jahat sekali andai aku menulis ini dengan senyum. tentang seorang balibul. sore itu dia telah menolak ajakan nongkrong jam 5 sore. selalu alasanya banyak kerjaan. selain jam sepuluhnya rencananya dia datang ke bhi, akan ada momon disitu.
seharian kerja terus dan belum kelar-kelar. aku menduga dia dikejar tenggat waktu proyek 7 miliar itu. ajakan pertama gagal, aku mencoba lagi. sampai jam 20:00 via ym dia mengabarkan kerjaan belum kelar juga.
aku yakinkan, pekerjaan tak ada habisnya. besok lagi besok lagi masih ada hari. perlahan dia melembek, hasutan saya sukses. dia berangkat menstater motornya dan meluncur tempat pertemuan. di sana ada mumu yang juga sudah menunggu.
dia trejebak macet di lampu merah ratu plasa jl sudirman. baiklah, kami masih sanggup menunggu. aku pikir paling lambat sampai jam sembilan. namun sampai berbatang-batang rokok habis, belum muncul juga.
sebegitu macetkah? ternyata aku tak menyadari, di luar hujan angin deras. oh dewa-dewa penguasa langit, apa yang terjadi di jalanan sana?. aku yakinkan apakah dia kehujanan? inilah jawabnya lewat sms : iyo saiki nang ngisor fly over semanggi karo tuku sego goreng. klambiku kebes gak sido mrono.
di pinggir kiri jalan itu ia memarkir motornya. seluruh bajunya kuyup dan rokoknya ketinggalan karena berangkat terburu-buru. celingak-celinguk sendirian.
aku tahu benar, betapa misuh-misuhnya balibul malam itu. kerjaan terbengkelai, gagal di traktir mumu dan ke bhi dengan baju yang basah kuyup sampai pagi. atau kamu cari pinjaman baju kemana kawan?
maapkeun bul, sengaja!



saya yang minta maap…
apa mau dikata kendaraan saya ya cuma itu
si belalang tempur…
maaf kan saya kalo saya kalah dengan hujan kali itu.
dari pada situ menanggung malu atas sandal jepit saya dan baju basah lebih baik saya belok ke kebon kacang.
lain kali jgn tempat eksklusif yah …:D suwun
Comment by balibul — January 2, 2008 @ 10:54 am
pas malam sabtu itu ya…? sebetulnya aku pgn mampir di BHI, kebetulan pulang lembur jm 21.30 an tapi karena grimis mengundang dan aku intip juga ga ad yg nongkrong yo bablas….
Comment by evi — January 2, 2008 @ 10:57 am
hahaha mbayangno wajahe balibul kluncum
Comment by de — January 2, 2008 @ 11:27 am
hahahah… kapokk… sekali2 ancen balibul pantes diperlakukan speerti itu
*peace bul
heheh gak sido ketemuan tah ?? untung aku ra sido melu pas oleh balesan sms teko balibul “arep ketemu kw. melu ye?? ”
Comment by pinkina — January 2, 2008 @ 11:46 am
artis of the month balibul hahaah
dimana mana membicarakan balibul..
Piss
dukune kuad..
for kw.. km sudah alih profesi malumaluin yha bukan pemalu lagi .. Kaburrrrrrrrrr
Comment by omith — January 2, 2008 @ 1:23 pm
oke, bul..sebagai tebusannya, kapan2 aku traktir ngebir di depan TIM ya. sak-telermu hehehe
Comment by mumu — January 2, 2008 @ 1:37 pm
aduh, saknone si balibul…
Comment by venus — January 2, 2008 @ 1:49 pm
Kaciannn..trus ntar kalo pilek dan bersin-bersin gimana tuh…siapa yang harus bertanggung jawab?
Comment by mr.bambang — January 2, 2008 @ 2:48 pm
hanya 1 kata buat balibul… “ngenes”
Comment by PriyayiSae — January 2, 2008 @ 4:52 pm
sakno tenan….bul..bul
Comment by pacul — January 2, 2008 @ 6:28 pm
#mumu : ah sampeyan ini bisa saja, sudahlah bung kopi tetep lebih nikmat daripada alkohol.
dan maafkan saya bung, bila saya kurang tertarik di tempat modernista futuristik, gimana kalo pangkalan bemo saja
Comment by balibul — January 3, 2008 @ 9:41 am
turut bersuka cita
Comment by nurussadad — January 4, 2008 @ 5:18 pm