senin, banyak ekspresi menunjukkan ketakmenarikan. post prei syndrom. dari situasi leyeh-leyeh dan fun, menuju kondisi yang harus menyegerakan pekerjaannya selesai.

seorang atasan menuju ke meja, menohok dengan pertanyaan. "reportnya mana? tatapan matanya menyelidik, dengan intonasi yang menindas. kamu tuh pemalas!

biasa kan, bos besar sewenang-wenang dengan buruhnya?

sangat tidak, jawab garry zukav. penulis the seat of the soul ini menganggap kekuatan untuk mengendalikan itu hanya berdasar pada kekuatan eksternal yang berupa panca indera. hal ini hanya akan menghasilkan kebencian, kekerasan dan keterkoyakan.

"kita harus berevolusi dari hanya berpanca indera (five sensory) menjadi banyak indera (multy sensory), ajak gary. secara bersama-sama keduanya akan membentuk sensory tunggal yang bisa melampaui realitas fisik.

sakti kan, bisa melihat sesuatu pada wilayah yang tak terlihat.

orang yang telah menggunakan banyak inderanya, mempunyai kekuatan yang sanggup mencintai kehidupan dalam segala bentuknya, kekuatan yang tak menghakimi apapun, kekuatan yang menghayati makna hidup.

menurut gary zukav, gandhi adalah salah satu contoh manusia yang telah mengalami evolusi tersebut. gandi melihat sesuatu dalam kehidupan tanpa melibatkan emosi negatif.

sudah sampai tahap mana evolusi (mental) saya? di buku ini, ada penjelasannya.