HP . ada banyak pilihan disana. produk printer terbaru dari HP saat ini adalah HP OfficeJet all-in-one.
sesuai namanya, tentu saja printer ini fungsinya tak hanya satu. ada banyak pekerjaan kantor yang bisa diselesaikan dengan printer ini. selain ngeprint dokumen seperti biasa, printer ini juga dilengkapi dengan scanner, fax dan foto kopi.
persepsi yang menganggap bahwa produk multi fungsi ( all in one) seperti HP OfficeJet all-in-one yang konon cepat rusak salah besar. andai ada salah satu fungsi yang rusak pun tak otomatis fungsi yang lain tak bisa digunakan.
dengan kinerja yang seperti itu, praktis akan sangat menghemat waktu. dan harganya pun cukup terjangkau, mulai Rp. 750.000 an. ada banyak seri printer keluaran HP ini. HP Officejet 4355 All-in-One, HP Officejet 5610 All-in-One, HP Officejet 6310 All-in-One, HP Officejet Pro 7380 All-in-One, HP Officejet Pro 7590 All-in-One, HP Deskjet F2180 All-in-One.
namun aku lebih memilih yang seri HP Officejet 4355 All-in-One. karena dengan printer yang satu ini, aku bisa mencetak dokumen sampai 1500 halaman per bulan. sangat cukup untuk mencetak draft buku/novel sebelum dibagikan ke teman-teman untuk mendapatkan komentar dan masukan.
dengan fitur scannernya yang mempunyai resolusi sampai 1200×1200 dpi, cukup keren untuk menscan foto-foto masa dulu ketika belum ada kamera digital. bagi mereka yang menjalankan bisnis rumahan atau usaha kecil, printer ini merupakan pilihan tepat.
cara mengoperasikannya cukup mudah. andai ada kesulitan tim Hp akan siap sedia selama 24 jam, 7 hari seminggu untuk memastikan pembeli bisa mengunakan printer ini tanpa masalah sama sekali.
ada yang penawaran dari HP yang cukup menggiurkan. setiap pembeli salah satu atau semua produk seri Officejet ini akan mendapatkan hadiah langsung. hadiah bisa dipilih sendiri. asyik kan. caranya cukup dengan mendownload hadiah yang tertera di micrositenya.
selama ini banyak beredar persepsi, memakai printer refil lebih hemat dibanding tinta original HP. apalagi kalau bukan karena harganya yang murah. memang, kenaikan harga-harga turut mendorong daya beli masyarakat ke titik lebih rendah. namun mengurangi bajet untuk pembelian tinta, tentu keputusan yang keliru.




