mati alami sampai usia di atas 53 tahun itu klise. hidup berakhir karena kanker getah bening dan rumah sakit kelimpungan tak bisa mengusir virus liar dari tubuh, itu basi. masuk jurang sebab telat menginjak rem karena berbotol kahlua atau martel sehabis dugem jumat malam, itu jamak.
namun semua itu mempunyai kesamaan, kau mengakhiri hidup bukan karena keinginanmu sendiri.
mulai hari ini, seriuslah memikir ulang dirimu. mungkin ini agak telat, tapi tak apa. sebenarnya masalah ini sudah semestinya dipikirkan sejak kau berumur 17 tahun. ya saat kau tak lagi bocah lucu namun masih suka memainkan boneka barbie atau mobil-mobilan dari jepang. dan kau belum dewasa, belum ada beban. menurut orang-orang usia 17 adalah usia dimana saatnya kau pergi ke pasar berbelanja pengalaman untuk di sortir, di ramu sehingga kau akan bisa mencipta masa depanmu yang gilang.
masa depan yang sangat diinginkan orang tuamu. juga orang-orang di sekitarmu. untuk sampai ke sana, kau harus memenuhi banyak syarat. tentu kau sedikit-sedikit juga sudah tahu, ciri-ciri orang yang sukses bukan?
sepakat? kau sudah memahami siapa dirimu. karena memang hanya kamu yang paling tahu apa yang kau inginkan. kau menganggap masa depan itu hanyalah asumsi salah yang terus menerus dihembuskan sampai orang merasa itu bahwa itu benar. padahal kau diam-diam mulai mengakui masa depan itu ilusi. masa depan itu adalah hari ini. masa depan itu hanya untuk mereka yang pengecut. dari hari ke hari makin banyak menumpuk ketakutan. dan kau akan memanggulnya kemana-mana, kapan pun.
lihatlah orang-orang yang terus menerus mempersiapkan masa depan yang jelas-jelas tak tahu kapan pastinya datang.
tentu saja kau akan memperoleh respon negatif. dari teman dekatmu, keluarga, komunitas bahkan orang-orang seblogsphere. kau akan di cap agak kurang waras. tak penting benar andai semua orang mengucilkanmu, asal pacarmu tidak. aku menduga akan ada sekelompok orang yang sok sangat peduli pada orang lain sampai-sampai menghalalkan darahmu.
sekarang ini kau adalah pekerja di salah satu kompani paling pintar mengumpulkan duit. berada di divisi marketing, kau bisa saja di telepon jam 2 dini hari dari client yang menyuruh untuk menurunkan pengumuman tentang matinya salah satu channel tipi kabel. karena menkominfo memutuskan mengijinkan siaran lagi. tentu saja kau seperti kambing congek yang di cocok hidungnya. “ini service, juga untuk membina hubungan baik dengan klient. selalu itu alasan untuk menekan anak buahmu. dan diam-diam anak buahmu menggerutu, kau ini kacung agency atau marketing?
agar tampak professional, tak pernah kau lupa memakai kemeja lengan panjang yang ada mansetnya. image itu sangat perlu. sekali-sekali kau membawa tiga atau empat hape sekaligus. dasi juga masih berpengaruh tentu saja. tak sewarna baju tak apa, yang sepuluh ribu tiga pun jadilah.
kau di puja oleh pemilik pabrik. di segani teman, target terpenuhi. kau rayakan keberhasilanmu itu di kedai-kedai kopi. nongkrong. malam ini di starbuck berbincang strategi bagaimana cara mengganti isi otak konsumen, produk yang kau jual itu paling baik. besoknya di bakul kopi, cerita-cerita tempat spa yang paling sintal cewek-ceweknya. malam berikutnya di café ohlala sarinah, sekedar melihat para pasangan gay yang pelukan mesra.
dan kau akan sampai di tempat kost sebelum jam 3 pagi, akan ada miting jam sembilannya. tidur 4 jam cukup, margaret techaer juga melakukanya dan dia sehat-sehat saja.
kau merasa ada yang aneh, tapi tak tahu apa itu.
kau temukan kamar yang senyap. kasur, bantal dan guling yang selalu di posisi sama. kotak tipi 15 inci warna hitam dan seekor cicak yang memelototi di atas kepalamu. dan tiba-tiba merasa andai kau tak ada pun, tipi, bantal, guling dan cicak pun akan tetap di sana. kehadiranmu tak mengubah apapun.
di pabrik, apalagi! tanpa kau seorang, semua akan berjalan lancer jaya seolah tak ada apa-apa. di luar banyak orang sepertimu yang akan dengan cepat di rekrut pabrik. pemilik pabrik mungkin merasa agak kehilangan, sedikit saja shock namun hanya beberapa detik. menit berikutnya, kau menjadi masa lalunya.
pelacur-pelacur di tempat tempat spa “red orchid” pun tak akan mencari-cari tahu kenapa kau lama tak berkunjung kesana. ada lelaki perut buncit yang memberi tips sepuluh kali lipat dibanding tips yang pernah kau berikan.
mungkin hanya tukang kopi di pinggir jalan yang kau tolong ketika sepeda ontelnya ambruk, sehingga dua termosnya pecah berantakan yang menanyakanmu. sekali saja. karena kau sudah sering ngobrol dengannya.
menikah mungkin cara terbaik untuk merayakan kesendirian. kau tampak seperti bertobat. tiba-tiba semua hal kau hubungkan dengan tuhan, termasuk kau menikah dengan perempuan sodoran pak ustad. keluargamu bahagia dengan kehadiran dua bocah lucu.
meski kau sebagai kepala keluarga, isterimu pun juga bekerja. andai kau tak ada, kepergianmu akan mengejutkan tentu saja. namun hanya sebentar. karena anak dan isterimu akan tetap bisa makan seperti biasa, sekolah dan bergosip tentang artis yang yang diraba-rapa payudaranya oleh penggemarnya.
atau bisa jadi kepergianmu justru dinantikan, karena istermu akan mendapatkan warisan rumah dan segala biaya pendidikan anak terjamin dan bisa mencari suami baru.
kau tentu menolak berpisah secara paksa dengan mereka semua bukan? lebih baik kau memutuskan untuk meninggalkan mereka dengan rela. bersiap-siaplah karena kau bisa menentukan sendiri kapan waktu yang tepat itu.
caranya, harus dengan seni. bukan dengan minum arsenic yang tak berasa dan tak berbau itu. kau akan langsung mati tanpa ada kemungkinan kau hidup lagi. itu kurang heroik.
namun juga jangan mencari perhatian terlalu menyolok dengan memanjat tower setinggi 110 meter. itu cara kampungan, tidak intelek dan biasanya dilakukan oleh cowok yang di tolak pacarnya. itu hanya membuktikan kau lemah, dan mencari simpati, mengemis cinta kepada kekasih.
ada cara yang lebih elegan, intelek dan memberikan inspirasi kepada orang-orang. pertama, kau harus seolah-olah punya masalah yang tidak dapat di selesaikan. ( saya sebenarnya ragu untuk mengatakan ini. masalah apa yang tak bisa di selesaikan? sampai saat ini, saya kira belum pernah ada kasus yang tak bisa diselesaikan. piknik ke bulan atau mars saja kau bisa. kau bisa bercinta dengan cowok dan cewek sekaligus pun bisa.
dan kau mulai menulis diblog. kau bercerita hal –hal yang menurut orang lain muram dan menyedihkan. padahal itu menurutmu itu adalah hal remeh temeh, tak penting-penting amat. kau bikinlah scenario sedang putus cinta, kau telah gagal menjadi kepala keluarga yang baik misalnya.
kurang tragis? kau seolah di permalukan serendah tanah, tak ada harga diri lagi. kau korupsi bermilyar-milyar padahal kau bersorban dan mengisi kuliah subuh tiap hari. dan ada beberapa anak-anak laki-laki yang kau sodomi.
kepada psikiater, berbohonglah. semakin kau menceritakan banyak khayalanmu, dia akan kesulitan mendiagnosa. namun dia tak berani mencap kau sebenarnya sudah gila. paling-paling dia bisa memberikan obat penenang, karena mereka beralasan kau berhalusinasi. minumlah pil-pil itu melebihi dosis. namun di siinilah titik krusial itu. lebihkanlah sedikit saja agar kau bisa diselamatkan. andai terlalu banyak sedikit saja dosis yang kau telan kau tak akan bisa di selamatkan. artinya usahamu akan sia-sia. kau mati tanpa memberikan makna apa-apa kepada banyak orang.
andai kau sukses pada tahap ini, kau akan mendapatkan simpati, terkenal. ada juga sih temanmu yang secara diam-diam mengutuk, mencap sebagai manusia lemah yang lari dari kenyataan dan punya iman setipis selendang. namun tipuanmu berhasil, sukses meski tak ada satu pun orang yang mengakui.
dan saatnya kau melakukan eksekusi.
jni hal yang biasa saja, sebuah permainan yang cukup berbeda. hidup itu hanyalah ruang tunggu yang banyak hiburannya. selama ini kau telah mendesain banyak web, membual dari satu kantor ke klien lain, nonton, ngopi dan sesekali membaca novel buruk yang kita tak pernah tahu seperti apa endingnya.
mirip dengan semua itu, hanya diperlukan sedikit keberanian dan keyakinan, kita tak akan pernah tahu apa yang akan terjadi. seperti keyakinan nabi ibrahim yang menyembelih anaknya, ismail.
sayang sekali, kau tak bisa menceritakan kembali apa yang kau alami. tak ada jalan menuntaskan kepenasaran itu selain mengikuti caramu.