
tahun ini dunia blogsphere milik ndorokakung. dialah yang terseleksi sebagai chairman pada pesta blogger 2008 yang mengusung tema blogging for society.
berbeda dengan tahun lalu, selain di di jakarta, rencananya pesta blogger 2008 juga akan digelar di bali, jogja dan bandung. inti acaranya belum final, namun pesta kali ini akan mengikutsertakan sebanyak mungkin komunitas.
laki-laki yang wartawan tempo ini sangat mengimani asumsi, blogger sebenarnya berpotensi sebagai citizen journalist yang lebih mengagumkan dibanding mainstream journalist. “kekuatan itu kalau dipupuk dan dilatih terus sangat potensial membongkar praktek-praktek gelap di masyarakat.”
buktinya waktu itu dia memposting max moein dengan sekelumit teka-teki. foto anggota dpr itu di cropping. pamrihnya agar orang kian penasaran. dan dia hendak menakar sejauh mana rasa penasaran orang dan juga pengetahuan mereka akan nama-nama pejabat.
dan benar, “jebakan”nya sukes besar. hari itu terjadi “geger”. traffic blog ndorokakung.com melenting lima kali lipat dari biasanya. hebatnya, saat itu belum ada media mainstream yang memuat soal itu. dua hari berikutnya, foto itu beredar meluas menjadi pembicaraan. saat itulah wartawan mainstream beranjak mencari max moein di gedung dpr.
sayang sekali, menurutnya sampai kini, masih banyak blogger yang asal posting, tak mempedulikan etika dan hak cipta. secara mayoritas, laki-laki jogja ini menilai masih sedikit blogger yang menulis dengan cerdas. dan lebih sedikit lagi, pembaca blog yang cerdas. banyak pembaca blog yang asal menuliskan komentar, tak mencerap apa maksud senyatanya.
pada minggu dini hari, saya berhasil berbincang dengan beliaunya yang sedang meresapi liburan di suatu tempat entah bersama siapa (saja). sedikit pertanyaan yang aku sampaikan itu:
menurut ndoro blog itu apa?
blog itu seperti halnya prosa dan puisi, semacam laboratorium ide. tempat gagasan diasah, diuji pada tahap yang paling awal. ia melatih kepekaan kita, fungsi dasar alat tubuh kita.
ranah blog mestinya bisa asyik kalau jadi ajang pertukaran ide dan hal-hal yang ideal lainnya. bayangkan andai kita tak punya wadah menyalurkan ide dan mengasah gagasan.
untuk sampai pada tahap itu, apa yang harus dilakukan blogger?
setiap orang kan wajib pintar, brilian. caranya ya belajar, dari blog dan blogger yang pintar. maksudku, belajarlah di mana saja. ruang belajar itu kan tidak terbatas. bergurulah pada semua widyaiswara.
aku hanya ingin mendorong, dengan memberi sampel lewat blog pada semua orang untuk berani mengungkapkan apa pun.
siapa yang wajib mendidik supaya semua blogger sekeren itu?
ya blogger itu sendiri dong. maju dan mundurnya blog dan blogger ada di pundak setiap blogger. yang tak mau belajar, ya biarkan saja. aku percaya pada mekanisme alamiah. blog yang jelek akan tergusur sendiri. pada akhirnya, blog memang tidak untuk semua orang.
blog keren itu yang seperti apa?
tentu saja yang postingannya membuat orang merasa menemukan sesuatu yang baru, tercerahkan, membuat orang terdorong melakukan sesuatu. membuat orang berpikir dan berdiskusi dengan dirinya sendiri maupun orang lain.
namun jangan kau minta aku menyebutkan blog mana saja itu yang bagus, bisa panjang urusannya. ngeblog itu soal content, bisa tulisan, foto, atau video, atau gabungan semuanya. content yang bagus itu bisa terwujud jika dikerjakan dengan serius, meski tampaknya biasa saja.
bagaimana proses ndorokakung dalam menulis postingan?
kalian pasti tak tahu berapa lama dan berapa banyak bahan yang kusiapkan untuk menulis posting yang serius. meskipun kadang posting itu muncul biasa saja dan tak panjang.
saat menulis sebuah postingan, aku tak hanya mencari ide, namun di balik ide itu ada apa sebetulnya. aku memikirkannya jauh ke belakang, dan efeknya jauh ke depan. semuanya dengan perencanaan dan strategi.
buat aku pribadi, setiap posting adalah sebuah proyek, sebuah uji coba, eksperimen sosial. aku jarang membuat posting yang tak punya latar belakang eksperimen. setiap posting biasanya adalah sebuah eksperimen sosial.
masih ingat pada ada masanya aku nulis soal diajeng? itu semua tesisku juga. aku ingin menguji apakah pembacaku suka pada hal-hal yang menurutku remeh temeh begitu. aku ingin tahu seberapa dekat pembacaku dengan isu urban. aku hidup dan ingin merasakan setiap denyut reaksi pembacaku.
apakah respon pembaca seperti yang di harapkan?
seperti biasa, ada yang bisa menangkap maksudku, ada yang nggak mudeng. aku lebih merasa senang kalau banyak orang yang bisa belajar atau mengambil pelajaran dari setiap postingku. sayangnya, itu susah dicek dan diverifikasi. aku merasa gagal menjadi blogger karena sampai sekarang belum ada satu pun pembaca yang mengatakan telah tercerahkan oleh postingku.
andai ada yang mencuri ide-ide ndorokakung bagaimana?
untuk urusan colong menyolong ide ini di luar perkara ekonomi dan demi umat manusia, apa salahnya? ide kan memang untuk disebarkan seluas mungkin.
dengan keluasan wawasan dan banyaknya perempuan di sekelilingnya membuatnya memperoleh julukan lelananging jagad. ketika saya tanya, perempuan ideal itu seperti apa, ia tak langsung menjawab. ia hanya menyerahkan rambu-rambunya yang ada di http://ndorokakung.tumblr.com.
“seperti itulah perempuanku!, ia menegaskan.
kepada perempuan yang ngefans, ia memberikan pesan agar menghubunginya langsung dengan meninggalkan komentar di blognya.
laki-laki yang akan berulang tahun pada bulan september ini mengawali karirnya sebagai wartawan kampus. selebihnya ia pernah menulis feature di majalah remaja anita cemerlang, gadis dan mode. beberapa kali juga menulis untuk majalah editor (sudah mati). koran lokal yang memuat tulisannya diantaranya kedaulatan rakyat dan bernas.
lalu ia pernah menjadi stringer, wartawan yang dibayar berdasarkan pesanan kantor media (semacam koresponden). pengalamannya yang panjang, menghasilkannya tulisan-tulisan di blognya begitu memukau dan inspitarif.
setelah itu, ia pindah ke media indonesia pada 1994-1998 dan karirnya terus melesat sampai pada tahun 1998 ke majalah tempo. selama lima tahun bergabung, lalu ia ditugaskan ke koran tempo sampai sekarang.
oh ya saya lupa menanyakan kapan akan menjadi blogger professional?



weh, ndoro jadi manusia kursi pesta blogger? mantap!
siap siap gawe acara ki…
Comment by bangsari — July 7, 2008 @ 9:45 am
cuma satu yang belum ndoro ngetest lewat postingan , yaitu soal resep makanan dan urusan ranjang. hahaha
Comment by balibul — July 7, 2008 @ 9:45 am
ah ya ndoro, pribadi yang menarik dan inspiratif.
Comment by Mbilung — July 7, 2008 @ 10:24 am
satu pertanyaan tambahan buat ndoro: apa sih makna “ngeblog” bagi orang yg sudah memiliki “jabatan” sbg wartawan media besar dan terkenal spt sampeyan?
Comment by mumu — July 7, 2008 @ 10:47 am
[...banyak pembaca blog yang asal menuliskan komentar, tak mencerap apa maksud senyatanya…]
jadi sunkan untuk menuliskan komentar, takut ketauan kalo saya ndak cerdas
Comment by annots — July 7, 2008 @ 10:49 am
waduh … tulisanmu cool abis, min? thanks
Comment by ndoro kakung — July 7, 2008 @ 11:31 am
@ mumu: makna ngeblog buat aku? ya buat latihan nulis, mencari ide, berbagi, dan sebagainya. hidup toh sebuah masa dan tempat kita berlatih yang tak kunjung putus.
Comment by ndoro kakung — July 7, 2008 @ 11:33 am
hhhhmmmmmm…..
Comment by ndorosepuh — July 7, 2008 @ 11:48 am
aku termasuk sing seneng postingan ttg Diajeng, berarti aku seneng sing remeh temeh :-s
Comment by pinkina — July 7, 2008 @ 12:18 pm
horeeeee….
BTW saya salut ama postingan max moein-nya… gak nyangka dan banyak yang salah tebak
:D
Comment by sluman slumun slamet — July 7, 2008 @ 12:23 pm
setuju dg komentar ndorokakung itu, banyak blogger yg aspos alias asal posting, terlebih lagi askom alias asal komen. terutama soal komen, kadang2 heran ada yg cuma nulis: pertamax doang. banyak juga yg keliatan asal baca jadinya komen pada gak nyambung. tulisan ini bikin saya ingin memperbaiki diri, baik dlm memposting dan memberi komen:)
Comment by nita — July 7, 2008 @ 1:50 pm
namanya juga ndoro, harus bisa memberi pencerahan dong.
@Ndoro: belum tentu komentar ngaco berarti tidak memperhatikan dan mengambil pelajaran dari sebuah posting.
Comment by Hedi — July 7, 2008 @ 2:23 pm
Oh jadi itu fotonya ndoro kakung? Sayang saya kenal beliau, tapi udah sering dengar sih.
Wah, jadi blogger yg handal gak gampang ya, secara saya cuman nulis seputar kehidupan se-hari2 aja….
Comment by Eucalyptus — July 7, 2008 @ 4:11 pm
jd kesimpulan nya nDoro blogger yg keren apa nda’ tho..?
hayo, katakan terus terang ajah.. hihi dipentung
saya mah cuman iseng2 nge blog buat rekam jejak perjalanan.. itupun dg catatan : kalo ga males..
Comment by novee — July 7, 2008 @ 5:40 pm
Wehehehe…
Repot juga kalo posting harus pake persiapan, bisa-bisa malah ga jadi posting.. Saya kan bukan bloger nan pintar, serta malas belajar…
Comment by Nazieb — July 7, 2008 @ 5:42 pm
btw… itu wkt diwwc , ndoronya pake blackberry ya??
Comment by susan — July 7, 2008 @ 5:46 pm
weh…pesta blogger di Jogja?? patut ditunggu
Comment by gambarpacul — July 7, 2008 @ 8:35 pm
wooo jangan lupa. beliau itu guru saya dalam bermedia. selain itu juga guru spiritual dan guru mencari uang. ilmu yang gagal saya warisi adalah kiat menjadi lelananging jagat.
Comment by paman tyo — July 7, 2008 @ 9:58 pm
menjura pada ndorokakung dan fanabis yang blognya sangat menarik.
Comment by mr.bambang — July 7, 2008 @ 11:40 pm
Salam Kenal Boos saya baru berkarir di dunia blogger ternyata merupakan jalan untuk mencari teman2 dan tambah ilmu ya.. sukses selalu ya boss
Comment by Joe Spyder — July 8, 2008 @ 5:09 am
Terima Kasih banyak pak udah mampir saya seneng banget mohon petuahnya pak.
Comment by Joe Spyder — July 8, 2008 @ 7:12 am
am i a good blogger?
inspiring?
boring?
ndoro keren banget…
Comment by latree — July 8, 2008 @ 7:34 am
waaah…wawancaranya menarik banget. jadi bisa belajar dari sini…
ikut menjura ke ndoro
Comment by cK — July 8, 2008 @ 7:56 am
saya merasakan Ndoro Effect sebanyak 5 kali dan itu membuat saya klenger popularitas..
hehehe
Comment by zam — July 8, 2008 @ 9:12 am
Ndoro Kakung blogger tua
Di mana-mana jadi idola
Bila sempat di-link olehnya
Semua blogger pantas berbangga
(GR-GR in Ndoro) xixixixixix
Comment by nonadita — July 8, 2008 @ 9:15 am
rame tenan …
Comment by bahtiar — July 8, 2008 @ 10:31 am
salah satu blog yang membuat saya tertarik untuk ngeblog ya blognya ndoro ini… aku padamu ndoro
itu potonya kok nggaya banget to?
Comment by dil — July 8, 2008 @ 4:27 pm
@ atas : samaaaa…aku juga terpesona oleh tulisane ndoro…..
untung ndoro laki2..jadi gak tak kejar-kejar…hihihi….
Comment by windra si blogger wannabe — July 8, 2008 @ 6:35 pm
ndoro memang suri tauladan
Comment by iman brotoseno — July 8, 2008 @ 7:13 pm
ndoro memang keren
Comment by kenny — July 8, 2008 @ 8:21 pm
pengen ky ndoro kakung…..
Comment by theloebizz — July 8, 2008 @ 11:49 pm
ndoro itu pribadi yang menyenangkan ya. saya mesti banyak belajar nih sama beliau
Comment by daniel — July 9, 2008 @ 9:54 am
tabik Indonesia buat ndoro..
gud JOB…hhwhwh..
Comment by omith — July 9, 2008 @ 11:18 am
aihhh…ndorokuuuuu….
Comment by venus — July 9, 2008 @ 3:50 pm
Ndoro adalah FENOMENA :D
Comment by Jauhari — July 14, 2008 @ 9:36 am
minder sayah….tabik
Comment by yati — July 21, 2008 @ 7:19 pm
satu hal yang menarik dari ndoro adalah beliau dapat menampilkan topik bahasan yang serius dengan bahasa yang cerdas.
(ya iyalah, makanya jadi manusia kursi )
Comment by Silly — August 26, 2008 @ 6:00 pm
ojo lali mulih
Comment by masmu — December 22, 2008 @ 3:31 pm
ojo lali muleh le!
Comment by masmu — December 22, 2008 @ 3:32 pm