aku ingat, terakhir di petuahi sama orang tua ketika baru saja selesai memencet tuts hape. "ati-ati di sana. jangan begini, harus begitu dan jangan dan harus lainnya. masih sama seperti yang aku dengar ketika kelas dua smp.
aku maklum, dia menyayangiku, care dan memastikan supaya aku, anaknya baik-baik saja. meskipun aku telah paham baik dan buruk, tak minta uang saku dan sesekali ke pelacuran dengan diam-diam.
tak ada yang salah tentu saja. seluruh ibu di dunia akan bersikap sama, memperhatikan anaknya. kenapa para orang tua harus lebih mengasihi anaknya di banding anak lain yang lebih menderita?
apa yang membedakannya? dalam novelnya the unbearable lightness of being milan kundera menjawabnya. tak ada kecuali suatu malam yang sembrono.
ini novel pertama kundera yang kubaca. plotnya sangat cepat. cerita mengenai perselingkuhan. tereza dengan tomas, tomas dengan sabina, sabina dengan franz, franz dengan marie.
novel ini sudah pernah di filmkan dengan judul yang sama. penerbit : fresh book, 455 halaman.
*milan kundera



“tereza dengan tomas, tomas dengan sabina, sabina dengan franz, franz dengan marie. ”
wew.. itu namanya cinta segi lima .. klo bisa muter sampe ke tereza lagi.. jadi cinta lingkaran
Comment by funkshit — January 19, 2008 @ 1:50 pm
90210 style
Comment by mikow — January 19, 2008 @ 4:21 pm
harusnya teresa ama marie selingkuh jg biar adil
Comment by kenny — January 19, 2008 @ 4:25 pm
wah kuwi ora selingkuh jenenge…..tapi swinger
Comment by pacul — January 19, 2008 @ 6:01 pm
owh gitu itu namanaya slingkuh kah??
nyimak
Comment by omith — January 19, 2008 @ 6:57 pm
somehow… ada perasaan telenovela dari sekilas baca….
Comment by datum — January 19, 2008 @ 9:56 pm
Selingkuh kok mbulet gitu sih
Comment by Totok Sugianto — January 19, 2008 @ 10:50 pm
cerita mengenai perselingkuhan. tereza dengan tomas, tomas dengan sabina, sabina dengan franz, franz dengan marie.marie dengan fanabis, fanabis dengan….
Comment by evan — January 19, 2008 @ 11:24 pm
wah ini masterpis nya milan kundera mas. aku duwe sing imoertality. ijolan yuk mas. ato buku sampeyan tak pek. aku nyari buku ini udah lama (tapi jujur aja nyarinya emang ngga ngoyo). japri yo mas. tenan iki
Comment by de — January 20, 2008 @ 6:25 am
imortality maksutku. hehehe kesusu
Comment by de — January 20, 2008 @ 6:26 am
waduh….....ribet bener, apa rasanya tuh…....buat yg biasa, enak mungkin ya….
Comment by jeng endang — January 20, 2008 @ 6:53 am
Trus bagaimana dengan kisah fanabis sendiri?
Comment by mr.bambang — January 20, 2008 @ 8:49 am
kasihan marrie dan tereza, mereka tidak memiliki selingkuhan…
hmmm.. kayaknya bagus nih buku ini kalo saya jadikan kado buat teman yang baru berulang tahun..
Comment by ronggur — January 20, 2008 @ 5:10 pm
marrie sudah bebas dan merdeka sepeti keinginnanya, jd gak perlu dia dikasihani krn gak pny selingkuhan. ini novel kundera yg paling mengesankan, renungan ttg cinta dan kemerdekaan yang menyentuh.
Comment by zen — January 20, 2008 @ 7:46 pm
mas kw, ada nggak novelnya milan kundera yang ini versi bahasa inggris-nya, saya punya yang terjemahan, tapi terjemahannya amburadul…
Comment by Wazeen — January 20, 2008 @ 8:36 pm
setuju sama gambarpacul..itu swinger he he
Comment by iman brotoseno — January 20, 2008 @ 11:23 pm
mas, kapan2 teko nang kickandy yokk
cekne entuk buku
Comment by pinkina — January 21, 2008 @ 9:50 am
aku nonton filmnya. tapi bukunya belum baca. yg mana yg lebih yummy, mas?
Comment by venus — January 21, 2008 @ 10:38 am
tereza dg marie harusnya selingkuh juga tuh biar adil…
Comment by susan — January 21, 2008 @ 12:08 pm
heran aku gk seneng baca novel
jadi gk tertarik banget apalagi kl soal perselingkuhan takut terjadi lagi padaku heheheh
Comment by cewekndeso — January 21, 2008 @ 2:32 pm
selingkuh..hemmm..takut saya..
Comment by stey — January 22, 2008 @ 11:51 am
ga ada namaku??
Comment by latree — July 7, 2008 @ 8:50 am