saya takut di ciduk polisi sebenarnya, namun saya tak tahan untuk tak memaki-maki kebijakan pemerintah yang telah semena-mena menyuruh para isp memblokir situs-situs jejaring sosial. hanya karena sebuah fitna yang berdurasi 25 menit.
film yang di sebut menjelekkan orang islam itu dikhawatirkan akan meresahkan masyarakat. konon juga membuat umat islam terhina. andai dugaan pemerintah itu benar, saya kira kekawatiran itu ditujukan ke mereka yang katrok, narrow minded dan imannya setipis rambut dibelah 1001.
saya yakin pengguna internet tak akan seperti itu. jadi kehawatiran pemerintah itu alasanya mengada-ada. model film seperti itu toh tak hanya sekarang ini saja.
dulu saya juga sudah pernah melihat film pendek sekali tentang seorang perempuan yang di rajam. (lupa judulnya). di belantara internet juga bejibun artikel yang tentu saja lebih dahsyat daya hujatnya.
absurd, gara-gara seorang geert wilders (pembuat film fitna), pemerintah memberangus hak warganya untuk memperoleh informasi.
kelakuan pemerintah itu lebih banyak tak manfaatnya. situs multiply di blokir, banyak ibu-ibu yang kehilangan pelanggan baju muslimnya. banyak siswa yang tak bisa mendapatkan tutorial dari youtube. orang-orang di divisi marketing kelimpungan, clientnya tak bisa melihat contoh product dan seterusnya.
kalau memang pemerintah aware pada warganya, lebih baik didik mereka. sehingga masyarakat yang dikhawatirkan itu kelak bisa menerima perbedaan, kepicikannya enyah, tidak memakai kaca mata kuda melihat masalah, bisa berdialog dan mampu memilih mana informasi yang bermanfaat.
sehingga mereka tak lagi sedikit-sedikit resah, sebentar-sebentar merasa terhina. padahal toh selamanya penghinaan dan pengejekan agama tak akan pernah berhenti. hanya saja bentuknya yang berbeda.
akan terus bermunculan geert wilders yang lain. andai masyarakat sudah dewasa dan tak lagi cepat beringas merespon, tentu tema-tema semacam yang di usung geert wilders tak laku lagi bukan?

bener, ketimbang mblokirin situs mending mikirin yang kelaparan
salam kenal
Comment by juni — April 8, 2008 @ 11:37 pm
bener mas, kancaku sing dodolan barang lewat multipli yo mumet…situs e ra iso di buka,....
cen pemerintahan presiden Susi ndeso, ga iso mengimbangi kemajuan jaman…
Comment by nothing — April 9, 2008 @ 12:56 am
yah… begitulah pemerintah nggak ada yang berubah
Comment by quelopi — April 9, 2008 @ 1:41 am
iki jenenge salah kaprah, bunuh tikus satu rumah dibakar
Comment by Anang — April 9, 2008 @ 6:29 am
memang ndeso dan malu2in kok. sumpah malu
Comment by venus — April 9, 2008 @ 8:18 am
sabar mas sabar mas, biji boleh panas tetapi kepala tetep dingin halah
naga-naganya sih blokiran bakal dibuka
Comment by iway — April 9, 2008 @ 8:37 am
Ya mau bagaimana lagi Mas, rakyat negeri ini kan ga berpendidikan dan sangat rapuh terhadap hal-hal begituan. Jadinya pemerintah dengan bijaknya mengeluarkan UU itu untuk melindungi rakyatnya.
Bukannya memang itu tugas pemerintah?
Comment by Nazieb — April 9, 2008 @ 9:09 am
Nyebelin, Katrok!
Kalo emang ngerasa Islam itu rahmat bagi semesta alam, ngapain pusing mikirin film begituan. Masih banyak urusan yang lebih penting. Fitnah-fitnah didepan mata yang udah bau bangkai aja nggak diurusin.
Bikin naik darah aja!
Comment by Bening — April 9, 2008 @ 10:08 am
cuk..aku ngamuk ngamuk goro goro isuk mau ra iso mbukak youtube, pikiranne cupet
Comment by mei — April 9, 2008 @ 10:56 am
coba kita liat dari sisi laen ..
dengan diblokirnya banyak situs luar negeri, dilarangnya pornografi beredar di internet, semoga ide-ide kreatif akan semakin muncul di negeri ini.
ingat, orang Indonesia itu terkenal paling kreatif dan tahan banting, insya Allah akan ada jalan laen.
~halah .. ngomong opo aku iki .. wakakakakaka
Comment by yudhiapr — April 9, 2008 @ 11:35 am
sampe malu denger beritanya. Ko bisa-bisanya solusi begitu lahir dari pemerintah yang kumpulan “orang2 pinter”.
Comment by kocu — April 9, 2008 @ 12:08 pm
yang aku bingung, kok ‘’jalur’ beredarnya yg dipermasalahkan. Padahal tangkap saja si Wilders itu, adili di mahkamah dunia.. biar kapok, dan biar yg lain juga berpikir sejuta kali kalau mau bikin sesuatu kayak si wilders itu. .. Kok jalurnya yg mau dieksekusi… halahh
Comment by susan — April 9, 2008 @ 12:15 pm
sini masih aman tuh
Comment by kenny — April 9, 2008 @ 12:45 pm
Turut berduka cita.
Comment by BlogDokter — April 9, 2008 @ 1:21 pm
ha ha saya sudah dapat cara lain ngebuka YouTube…
Nyadar nggak sih pemerintah bahwa selalu ada cara lain.
Comment by iman brotoseno — April 9, 2008 @ 2:31 pm
setuju.
biarkan kami, yang memfilter semua informasi tersebut. kita sudah nggak gampang dibohongin lagi kan? banyak informasi yang udah kita dapat. masa, gara-gara film seperti itu kita jadi tersulut. yang tersulut justru orang yang gak tau apa-apa… pengen beraksi, padahal nonton aja belom.
Comment by iphan — April 9, 2008 @ 3:03 pm
sudah..sudah…
kayaknya ada motip politis juga mas…...biasa menjelang 2009 jadi perlu dukungan umat yg mayoritas…..
Comment by gambarpacul — April 9, 2008 @ 9:20 pm
yah pokoknya sabar ya
Comment by adams — April 9, 2008 @ 9:50 pm