kang gembul, memvonisku sepihak, aku orangnya tak down to earth. hanya karena di setiap chatting, suka menulis ic, ok, fun. "membosankan, harus di ganti", tambahnya. baiklah aku tidak keberatan. meski si tikabanget telah terlanjur menyebutku mr ok.

padahal alasanku sesungguhnya  hanyalah efisiensi semata. bukan untuk bermegah-megah agar tampak bertahta di langit tujuh. untuk teman yang lain aku sangat sering hanya memakai tanda-tanda. misalnya tanda tanya (?), untuk mewakili kata apa. huruf "k" untuk mewakili kata ok. asl pls, brb, cwiiw dan seterusnya.

dan aku diduga sebagai orang yang irit, pelit dan sombong. ketika kumintai komentarnya tentang ini  menteri keuangan bhi menjawab tak masalah, nyaman-nyaman saja.

benar kata Sir mbilung, memahami tulisan itu agak sulit. karena pembaca tak melihat ekspresi, intonasi dan gerakan si penulis. sehingga kesalahpahaman sering terjadi. perbedaan bahasa, istilah dan dialek sangat mendukung hal ini.

yahoo membuat emoticon untuk membantu memudahkan memahami ekspresi.

kesalahan fatalku ketika ngobrol dengan baginda anang. dalam salah satu kalimatnya ia menulis "nggudani" yang saya tangkap di otakku adalah menelanjangi. sehingga kepada momon, baginda bilang, aku telah menyebar kebohongan.

tentu saja, saya menolak dengan menyodorkan bukti screenshoot transkrip chat. dan semua terungkap setelah momon memberikan penjelasan. yang dimaksud baginda anang adalah menggoda, bukan menelanjangi.

karena seringnya misunderstanding dengan teman chattingnya, kawan sepabrik memutuskan sebisa mungkin menghindari aktivitas chat. lebih baik menelpon, katanya. berbeda dengan pitik, ia sampai sekarang belum pernah mengalami pengalaman buruk dalam perbincangan virtualnya.