siang yang mataharinya belum nampak. di ruangan ini hanya berisi beberapa teman. lainya, para petinggi pergi business plan ke luar kota. gerimis membuat suasanya terasa lebih sunyi.
sampai waktu makan siang datang. berjam-jam merencanakan makan siang kemana via milis tak tercapai kesepakatan juga. banyak kepala banyak maunya.
aku ingin makan sup ikan kuah asam belimbing yang asem, pedas dan segar, tak amis. nasi putih di temani oseng (tumis pedas) bunga pepaya dicampur cabe hijau.(khas flores)
ada yang ingin makan di tempat yang jauh dari kantor. ingin melampiaskan kebosanan rutinitas harian. mumpung para bos gak ada, kilahnya.
teman sebelah meja, maunya makan di tempat biasa saja meskipun cuaca dingin lembut. kelompok yang tak punya pendirian mau makan apa dan di mana saja asal di traktir.
selebihnya mereka diam saja. mungkin sibuk dengan pekerjaan, chatting dengan calon pacarnya atau ribet dengan urusan rumah tangga yang ibunya sedang berada di rumah sakit.sampai kutulis ini, belum tahu akan makan kemana siang ini.
hmm… makan siang kok jadi ribet begini? aku pikir, kita ini adalah orang-orang yang tak lapar benar. ada yang mengatakan kalau lapar makan apapun akan terasa enak.
apakah sebenarnya makan siang itu wajib? tidak! kata temanku yang dari pasundan. menurutnya makan siang itu tidak harus. namun makan pagi tak boleh di tinggalkan.
berbeda dengan kebiasaan yang ada di perkampungan jawa. maksudku daerahku yang dekatan sama darwin itu. di sana, orang-orang boleh sarapan atau tidak namun makan siangnya wajib. tidak boleh tidak.
bagaimana makan siang kalian hari ini?



Waaahhh..ganti halaman. Yang ini lebih keren. Glamour. Hihihi…Komen dulu. Habis ini baru baca-baca.
Comment by merahitam — November 7, 2007 @ 1:24 pm
klo di kota yg genit ini bung makan siang itu gaya hidup jam setengah 12 orang2 di kantor2 sudah ribut siapa naik mobil siapa trus bareng2 ke mana dan itu bagian dari simbol sukses. ah, saia terlalu serius huhuhu
Comment by anarkisantisimbolisme — November 7, 2007 @ 1:25 pm
Makan pagi dan siang itu wajib. Yang tidak boleh makan malam. Ini versi penganut diet.
Hari ini saya makan nasi + sayur asam + ikan mas goreng + tempe goreng + sambal + kerupuk.
Mau???
Comment by merahitam — November 7, 2007 @ 1:29 pm
sampe komen ini ditulis…kowe wis mangan po rung???
Comment by gus pitik — November 7, 2007 @ 1:37 pm
makan siang saya mas?
ah, sprti biasa katering kantor yg ngga ada rasanya, tp toh tetep harus disyukuri bukan?
Comment by aprikot — November 7, 2007 @ 1:53 pm
seperti biasa, saya makan siang dng masakan ibu
nasi hangat + pepes ikan
btw, kok tampilannya sedikit berantakan dng firefox 2.0.0.9?
Comment by caplang™ — November 7, 2007 @ 2:02 pm
aku lg nyaur poso, dadi grg mangan.
(
utang posoku jik akeh hare
Comment by pinkina — November 7, 2007 @ 2:03 pm
aku sendiri kadang bingung, mo makan siang apa? dimana? sama siapa?
sementara masih banyak orang yang bertanya-tanya, hari ini bisa makan siang ga ya….?
siang ini makan nasi + pecel + peyek kacang + perkedel jagung. abis itu baru jalan-jalan ke atrium, refresing siang hari hehehe….
Comment by evi — November 7, 2007 @ 2:21 pm
makan siang sama rujak cingur plus nyruput es blewah… nyam.. sru..p..sru..p..
Comment by deep — November 7, 2007 @ 3:07 pm
makan siang saya sate kambing bakar kang…
makan itu wajib, sehari 3 kali. pagi, siang, malam. biar ngga sakit.
Comment by mata — November 7, 2007 @ 3:44 pm
makan siang biasa telor aja
Comment by Anang — November 7, 2007 @ 3:49 pm
wah ganti templit jadi merah menyala
Comment by Anang — November 7, 2007 @ 3:50 pm
yg jelas makan nasi, mas…btw, jangan banyak2 makan kemangi, kandungan asam uratnya tinggi.
Comment by Hedi — November 7, 2007 @ 3:53 pm
makan siangku biasa aja. lima sendok makan nasi putih, lauk sisa tadi pagi, pake irisan tomat. udah, itu doang
wuaaaahh berapa hari sih aku gak ke sini? tau2 udah ketinggalan beberapa entry. dan template barunya kereeennn…merahnya ‘mahal’, bikin saya juga pengen ganti warna (aaah dasar bosenan!)
Comment by venus — November 7, 2007 @ 6:27 pm
Hari ini saya mamam bekel dari rumah, dimasakin si Iman: Sayur sop, nasi dan ayam goreng. Alhamdulillah ‘bedinde” di rumah udah cukup mahir memasak ala Indonesia.. maksudnya masakan ala warteg.
Blom berani lagi mamam di restoran dari kejadian sebulan lalu pesen salad dimana terdapat si cacing terlihat berenang-renang menggeliat diatara genangan salad dressing
Seneng udh bisa mampir kesini lagi, salam kangen dari negeri si bau kelek!
Comment by Domba Garut! — November 7, 2007 @ 8:52 pm
tiap hari saya makan katering, lauknya lebih sering mengecewakan, tapi yg bikin seneng suasananya, rame dgn gojek2 kere
)
Comment by dee — November 8, 2007 @ 5:46 am
Wah ini tulisan kemarin ya mas…, sayang aku telat baca. Kalau aku baca, mungkin aku akan ngundang mas KW makan bareng di mejaku, karena kebetulan kemarin aku masak sop ikan bandeng kuah asam pedas. Rasa asam dari belimbing wuluh dan rasa pedas dari cabe rawitnya benar-benar maknyuuuusss
Beneran deh, nggak ada sedikitpun bau amisnya.
Mau aku kasi resepnya?
Comment by cinta.bening — November 8, 2007 @ 8:06 am
telat mas -P
siang ini aku mbekel oseng kacang sama ceplok telor dan mendoan tempe. paginya sarapan uduk plus mendoan tempe lagi. wareg aku saiki -D
Comment by mei — November 8, 2007 @ 8:57 am
skarang tampilannya makin oke, mas
merah euy!!
Comment by caplang™ — November 8, 2007 @ 10:59 am
keyen2
templetnya keren
serasa bendera RI
ada merah dan putihnya
Comment by Luthfi — November 8, 2007 @ 11:55 am
makan siang aku suka2, kadang makan kadang nggak soalnya gak ada temen makan
eh..tapi siang ini makan pake sayur lodeh ama pindang enaknya hangat2.
Comment by kenny — November 8, 2007 @ 12:35 pm
sudah dua hari ini gudeg yogya mode on..
btw, layout-nya keren. header-nya mengingatkan aye pada tasiun cikini
Comment by mpokb — November 8, 2007 @ 1:14 pm