<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: marissa haque</title>
	<link>http://fanabis.blogsome.com/2008/11/27/marissa-haque/</link>
	<description>hidup yang singkat, mari kita rayakan</description>
	<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 04:06:05 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>

	<item>
		<title>by: Koboi ITB Tea</title>
		<link>http://fanabis.blogsome.com/2008/11/27/marissa-haque/#comment-6572</link>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 12:55:28 +0100</pubDate>
		<guid>http://fanabis.blogsome.com/2008/11/27/marissa-haque/#comment-6572</guid>
					<description>Semalam di Metro TV ada 10 artis yang masuk jadi tervaforit dan akan dipilih rakyat Indonesia. Rieke Pitaloka kedua dan beda tipis adalah Marissa Haque. Keduanya ibarat bibit jatuh ditempat salah yang terus balik kerumah asal leluhur mereka. rieke Dyah Pitaloka adalah anak dari Penggiat CGMI singkatan dari Central Gerakan Mahasiswa Indonesia, dimana ayah Rieke adalah Ketua Cabang Garut. CGMI ini adalah onderbow langsung dari PKI (Partai Komunis Indonesia), sehingga tidak mengherankan bilamana gerakan Rieke selama ini yah seperti kader komunis sejatinya. Rieke sendiri merasa kecewa di PKB yang ternyata memaksa dia memakai jilbab dan bertengkar terus dengan para kyai NU di PBNU, disamping dia merasa bahwa kader keturunan komunis lainnya tidak lebih banyak didapatkan di PKB kecuali Nursyahbani Katajsungkana anak salah seorang pentolan PNI saat lampau di Jatim. Nah, menengai Marissa Haque agak unik. Masih ingat saat di meneriakkan Allahu Akbar, merdeka! yang lalu membuat sakit gigi Pramono Anung Wibisono dan antek kiri lainnya di PDIP pasca selesai adu ngotot dengan Angelina Sondakh dari Demokrat? Kita semua dibuat kebingungan, yang Kristen dan baik hati ada di Partai demokrat malah yang Islam ada di PDIP dan bersikap seperti preman perempuan. Minggu lalu saya ketemu Teh Marissa Haque tengah sosialisasi dipasar Cicadas, Kota Bandung. Saya agak pangling karena dia sangat hijau dan senyumnya semakin manis. Badannya juga tampak lebih langsing tidak seperti saat dia baru pulang sekolah dari Amerika Serikat dimana dia gembrot dan menyebalkan karena jilbaban namun temannya PKI semua. Saya jadi jatuh hati sama Marissa Haque kali ini, dan bertekad akan mendukungnya agar semakin masuk kedalam dunia pergerakan Islam dikota Bandung dan Jabar. Marissa Haque yang semakin hijau adalah saudariku hari ini. Selain dia keturunan NU, dia bukan sembarang NU namun keturunan langsung dari salah seorang pendiri Nahdatul Ulama asala Pulau Madura di Bankalan. Dia juga memiliki seorang ibu dengan darah ningrat Jawa Timuran bergelar Raden Ayu. Setahu saya dia juga bertalian darah 0 bersaudara dengan Jendral Raden Hartono pendiri PKPB pendukung Jendral soeharto itu. Karenanya saya berbahagia sekali begitu menyaksikan semangat tinggi yang luar biasa dari ananda Marissa haque kembali kepangkuan Bunda Pertiwinya di golongan rumah Islam Hijau PPP. Allahu Akbar! Hidup Petilu.......</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Semalam di Metro TV ada 10 artis yang masuk jadi tervaforit dan akan dipilih rakyat Indonesia. Rieke Pitaloka kedua dan beda tipis adalah Marissa Haque. Keduanya ibarat bibit jatuh ditempat salah yang terus balik kerumah asal leluhur mereka. rieke Dyah Pitaloka adalah anak dari Penggiat <span class="caps">CGMI</span> singkatan dari Central Gerakan Mahasiswa Indonesia, dimana ayah Rieke adalah Ketua Cabang Garut. <span class="caps">CGMI</span> ini adalah onderbow langsung dari <span class="caps">PKI </span>(Partai Komunis Indonesia), sehingga tidak mengherankan bilamana gerakan Rieke selama ini yah seperti kader komunis sejatinya. Rieke sendiri merasa kecewa di <span class="caps">PKB</span> yang ternyata memaksa dia memakai jilbab dan bertengkar terus dengan para kyai NU di <span class="caps">PBNU</span>, disamping dia merasa bahwa kader keturunan komunis lainnya tidak lebih banyak didapatkan di <span class="caps">PKB</span> kecuali Nursyahbani Katajsungkana anak salah seorang pentolan <span class="caps">PNI</span> saat lampau di Jatim. Nah, menengai Marissa Haque agak unik. Masih ingat saat di meneriakkan Allahu Akbar, merdeka! yang lalu membuat sakit gigi Pramono Anung Wibisono dan antek kiri lainnya di <span class="caps">PDIP</span> pasca selesai adu ngotot dengan Angelina Sondakh dari Demokrat? Kita semua dibuat kebingungan, yang Kristen dan baik hati ada di Partai demokrat malah yang Islam ada di <span class="caps">PDIP</span> dan bersikap seperti preman perempuan. Minggu lalu saya ketemu Teh Marissa Haque tengah sosialisasi dipasar Cicadas, Kota Bandung. Saya agak pangling karena dia sangat hijau dan senyumnya semakin manis. Badannya juga tampak lebih langsing tidak seperti saat dia baru pulang sekolah dari Amerika Serikat dimana dia gembrot dan menyebalkan karena jilbaban namun temannya <span class="caps">PKI</span> semua. Saya jadi jatuh hati sama Marissa Haque kali ini, dan bertekad akan mendukungnya agar semakin masuk kedalam dunia pergerakan Islam dikota Bandung dan Jabar. Marissa Haque yang semakin hijau adalah saudariku hari ini. Selain dia keturunan NU, dia bukan sembarang NU namun keturunan langsung dari salah seorang pendiri Nahdatul Ulama asala Pulau Madura di Bankalan. Dia juga memiliki seorang ibu dengan darah ningrat Jawa Timuran bergelar Raden Ayu. Setahu saya dia juga bertalian darah 0 bersaudara dengan Jendral Raden Hartono pendiri <span class="caps">PKPB</span> pendukung Jendral soeharto itu. Karenanya saya berbahagia sekali begitu menyaksikan semangat tinggi yang luar biasa dari ananda Marissa haque kembali kepangkuan Bunda Pertiwinya di golongan rumah Islam Hijau <span class="caps">PPP</span>. Allahu Akbar! Hidup Petilu&#8230;....</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: yoana</title>
		<link>http://fanabis.blogsome.com/2008/11/27/marissa-haque/#comment-6499</link>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 11:30:32 +0000</pubDate>
		<guid>http://fanabis.blogsome.com/2008/11/27/marissa-haque/#comment-6499</guid>
					<description>Senyumnya penuh pesonaya Mas :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Senyumnya penuh pesonaya Mas <img src='http://fanabis.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: sazka</title>
		<link>http://fanabis.blogsome.com/2008/11/27/marissa-haque/#comment-6498</link>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 19:47:25 +0000</pubDate>
		<guid>http://fanabis.blogsome.com/2008/11/27/marissa-haque/#comment-6498</guid>
					<description>wah.. marissa haque ya??

eh, eh, yg mana sih? hehe.. :P</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>wah.. marissa haque ya??</p>
	<p>eh, eh, yg mana sih? hehe.. <img src='http://fanabis.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Kaka</title>
		<link>http://fanabis.blogsome.com/2008/11/27/marissa-haque/#comment-6497</link>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 09:46:35 +0000</pubDate>
		<guid>http://fanabis.blogsome.com/2008/11/27/marissa-haque/#comment-6497</guid>
					<description>tergila-gila ya mas ... hehhe</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>tergila-gila ya mas &#8230; hehhe</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Paluhlimbuy</title>
		<link>http://fanabis.blogsome.com/2008/11/27/marissa-haque/#comment-6496</link>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 08:11:01 +0000</pubDate>
		<guid>http://fanabis.blogsome.com/2008/11/27/marissa-haque/#comment-6496</guid>
					<description>:D</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>:D</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
