teguh misnandi siswa sd pupus, lembean, magetan ini sungguh berani. anak kelas 5 sd itu telah membuat keputusan dahsyat. waktu 11 tahun rasanya cukup bagi dia untuk merasakan perihnya hidup.

berdua hari itu (19/02/08) ia tinggal bersama nenek rentanya yang buta. ayahnya,  suwarno memanen jagung yang jaraknya sekitar 4 kilometer dari rumahnya. ibunya, sejak kecil telah meninggalkan entah kemana.

hidup tak layak di jalani, kira-kira begitu misnandi menjawab pertanyaan albert camus di bukunya "mite sisifus". teguh lebih meyakini, kehidupan di"sana", bisa jadi lebih nyaman. meski belum ada yang pernah membuktikan.

entah sewaktu melilitkan tali di lehernya, ia masih sempat memikirkan masa lalu dan masa depannya atau tidak. teman bermain, bau lantai tanah yang lembab atau para tetangganya yang lebih berpunya.

yang tak pernah ia duga, kematiannya akan diliput banyak media. jutaan mata membacanya, sebentar saja.  karenaterhapus gegap gempitanya gosip panas selebritas.

tubuh misnandi telah membujur kaku. namun seolah menyuarakan pesan, meski tak terkatakan.

*judulnya mengulang novelnya paulo coelho, veronica memutuskan mati