
kepenasaran kalian mengenai nonadita-antobilang terjawab sudah. selasa, 10 juni 2008 pukul 18:00 ia menjelaskan lengkap. intinya, dia merespon baik keinginan nonadita untuk bertemu.
ia menduga, pandangan nonadita tentang dirinya hanya berasal dari blognya dan pencitraan teman-teman lain. dengan adanya pertemuan itu, mereka bisa saling menilai secara langsung.
laki-laki itu mengaku senang, selama mengenal nonadita ia mempunyai teman ngobrol. kepada cahandong, apakah kalian tak pernah mengajaknya berbincang ketika ngumpul jumat malam?
nonadita dimatanya adalah perempuan baik, pekerja keras yang bisa mendengarkan. paduan yang pas, karena dia cenderung banyak bicara. dia juga mengagumi semangat dan positive thinkingnya, sesuatu yang ia tak punya.
satu-satunya yang menjadi kendala nanti mungkin jarak dua kota yang memisahkannya. memang cukup beberapa jam saja waktu tempuh jogja-bogor. namun dia agak khawatir andai harus menjalani ldr (long distance relationship).
alasannya ia susah menjaga kepercayaan. takut terlalu sering melirik rumput tetangga. apalagi ia cukup banyak “fans”. konon para perempuan (yang terjebak menjadi) pengagumnya itu tertarik dengan bulu matanya.
namun ia sekarang tak punya pacar. ia lebih berhati-hati menjalin hubungan. “pada prinsipnya, aku tak pernah main-main. aku tak ingin gagal lagi, seperti dulu”, katanya.
waktu itu kelas 2 smp. ia berpacaran dengan perempuan yang sanggup menghentikan kebiasaan merokoknya. karena alasan yang personal hubungan itu bubar. tentang mantan-mantannya yang lain, ia menolak bercerita. ia sudah melupakan.
satu-satunya mantan pacar yang masih berhubungan baik dengannya adalah perempuan cinta pertamanya itu. tiap pulang kampung masih sering ketemu. sehingga banyak yang menanyakan kenapa tak menikah saja dengan dia? ibu dan adik-adiknya pun mendukung.
“perempuan itu terlalu idealis. dia ingin mengabdikan hidupnya di daerah pelosok terpencil yang tak terjangkau listrik. ia ingin membantu persalinan ibu-ibu yang jauh dari rumah sakit. masa saya harus pensihn jadi blogger?”
namun ia tak menutup kemungkinan itu. waktunya saja yang belum tepat. ia merasa belum sanggup mengalahkan egonya. namun kalau memang jalannya harus begitu ia siap meninggalkan dunia komputer, desain grafis dan perblogan.
“pengorbanan itu tak lebih berharga dari cinta (kasih sayang) itu sendiri. dan sebisa mungkin harus diperjuangkan.”
sampai tetes darah terakhir?
“ya. untuk perempuan yang pantas menerimanya”.
karakter “kekeraskepalaan” itu mungkin ia peroleh dari ayahnya yang sanggup mencipta kampung trans-pram di lampung puluhan tahun lalu. bersama-sama 150 an remaja dari jombang mereka melakukan transmigrasi. di tempat baru ini mereka belajar memenuhi kebutuhannya sendiri. namun 75 persen temannya tidak kuat dan kembali ke jawa.
hanya sampai kelas 3 smp antobilang menghuni kampungnya di daerah way jepara. ia lebih memilih melanjutkan sekolahnya di jogya. itulah alasan kenapa ia begitu mencintai kota yang sedang mengadakan festival kota ini.
“aku menemukan apa yang aku sebut kehidupan ya di kota ini. belajar hidup dan menghidupi diri sendiri ya di kota ini. aku menemukan apa itu persahabatan ya di kota ini” ia menjelaskan riang.
saat ini ia sedang focus pada fky. mengabadikan peristiwa-peristiwa budaya itu dan memposting di blognya. ia ingin menjadi corong, mengabarkan kepada dunia agar orang-orang tahu apa itu fky dan tertarik datang ke jogja.
melalui fotografi, ia bisa belajar bersyukur. “menatap lukisan tuhan di waktu sunset, aku merasa kecil banget mas”. dengan memotret juga aku bisa lebih care dengan sekitar.



mana penjelasan soal hubungan dengan NONADITA-nya??
ah, ternyata cuma gosip..
Comment by zam — June 11, 2008 @ 5:10 pm
maksudnya kedekatan hubungan.. soal japri yang ah, sudahlah..
hehehe
Comment by zam — June 11, 2008 @ 5:11 pm
waaaa infotainment berlanjut nih rupanya…lama2 jadi blogtainment hihihi
Comment by mumu — June 11, 2008 @ 5:18 pm
hidup itu memang pilihan.. tak bisa dipaksa. No satunya : happy, enjoy.. mudah2an tokoh ini bs mdpatkan pilihannya.. (ehh,,, ini cuma gosip toh?)
Comment by susan — June 11, 2008 @ 6:17 pm
Antobilang memang sosok yang istimewa.
Comment by herman saksono — June 11, 2008 @ 6:31 pm
emang bulumata ne napa? pake bulu mata palsu ya
Comment by kenny — June 11, 2008 @ 6:52 pm
malah baru tau kalo ada apa-apa antara mas anto ama mbak itu
maklum..nyubi..
Comment by wennyaulia — June 11, 2008 @ 6:56 pm
itu bulu matanya lupa dicopot waktu lagi dines malem…:)
Comment by dil — June 11, 2008 @ 7:55 pm
tumben angle fotonya bagus
biasanya rada gosong
Comment by Ade — June 11, 2008 @ 8:25 pm
wah, iya nih, blm cukup mengklarifikasikan soal hubungannya dengan dita.
:))
Comment by arya — June 11, 2008 @ 11:39 pm
loh, ga jadi sama si zam ya?
Comment by evi — June 12, 2008 @ 6:55 am
ini harus dibaca ala ins*rt ga?
Comment by iway — June 12, 2008 @ 7:34 am
iki apa tooo wee..?
kapan nulis soal dirimu dengan perempuan itu? kedip-kedip
Comment by pasarsapi — June 12, 2008 @ 12:35 pm
iku potone antogirang yha ??? huehuehue….rodok cakepan nek teko samping
/*eh bukannn…..itu mungkin juga krn efek cahaya hueheuhue
Comment by pinkina — June 12, 2008 @ 1:01 pm
aagghh..penikmat gosip belum terpuaskan inih ..
Comment by funkshit — June 12, 2008 @ 2:50 pm
halah,anto aja di GOSIPIN..
!
rugi tenaga broo…
siap2 pisau untuk me-menggal anto
Comment by escoret — June 12, 2008 @ 5:08 pm
bulu mata anto lentik ???
hmmmm….
Comment by Iman — June 12, 2008 @ 10:18 pm
penjelasan nya ini.. hmmm bingung
inti nya ‘menolak’ nonadita kah..?
ya kalo emang jodohnya ama dukun beranak di pelosok itu ya gapapa tho.. ga perlu pensiun jd blogger pun, secara katanya internet udah masuk desa..
desa yg mana.. jgn2 yg masuk desa hanya indomi-telur-kornet..
Comment by novee — June 13, 2008 @ 12:05 am
wah, antok taku Long distance… terjawab sudah, kenapa anto tidak jadi bersama sarah…
Comment by iphan — June 13, 2008 @ 2:35 am
bubar! BUBAR
hahahahaha
Comment by antobilang — June 13, 2008 @ 2:58 pm
Wah saya juga kepincut bulumata anto..kok kaya bulu ketek yak
..piss To
Comment by unai — June 15, 2008 @ 12:44 am