hidup yang singkat, mari kita rayakan
dailyDecember 27, 2007 12:11 pm

pagi, mata masih merem. jerit telepon memaksaku melepaskan pelukan (guling). suara dari seberang menyampaikan kabar buruk. persawahan sepanjang pinggir kali lumat. tertutup lumpur coklat.

memang tak sedahyat tayangan di tipi-tipi. tak ada longsor, korban meninggal. namun banjir karena hujan semalaman itu akan menyisakan sesak. minimal selama empat bulan. lek pardi dan pak dhe tarno harus mengulang dari awal lagi menanam. mestinya dua bulan lagi menuai hasil.

pastinya mereka tak percaya lagi peribahasa siapa menanam akan menuai. para petani itu harus menyiapkan bibit lagi. membuat petak-petak sawah kecil untuk tempat pembibitan.

sawah yang kini berubah lumpur itu kini harus dibajak ulang. untung traktor sudah masuk ke kampung yang sinyal teleponnya sering ilang-ilang itu. ketika bibit itu berusia sebulan, baru bisa di pindahkan ( ditanam) ke sawah yang sebenarnya.

seperti itu, adalah waktu yang sangat tepat untuk memancing belut. sangat mudah. hanya mengandalkan cacing tanah yang dikaitkan ke mata pancing, belut-belut itu mudah sekali terjebak. sesorean bisa memperoleh 15 sampai 20 tubuh belut.

sebulan kemudian, tanaman padi yang mulai menghijau itu harus dipupuk dengan urea dan tsp. para pedagang lebih dulu panen. mereka sepakat menaikkan harga sesukanya. dan petani tak berkutik, tak punya pilihan lain ketika tak punya uang untuk membeli kes.

konon banjir ini terbesar kedua setelah 30 tahun lalu. mungkin karena memang hujan yang deras, tak adanya pohon di hulu atau sebab lain. jembatan yang menghubungkan persawahan dengan kampung itu kini putus.

untuk mencapai ke kampung lain, terpaksa memakai getek. baru mendengar frasa ini sekali? baiklah getek adalah rangkaian banyak bambu yang dirakit, diikat dengan tali sehingga permukaanya bisa dinaikin. para penduduk, pisang, kambing bersama-sama menyeberang.

persis seperti dalam film-film kolosal tahun 80an macam tutur tinular. aku pernah mengalaminya. namun bukan sebagai ksatria perkasa penakluk buayanya, hanya sebagai penduduk biasa saja.

penghiburannya, seharian kemarin itu, anak-anak, remaja dan orang tua bersama meringsek menuju ke pinggiran kali. memunguti ikan-ikan yang bergeleparan terjebak di air yang terus menyusut.

*foto: yoke 

film 8:48 am

para perempuan, biasanya terlalu sombong ketika jatuh cinta kepada laki-laki yang dipersepsikan lebih rendah (status sosial, intelektual dan lain misal). tak mau jujur mengakui, apalagi sampai menjadikannya suami.

film lady chatterley ini menarasikan seorang perempuan, isteri bangsawan yang jatuh cinta pada laki-laki penjaga hutan. constance yang suaminya lumpuh kakinya setelah pulang dari perang dunia kedua merasa bosan dengan kehidupannya di dalam rumah.

keluar rumah, ia menikmati landskap hutan alami yang begitu indah. film yang memenangi 11 award dan 5 nominasi ini tampaknya sengaja mengeksplorasi keindahan alam yang masih sangat perawan. hamparan pepohonan, bunga-bunga dan hewan-hewan, gemericik air bening dari pegunungan  yang masih bisa langsung di minum.

cerita film sangat biasa sebenernya. constance tersesat sampai menemukan gubuk si parkin, penjaga hutan. sambutan parkin tentu saja "dingin" tak berharap akan ada cinta yang jatuh. seringnya constance berkunjung parkin tahu apa yang dia mau.

adegan-adegan mesum bertebaran di sepanjang film ini. namun tidak vulgar. sangat erotis. seperti film perancis lainnya, sutradara pascale ferrant sangat dermawan memanjakan penontonnya (yang suka adegan ml).

di gubuk sepi di pinggir hutan, diantara sekop, pacul, gergaji dan sepatu butut tak mengenggankan mereka untuk menggelar karpet plastik kumal  dan  melakukan apa yang mereka mau. ayam-ayam, burung peliharaan parkin diam menyaksikan.

kunjungan lain hari, di bawah pohon rindang di tengah hutan itu, parkin lalu duduk, punggungnya menyender di kaki pohon. ia meluruskan kaki dan l membuka resletingnya. tangannya meraih tubuh constance ke pangkuannya. baru berakhir saat gerimis turun dan constance kemalaman sampai di rumah.

yang paling dahsyat, keduanya manusia yang lagi di puncak cinta itu, berkejaran, berlarian di bawah hujan. telanjang. di depan perapian marina hands dan hippolyte girardot sangat total memainkan perannya. dari bunga yang dipetiknya di hutan, parkin menaruhnya di bawah pusar constance yang setengah rebahan.

romantis bukan?

di rumah, clifford suaminya, apa saja yang dilakukan seharian yang di asisteni perempuan cantik? sebuah film perselingkuhan yang lengkap sepanjang 109 menit.