hari ini deadline bayar beberapa tagihan. bergegaslah ke atm tetdekat. tak tik asyik memencet tuts, beberapa menit selesai sudah. tinggal satu kali transaksi, menarik uang tunai buat makan siang.
teman-teman sudah menunggu di luar. aku percepat jariku menekan. aku pilih jumlah saldo terkecil yang tampak di layar monitor. dan anjrit…, saldo anda tidak mencukupi," katanya.
oh dewa-dewa penguasa langit. perasaan aku tak beli apa-apa, tak pergi kemana-mana. kemana saja saldo larinya? aku tak pernah membayangkan sebelumnya. bukan, ini hanya kesalahan persepsiku semata.
pernahkah mengalami kejadian seperti ini?
masih 16 hari untuk sampai tanggal 28. artinya aku harus bisa bertahan selama itu. sementara uang di dompet hanya tinggal semakan siangan. lalu untuk transport juga makan siang besok, besoknya dan besoknya lagi?
meminjam? basi. mencopet? tak punya nyali. apalagi?
aku ingin meniru apa yang dilakukan tom hank dalam cast away, bertahan di sebuah pulau sendirian. toh keadaanku masih lebih beruntung. aku harus survive hidup di sini dengan tanpa uang.
dimulai senin sore ini. jadwalnya pedagang dvd bajakan datang. aku tak bisa beli. aku bisa mengorek-ngorek dvd bajakan lama yang belum tertonton. bukan film bokep tentunya.
pulangnya, beruntung bisa menumpang, sampai depan rumah malah. (sampai tulisan ini aku posting aku belum pulang). makan malamnya, tak mungkin kan 13 hari makan indomie tiap hari? meskipun pabrik sanggup mensubsidi?
selama sebulan ini, aku harus membatalkan semua janji. terutama rabu, 14 november ini. kepada dua orang yang ingin bertemu di warung, terpaksa aku tak ikut ngopi ya. kecuali kalian mau menjemput dan mengongkosi. hua hua hua…



eh dateline apa deadline sih? maklum bingung
wadoooh… kok kasian amat nasibmu!
sini aja… maen ke kosku… dijamin kenyang terus!
Comment by thuns — November 12, 2007 @ 8:28 pm
Mas Karmin.kok melas men to sampeyan..wis baliko wonogiri wae, mampiro solo tak jajake nang pak Kumis manahan..hahaha..semangat sodaraku..hidup adalah perjuangan


Comment by Tukang Nggunem — November 12, 2007 @ 9:34 pm
waduh, gmn yah, ya dah mampir di kantor polisi minta surat jalan buat pulang gratis, sampe pulang minta beras sama lauk, jangan lupa mampir lagi di kantor polisi terdekat, minta surat jalan lagi buat kembali dengan gratis. insya allah aman sampe tgl tsb.
nb. berasnya minta satu karung, lauknya minta telor 1 kg, minyak goreng 1 kg, kerupuk mentah, jangan lupa bawa singkong buat cemilan.
Comment by abah oryza — November 12, 2007 @ 10:13 pm
bener2 cerita ciri khas orang indonesia banget… kayak gini niy yg bikin aku suka banget baca postingan orang
Comment by icha — November 13, 2007 @ 12:58 am
dicek dompetnya, jgn2 bolong tuh jadi uangnya tercecer tanpa sepengetahuan
Comment by kenny — November 13, 2007 @ 2:29 am
Pasal 50 ayat 9 UUD “MaNongAn” menyebutkan :
“Anak miskin, anak terlantar, & orang bokek dihidupi serta diurusi oleh Teman²nya.”
.::he509x™::.
Comment by MaNongAn — November 13, 2007 @ 2:36 am
dompetnya bolong kali…..
coba di cek lagi!!
Comment by evi — November 13, 2007 @ 7:36 am
kok melas men toh…mrene maem nang kontrakanku
Comment by pinkina — November 13, 2007 @ 9:03 am
hahaha, bisa kok mas. kita kadang terkejut, atas reaksi yang ditimbulkan apabila dalam keadaan terdesak. lagipula manusia punya daya tahan yang hebat.
Comment by dewi — November 13, 2007 @ 9:15 am
besok kalo ke atm jgn cuma mencet tuts.. gotong sekalian hehehehe..
Comment by mikow — November 13, 2007 @ 10:25 am
Selamat berjuang mas..nanti kalo kopdaran di sekitar mampang ajah. Tapi emoh pizza hut..hahaaa…di warung pAN, lebih ogah lagi. Gak enak sama Mas Tris. hihi. Enaknya dimana??? tengok ke bangsari…ada usul?
Comment by anting panjang — November 13, 2007 @ 11:17 am
gesek aja mas karmin kartu yg ada logo visa-nya itu.
Comment by Penuliskita.com — November 13, 2007 @ 1:37 pm
wahh..nasip kita sama mas ternyata..haha
Comment by mei — November 13, 2007 @ 3:39 pm