setahun, tepatnya 9 maret 07 saya mengenal komunitas bhi tim melalui pak presidenmenteri keuangannya dan ibun. dan sejak itu saya bertemu, ngobrol, becanda tiap jumat malam.

ajaib.  keakraban, keramahan dan kegilaan mereka memberikan sensasi yang tak biasa. banyak peristiwa tak akan terlupa bersama mereka. jalan kaki tengah malam di jalur busway menuju angkringan salah satunya.

dari pinggir kolam bunderan hotel indonesia itu saya memahami, kehidupan di jakarta sungguh sangat absurd. di sela-sela gedung tinggi menjulang itu, terselip ruang kontrakan simbok tukang wedang.

keramaian trotoar di sibukkan oleh langkah kaki jenjang bersepatu mengkilat yang bergegas cepat bersanding dengan bapak-bapak tukang jagung rebus yang memakai sandal jepit.  

di bibir kolam hotel indonesia itu, selain blogger, ada pekerja bangunan, pekerja seks, turis, para laki-laki yang menjemput pacarnya pulang kerja, tukang nasi goreng dan pedagang kaki lima lainnya yang turut menikmati langit jakarta.

makin malam, selain semakin dingin suasana semakin lengang. tepat jam 2 dini hari saat polisi telah pergi, saatnya anak-anak jalanan bebas mandi di kolam air mancur. dan pernah suatu malam, karena keasyikan ngobrol kami berempat dipaksa ikut bergabung dengan salah seorang pemabok.  

kejadian paling tragis, tentu pada bulan puasa. malam menjelang lebaran itu petugas ketertiban kota beroperasi. dan naas bagi bapak-bapak gelandangan yang tiduran menatap langit di samping kiri saya.

empat petugas trantib tanpa ngomong sepatah pun langsung memegangi kedua kaki dan tangan bapak itu ke mobil. mau berontak tak bisa, hanya kata-kata yang keluar, pelan. "apa salah saya?, apa salah saya?

begitu juga ibu-ibu pemulung dengan punggung sekarung plastik dan kardus. petugas langsung menyeret dan meninggalkan hasil pulungannya di pinggir trotoar. (zam menyaksikan langsung, karena hal ini mungkin ia semakin membenci jakarta.)

dan yang paling fenomenal tentu saja project blogger for bangsari. ide ini muncul dari pak menteri keuangan untuk membantu anak-anak untuk melanjutkan sekolah. andai masih ada yang mau menyumbang, tetap di persilakan.

bergabung di komunitas bhi itu asyik. tiap ngopi gratis, ada ipoul bangsari.  banyak juga yang suka traktir seperti sir mbilung, pito yang suka membawa apel pie, dan bagi bagi susu kotak ke pengamen cilik.  

gita yang selalu membawa wingko babat dan coklat. zen yang suka bagi-bagi buku,   maverick  (waraney dan hanny) yang mengirim berkardus-kardus coca cola zero sugar. oh ya lutphi membawa berplastik-plastik snack yang banyak banget. mikow dan mumu yang suka bayarin nonton

tentu saja juga ide-ide  segar dari teman-teman lain, mas hedi dengan persebakbolaannya, mas bah dengan nii nya, vivink yang mengundang makan malam ketika saya bokek, yudhi dengan bajingnya, omith dengan perlawanannya dengan para copet dan semuanya, mas hapsoro dengan greenpeace nya, mas alex  dengan sepedanya dan lainnya ( maap tak menyebut lainnya, ingatan saya pendek).

dan tak ketinggalan trio mesum yang sebetulnya agamis gembul, hadik dan endik . yang tak kalah uniknya adalah  ide elek (seniman dari tim) yang ingin menjadi Tuhan.

terimakasih untuk semuanya. senang bisa mengenal kalian. :)