duh, hari gini, era web 2.9 tak lama lagi
ketika ruang dan waktu tak lagi menjadi seteru
masih saja urusan jodoh belum selesai
padahal yang diperlukan (sementara) hanya satu
(entar kalau sudah kaya, sudah pintar konon boleh cari lagi)
sejak dulu waktu aku sekolah kelas satu
bisik-bisik itu sudah sampai telingaku
si a mau dijodohin si anu kalau mau
beberapa mak comblang malah lebih agresif memburu
(meski tak pernah antisipasi, menjodohkan dengan orang yang keliru)
sampai aku lupa, aku telah bisa orgasme rupanya
dan jodoh seorang pun tak kunjung tiba
bisik-bisik itu berubah lebih terbuka
di biro jodoh, di chat n date, milis dan di pengajian juga ada
(siang ini mendaoat undangan (berbayar) dari sebuah majelis taklim yang tagnya "dengan berILMU untuk Menjemput Jodoh" ~ menuju pernikahan SMART, Sakinah Mawaddah waRahmah Tarbiyah)
alamak, sebegitu seriusnyakah?
aku tertegun, tak tahu harus berterimakasih atau me…..


