masih ingatkah suasana nyaman yang masih bisa kau jangkau? ketika pertama kali melacur? sewaktu kau baru saja menerima approval bajet yang sudah kau mark up 500 persen atau …?
bukan. andai kau menanyakannya kepadaku, aku akan menjawab yakin: ketika pingsan.
pingsan itu seratus kali lebih enak dari orgasme. seribu kali lebih nyaman di banding tidur pulas kecapekan di sebuah cottage sehabis setengah hari berenang di pantai anyer. aku sudah mengalaminya. saat itu kelas satu esde.
pada pagi yang masih berembun, entah kenapa aku tiba-tiba merasakan seperti mengantuk, tapi bukan. aku sadar penuh. aku masih bisa melihat simbokku panik. dia langsung menelentangkan dan menelanjangiku. salah satu dari orang yang ikut merubung mengerik dadaku.
namun aku tak merasakan sakit. tubuhku seolah seringan kapas. yang paling indah, ada perasaan damai. Saat itu belum ada selintas pikiran apakah inilah awal proses sebuah kematian.
semalam saya ingin mengulang momen itu. namun gagal. malam itu aku hanya bisa sampai pada tahap kepala berat, benda-benda tampak berpusing. perut serasa ada mesin pemotong rumput yang bergerak di dalamnya.
terpaksa ke kamar mandi sepuluh kali dengan berjalan seperti anak satu tahun yang merayap berpegangan tembok.
menunggu pagi serasa menanti kenaikan gaji yang seratus persen. satu-satunya yang bisa aku lakukan dengan enggan adalah minum air putih bergelas-gelas. memakai sweater, celana panjang dan berkaos kaki. lalu meringkuk memeluk guling dan ke kamar mandi lagi.
aku tahu, perutku hanya berisi air, namun aku mengalah, mempersilakan mual-mual menguasaiku. semua bebauan makanan menjadi asing. aku membuka payung dan melangkah ke jalan depan, mencari bakpao isi kacang ijo.
bentuk yang bulat dan putih, mengingatkanku pada seseorang perempuan.

pipi spt bakpao? hm.. vivink? hm.. tp ga ding, dia ga putih
Comment by mikow — April 23, 2008 @ 8:55 am
bakpao….? enak kui, opo meneh anget-anget
Comment by evi — April 23, 2008 @ 9:11 am
kok bakpao, biasanya orang nyebut pipi tomat…
Comment by Hedi — April 23, 2008 @ 9:11 am
cieeeee sopo kie… haks..haks..
Comment by balibul — April 23, 2008 @ 9:23 am
nek aku seneng bak pao berambut..rasane legit…wakakaka
Comment by gus pitik — April 23, 2008 @ 9:49 am
semoga tidak aku. karena kata balibul, pipiku sudah menjadi mirip dorayaki. hihi. btw, pingsan hanya enak pada moment dan tempat yang tepat, selebihnya hanya akan menjadi merepotkan.
Comment by dewi — April 23, 2008 @ 10:34 am
saya bener2 ngga ingat.. pernah pingsan apa ngga ya ? kok sepertinya nikmat gitu
Comment by funkshit — April 23, 2008 @ 11:11 am
bak pao cik yen isi kacang ijo, regone nang suroboyo 2000, enak bngt apalgi kalo anget…
Comment by nothing — April 23, 2008 @ 1:52 pm
hm.. di pintu masuk tol kuningan arah cawang ada satu gerobak bakpao sakti yg nggak pernah tersentuh tibum, nggak pernah diusir petugas. padahal di sebelahnya nggak ada penjaja mangkal apa pun. mungkin bakpaonya juga sakti.. ini nggak salah pokus kan yak?
Comment by mpokb — April 23, 2008 @ 6:58 pm
orgasme pertama waktu kelas satu esde? lhah, pagi2 udah komen kurang ajar, hahahah..
maap maaassss…..lagi mumet ini soalnya
Comment by venus — April 25, 2008 @ 7:33 am
wanita penjual bakpaw?
Comment by adams — April 26, 2008 @ 12:46 am
jadi pengen bakpao hihihihi
aku juga pernah pingsan..pandangan nanar..semua jadi berwarna kuning..lalu gelap..damai
piye kabare mas?
Comment by blanthik_ayu — April 27, 2008 @ 5:01 pm