
mari membongkar kepingan ingatan waktu pertama kalinya mengenal internet. aku yakin sebagian besar kita berselancar untuk memenuhi hasrat purba yang derunya tak pernah surut itu: menyaksikan gambar-gambar telanjang.
perempuan berjilbab ini mengaku terus terang, dulunya juga begitu. saat itu dia masih mahasiswi baru. bersama teman sekostnya ia pergi ke warnet. dan di situlah peristiwa itu terjadi.
namun tak lama, ia mual meliat tubuh-tubuh polos yang close up itu. andai sekarang kau bertanya langsung kepadanya, ia akan menjawab tegas, "tak ngefek lagi. sudah imun kali ya", dia menambahkan.
alasan lain, aktivitas kesehariannya yang super sibuk. selain bekerja di staff s3 di almamaternya, ia mengambil short course di presenter school. di tempat lain ia juga sedang belajar menulis.
hasilnya, silakan menikmati di banyak blognya. evolia , myrealsolitude dan mentaree . tak lama lagi akan terbit bukunya yang pertama: kumpulan dongeng anak. bukan dongeng biasa yang klise. menurutnya dongeng-dongeng itulah yang ia dengarkan dari bapaknya sewaktu kecil.
unai, yang suka mencetak cake namun tak bisa memasak ini menyapa dunia sewaktu ibunya berlibur. kelahirannya yang “tak direncanakan” itu memaksa orang tuanya memperpanjang liburan lebih lama, 40 hari.
dari ambarawa tempat neneknya itu, unai kecil telah mencecap perjalanan jauh pertama kalinya ke rumahnya di prabumulih. kota kecil yang jaraknya 90 km dari palembang.
dari kampung inilah ia bertumbuh menjadi seperti sekarang ini. masa bocahnya badungnya keterlaluan. betapa tidak, ia sangat gemas melihat anak ayam yang masih imut, menarik-narik lehernya sampai putus.
di sekolah, ada beberapa gurunya yang menjadi korban ulat bulu yang ditaruhnya di meja kerja. menyeramkan memang. namun sekarang ia mengaku menyesal kalau mengingat itu semua.
terlalu berjebah kenangan masa bocah yang ia simpan, terutama suasana prabumulih waktu itu yang masih asri. perempuan yang suka membaca ini memerikan secara detail. mirip dengan apa yang di ceritakan ayu utami dalam novelnya yang dahsyat, saman.
di sekitar rumahnya banyak perkebunan kelapa sawit. di setiap depan rumah penghuni kompleks pertamina itu ditanam pohon angsana. suasana teduh, apalagi ada kolam ikan di belakang rumah ia bisa menghabiskan waktu dengan memancing seharian.
atau ia akan memanjat pohon dan berumah di atasnya. dengan temannya yang kebanyakan laki-laki ia suka rujakan atau tidur siang di dalamnya.
selain suka membaca sastra, ia juga senang membaca buku sejarah. ini mungkin berkaitan dengan pekerjaanya dulu yang sebagai tour leader. meski menyatakan bayarannya kecil namun ia merasa fun bisa jalan-jalan gratis dan bertemu dengan orang-orang baru.
dan aktifitas itu berlanjut sampai sekarang. sebagai blogger yang ingin sekali menjadi wartawan ini, ia cukup popular. ia senang kopdaran, bahkan sejak komunitasnya, cahandong belum lahir.
terhadap blog ia punya petuah, jangan menilai orang dari template blognya. juga dari postingannya. kesimpulan ini ia dapatkan sejak ngeblog pertama kalinya tahun 2003
ada alasan yang mendasarinya memang. namun ia lebih suka menyimpannya sendiri. obsesi perempuan yang disapa bunda di komunitas cah andong ini cuman satu: berjumpa dengan simbok venus.

astagaaaaa….cita2mu mulia sekali, unai! mulia sekali, wehehehe…
ayo2 maen sini
Comment by venus — May 12, 2008 @ 8:43 pm
bentar2, mas. bisa tolong jelasin apa alasan unai sampe segitu pengennya ketemu sama saya? astagaaaa….masih kepingkel2 iniiii…..
Comment by venus — May 12, 2008 @ 8:45 pm
mbok venus cen sipp
Comment by nothing — May 12, 2008 @ 9:37 pm
ah… mbok venus makin besar kepala deh…. gak tau kan, kalo ketemu mau ngapain?
Comment by latree — May 13, 2008 @ 5:12 am
sama dengan mba unai aku ya pengin ketemu budhe venus dan mas KW. beneran neh….
masak ketemunya ipul lagi ipul lagi hahaha….
Comment by evi — May 13, 2008 @ 6:48 am
Wah, salut sama dia.
Comment by Edi Psw — May 13, 2008 @ 9:01 am
saya mengenal bunda 2005 silam, dia adalah ibu, istri dan wanita yg hebat
Comment by aprikot — May 13, 2008 @ 9:41 am
ah si mbok venus ini merendah deh. sampeyan kan emang selebriti segala selebriti di dunia per-blog-an ini, terimalah kenyataan itu, simbok huehehe…btw salam kenal buat unai—kamu unai yg sama dgn yg belum lama ini nge-add multiplyku ya? gaya fotonya sama sih, berjilbab dan berpayung hehehe
Comment by mumu — May 13, 2008 @ 10:10 am
wahhh makin ngetop deh seleb blog yang satu ini
Comment by max — May 13, 2008 @ 11:43 am
aduhhh jadi bagus bangte begini..makasih ya…eh Mbok asli aku ngefans lo sama sampeyan
Comment by unai — May 13, 2008 @ 12:22 pm
Matur nuwun sanget yah KW :)
Comment by unai — May 13, 2008 @ 12:32 pm
sopo kuwi yo?
Comment by bangsari — May 13, 2008 @ 2:10 pm
hhihi.. ada mbak unai.
Comment by nico — May 14, 2008 @ 12:14 am
wah …dr postingan ini..jd tau unai lebih dalam … yg aku tau dr dulu cuma satu… seorang dr prabumulih sumsel hehehe…secara sesama sumsel, jd merasa bersodara
bkn novel yah dia…wah..makin banyak aja yah blogger2 yg akhirnya melahirkan sebuah novel..maju terus degh dunia perbloggeran
Comment by icha — May 14, 2008 @ 12:37 am
waduh…tolong kasih tau unai, kok cita2 ketemu venus, jangan boleh, nanti nyesel
Comment by Hedi — May 14, 2008 @ 2:30 am
wah boleh ikutan nunggu dongenane yo!
Comment by Ndoro Seten — May 14, 2008 @ 7:17 am
Wah Unai yang mengalami pendewasaan sikap melalui proses. Saya setuju itu.
Kita tidak bisa mengatakan sesuatu itu jelek kalau kita tidak tahu jeleknya di mana. Begitu juga sebaliknya.
Selamat deh buat Mbak Unai. Salam kenal.
Comment by Rafki RS — May 14, 2008 @ 8:51 am
wah..mas KW ini kalu bikin profil memang oke… salut buat unai..somag impiannya terkabul
Comment by susan — May 14, 2008 @ 11:36 am