kejadian seremeh daun jatuh pun, bukanlah suatu kebetulan belaka kata james redfield. edward lorenz mengamsalkan sebagai efek kupu-kupu : “kepak sayap kupu-kupu di belantara brazil akan menghasilkan tornado di texas”.

ada hukum tarik menarik seperti yang ditulis simbok venus (aku beluk baca bukunya hehe). dan pada buku the last barrier terbitan serambi ini kira-kira bahasannya sama. hanya saja reshad feild, penulisnya melihatnya dengan cara yang berbeda.

kata dia, seluruh manusia di planet ini, dihubungkan dengan oleh sekumparan benang yang tak kasat mata. sekecil apapun yang kita perbuat akan memberikan pengaruh ke tempat lain. hanya saja tingkat pengaruhnya tergantung pada kesadaran kita.

buku setebal 301 ini adalah catatan perjalanan reshad feild ke turki, negeri para darwis. dalam pencarian (spiritual) nya itu dia mengalami banyak kejadian (kebetulan) yang tak pernah disangka.

pertemuanya dengan hamid di toko barang antik, membawanya menyusuri perjalanan terjal penuh  bahaya. dan aneh. di sebuah puncak gunung, ia akan menabrak seekor unta. atau melewati lembah, dia seolah menabrak batu yang membocorkan tempat olinya.

kejadian-kejadian itu memperkaya pengalaman batinnya ke sebuah jalan kebenaran. dari hamid yang menjadi pembimbingnya, reshad mengetahui untuk mencapai ke sana, ia harus belajar menyeimbangkan ketiga dunia: dunia pikiran, perasaan dan fisik.

belajar dengan mengandalkan kepala saja, hanya akan sampai pada sebuah konsep. belajar hanya dengan memanfaatkan perasaan, kita akan terperangkap untuk terus menerus memuji Tuhan, merasakan segalanya tapi tanpa arah. dan belajar hanya dengan latihan fisik, hanya akan merasa makin terikat dengan bumi ( hal 97)

"adakah buku-buku yang perlu dibaca?" tidak, jawab hamid.  apa yang kau peroleh setelah membaca buku bertahun-tahun, kepalamu hanya disesaki begitu banyak ide dan konsep. hilangkan itu. tak ada buku-buku. yang ada hanyalah naskah alam; pelajaran adalah kehidupan itu sendiri, tambahnya.

buku ini tidak berat kok, jadi di jamin tak akan membuat mumet. sangat inspiratip. aku membelinya di bursa buku murah senayan minggu lalu. saking tak menariknya buku-buku yang ada, tanganku asal comot saja. dan aku merasan beruntung.

buku lanjutannya : the invisible way (lorong tersembunyi) diterbitkan juga oleh serambi.

buku lain