nikah di usia BELIA, sungguh indah dan mengesankan
aromanya ibarat bunga merah yang merekah

menikah menjadikan dunia terang benderang
kala itu kicauan burung terdengar begitu merdu 

……
…… 

(kopi paste dari sebuah situs)

bukan.. itu bukan pamflet propaganda pelegalan pedhofili terselubung loh. namun sebuah awal paragraf undangan bedah buku yang judulnya r******** kawin muda. acaranya tanggl 17 februari 2008 di jakarta.

kawin  di usia belia, oh asyiknya. tentu yang bisa melakukan hanya mereka yang orang tuanyanya saldo digitnya meteran. sehingga tak perlu lagi berdesakan di career day event, ngirim cv atau berbusa-busa meyakinkan client bahwa produknya yang terbaik.

harianya hanya menggesek kartu plastik  di satu mal ke mal lain. weekend mereka habiskan di pulau-pulau terpencil yang belum pernah terjamah. 

dan kesibukannya  mendata rencana kebutuhannya sampai dua generasi berikutnya di sela sela ml di sebuah kamar utama bintang lima.

jangan khawatir, bukan mereka saja kok yang bisa. kita pun mampu melakukannya. yang penting niat. bukankah tuhan telah berjanji, siapa yang menikah akan mencukupkan kebutuhannya?

seperti burung emprit yang tak akan pernah kelaparan meski tak mempunyai cadangan makanan?

memangnya tak akan ada badai? andai bahtera pernikahan nyaris tenggelam, bersabarlah. teruslah melakukan kewajiba tanpa mencari-cari kekurangan pasangan. menikah itu ibadah.