apakah kalian, para perempuan berani mengambil keputusan ini: minggat dari rumah, kawin dengan cowok anak band pecandu narkoba yang demo albumnya pun masih belum terdengar oleh produser? 

jani (fahrani) yang cinta mati memilih ikut suaminya yang di mata keluarganya, telah merusak masa depannya. hidup di rumah kontrakan yang bayar sewanya selalu telat.  film ini disebutnya "brutally romantic".

karena tak ada penghasilan, pasangan itu bertahan dengan mencuri di supermarket, nyopet di food court bahkan maling di sebuah rumah kosong.  temanya cukup klise, namun upi, sutradara sekaligus penulis skenario ini memaparkan dengan cara beda!

memang sih, di awal-awal film adega-adegannya agak membosankan. namun tak lama, setelahnya ada banyak kejutan. kisah cinta yang romantis, namun tak terjebak seperti kisah cinta menye-menye biasa seperti di film lain. saya menyebutnya "romantis realistis".

pernikahan memang tak selalu indah. apalagi setelah jani hamil. radit (vino g bastian), tak siap. bahkan ia masih saja gagal menghindar dari cengekeraman narkoba.

kabar dari produser tak kunjung ia terima. ia lebih memilih bekerja kasar apa saja. untuk sekedar membeli nasi bungkus dan capcai, menu kesukaan isterinya. musisi berbakat itu rela menjadi tukang parkir, centeng di klub malam sampai buruh di toko bangunan.

benarkah cinta mengalahkan segalanya? 

film berdurasi dua jam ini endingnya sungguh tak terduga, sangat berani dan "menyentuh". mulai di putar di bioskop pada sabtu 12 januari 2008 khusus midnight.  hanya di 5 bioskop di jakarta. untuk jadwal pastinya, cek aja di www.21cineplex.com.  dan tanggal 24 januari  pada jam tayang seperti biasanya.