hidup yang singkat, mari kita rayakan
dailyJune 28, 2008 8:45 am

shopping is better than sex, kata  adrienne e. gusoff. apalagi jika ada great sale seperti yang terjadi di jakarta selama sebulan penuh ini. bisa jadi selama itu pula para pasangan "puasa"?

di sarinah thamrin jumat (27/06/2008) pukul 21:45, di lantai satu pada setiap gerai kesibukan begitu mencolok. sekelompok pria di gerai jam tangan guess  tangan kananya sibuk memilih, sementara tangan kirinya menenteng kantong belanjaan.

di gerai lain ibu-ibu dan perempuan-perempuan muda lebih heboh.  sampai di lobi pun, lalu lalang orang yang nyaris 90 persen membawa minimal dua kantong belanjaan tak kalah crowdednya.

kesibukan berbelanja itu akan sampai tengah malam. di tempat lain ada midnigt great sale yang baru aku dengar mulai tahun ini. benar saja, selama nongkrong di bunderan hi sampai jam 02 dini hari, barisan orang-orang yang membawa kantong belanjaan tak menyurut.

mas likin yang duduk di sampingku menatap heran. "kok semua belanja bantal ya". karena besarnya kantong-kantong yang mereka tenteng. mereka seperti orang-orang kalap. tersihir oleh plakat warna merah menyala yang menayangkan angka 50 sampai 70%. bahkan ada yang memangkas harga sekian ribu lalu masih mendiskonnya lagi sebesar 20%.

jakarta great sale ini adalah event rutin tahunan yang diadakan selama sebulan penuh. ke mal, butik, departemen store, kompleks pertokoan, bazar dan pameran manapun kau akan di kepung diskon.

bersiaplah. buatlah daftar panjang apa saja yang akan dibeli. jangan lewatkan, terlalu lama menunggu satu tahun lagi. apalagi awal bulan tinggal dua hari. masih ada waktu untuk menghabiskannya sampai tanggal 16 juli.

"kapitalisme didirikan di atas keserakahan dan keirian", kata temanmu. untuk sementara lupakan dulu.

dailyJune 26, 2008 6:15 pm

malam jumat, identik dengan malam keramat. saatnya para hantu gentayangan berpesta. banyak sering aku dengar beragam jenis hantu yang begitu populer bak selebritas.

namun yang sampai di layar kaca, baru sebatas hantu-hantu yang itu itu saja. hantu pocong, hantu jeruk purut, hantu kereta manggarai, sundel bolong. padahal di masyarakat terutama di daerah masih begitu banyak jenis hantu yang lebih unik.

di perkampungan jawa selain kuntilanak, mereka mengenal genderuwo. sosok raksasa setinggi pohon kelapa berkulit hitam ini konon suka menyamar menjadi suami para perempuan yang tidur sendirian.

hantu berperawakan tinggi lainya adalah wedon. hantu "berwarna" putih ini tidak jahat, hanya menakut-nakuti di tempat-tempat yang sepi. biasanya pada malam bulan purnama.

ki banas pati, hantu lain yang berbentuk api seperti kilang minyak yang terbakar. munculnya di kuburan dan selalu memakan korban. hanya saja orang-orang lebih percaya, korban yang mati itu disebabkan menghirup gas beracun ( phospor) yang keluar dari tubuh yang membusuk.

bukan hanya berkelamin laki-laki, hantu perempuan yang populer selain kuntilanak adalah  wewegombel. hantu ini berpayudara besar dan konon biasanya menyembunyikan anak kecil atau dewasa juga di balik teteknya.

yang paling mengerikan konon adalah "glundung pringis". bentuknya hanya sepenggal kepala dengan wajah ancur-ancuran mengerikan bertaring dan berdarah-darah. cara menakut-nakutinya dengan menjatuhkan kepala dan menggelindingkannya sambil tersenyum.  lucu kali ya?

di daerah lain, mitos hantu tak kalah maraknya. ada leak dan rangda di bali. ada hantu wajah rata di malang. ada durmangmang di pulau madura yang larinya kencang namun tak bisa belok arah.

seleb hantu apa yang populer di daerahmu?

dailyJune 25, 2008 2:06 pm

hari ini aku memakai kemeja baru warna abu-abu yang karena great sale jakarta ulang tahun ke 481.  tak penting benar sebenarnya warna dan harga itu. namun cukup memberi sensasi beda menyambut hari baru.

baru? tidak juga. masih seperti kemarin, kemarin dulu dan dulu sekali. ketika aku menatap dunia pertama kali. oh ternyata rasanya seperti ini. ada rasa strowbery, coklat, terasi, whiski dan embun pagi.

bedanya sekarang aku bisa memakai celana jean yang kian terasa pendek lingkar pinggangnya. kulit muka menebal, tak imut lagi.

aku saat ini seperti sedang berlari maraton 42,195 kilo meter pada tiga per empat lintasan terakhir. namun pada nafas yang sudah tersengal, makin banyak palang rintangan. dan aku tak punya banyak perbekalan.

aku tak tahu makin ke depan, ujung lintasan itu akan berakhir di jalan buntu atau menuju lorong tak berujung. seperti bayi di dalam rahim, tak akan pernah tahu apa dan bagaimana isi dunia. tak apa, toh siapa yang sanggup memperlambat laju matahari kecuali hanoman si kera sakti?

aku ingin seperti dia, bahkan lebih. bisa pergi ke hari kemarin atau ke hari besoknya kalau bisa. sayang waktu terlalu singkat dan harus banyak melewatkan pada kejadian remeh nan berisik.

memilih-milih sepatu, mendengarkan dering telp yang ketika diangkat mati, mengucapkan selamat pagi hanya kepada orang-orang yang dihormati, makan ketupat sayur berkuah kental dengan satu atau dua iris tahu, membuat proposal-proposalan asal asalan untuk mengajukan pinjaman hutang yang alasannya untuk renovasi, membaca koran lampu merah, memesan bir sepitcher padahal hanya untuk sendiri ……

ups… "jangnlah mengeluh melulu. itu hanya akan menjadikan harimu sewarna bajumu. life is a great and wondrous mystery, and the only thing we know that we have for sure is what is right here and right now" katamu

baiklah.  aku akan ringas menjalani apa yang aku mau.

dailyJune 24, 2008 4:52 pm

masih saja, blogger dipandang remeh. mereka, para blogger itu meski postingannya sekeren nominator nobel sastra, seinspiratif chiken soup atau seremeh cerita anak playgroup tetap saja dianggap bukan penulis.

penganganggap itu merasa perlu menasehati kepada para blogger itu agar menseriusi tulis menulis dan menjadikanya karir. sehingga kelak menjadi penulis profesional. seperti dokter misalnya.

harapannya, para blogger itu tertarik dengan tawarannya untuk ikut les menulis dan menerbitkan buku dan mendapatkan uang. dia lupa, hakikat sebenarnya siapa blogger itu.

mereka adalah orang-orang yang sedang merayakan kegembiraan seolah ucapan terimakasihnya kepada teknologi yang telah menjadikan menulis menjadi mudah, murah dan fun. tak perlu sensor dan ribet dengan urusan keredaksionalan yang statis.

blogger seolah melawan dan meledek aturan yang di buat oleh sekelompok komunitas yang menyebut dirinya penulis. blogger bebas mengekspresikan apa yang di rasa dan pikirkan. dengan bahasa tidak baku dan suka-suka si pemilik blognya.

justru di situlah kekhasan sebuah blog. beda! ide, cara menuturkan dan style nya tak pernah bisa ditemukan di media konvensional yang tertib, rapi namun dingin dan datar.

dan sebagian besar mereka berorientasi bukan uang. meski sebagian kecil ada yang memang berburu. namun lebih banyak yang andai blognya bisa mendatangkan uang itu adalah bonus.

jadi email yang dia kirimkan di sebuah milis itu ibarat menggarami laut. para blogger itu sedang berpesta, tak ingin dibebani apa-apa.

dailyJune 23, 2008 4:16 pm

duh, hari gini, era web 2.9 tak lama lagi
ketika ruang dan waktu tak lagi menjadi seteru
masih saja urusan jodoh belum selesai
padahal yang diperlukan (sementara) hanya satu

(entar kalau sudah kaya, sudah pintar konon boleh cari lagi)

sejak dulu waktu aku sekolah kelas satu
bisik-bisik itu sudah sampai telingaku
si a mau dijodohin si anu kalau mau
beberapa mak comblang malah lebih agresif memburu

(meski tak pernah antisipasi, menjodohkan dengan orang yang keliru)

sampai aku lupa, aku telah bisa orgasme rupanya
dan jodoh seorang pun tak kunjung tiba
bisik-bisik itu berubah lebih terbuka
di biro jodoh, di chat n date, milis dan di pengajian juga ada

(siang ini mendaoat undangan (berbayar) dari sebuah majelis taklim yang tagnya "dengan berILMU untuk Menjemput Jodoh" ~ menuju pernikahan SMART, Sakinah Mawaddah waRahmah Tarbiyah)

alamak, sebegitu seriusnyakah?
aku tertegun, tak tahu harus berterimakasih atau me…..