aku tak ingin menghuni keraknya neraka
kiamat akan datang pada hari jumat. abu hurairah z meriwayatkan dari nabi muhammad. jumat hari ini belum, kita masih bisa posting, blogwalking dan flirting. jumat minggu depan? bisa jadi juga belum. andai iya,…..
di sebuah blog, sebuah postingan meributkan kehalalan sebuah produk makanan yang rasanya enak, berkelas dan sangat populer. tentu sikap yang bijak, mereka sangat aware, tak sudi secuil pun barang haram masuk ke dalam tubuhnya.
meski mereka mendasarkan putusannya hanya pada selembar kertas label halal dari sebuah organisasi yang paling paham soal keimanan dan moral. aku ingin meneladani sikap mereka itu.
namun aku ragu apakah bisa, karena aku tinggal di jakarta. aku masih suka membeli pasta gigi di carefour yang konon keuntungannya dipakai untuk mendanai perang melawan islam.
berangkat kerja, naik jialing buatan orang-orang china yang tak bertuhan. blogging menggunakan operating system windows (bajakan) yang semua orang paham kepunyaan paman bill yang berdarah yahudi.
di kantin, di depan lift, di mall, di antrian tiket film, begitu banyak belahan dada dari perempuan yang dibungkus baju transparan yang terpaksa tak bisa dilewatkan.
belum lagi masih hunting ke glodok mencari dvd film-film dan software bajakan buatan orang-orang di negeri "gila" dimana persetubuhan liar orang berkelamin sama disyahkan.
aku tak ingin menjadi penghuni di keraknya neraka. tolonglah. aku harus bagaimana?


