siang yang  mataharinya belum nampak. di ruangan  ini hanya berisi beberapa teman. lainya, para petinggi pergi business plan ke luar kota. gerimis membuat suasanya terasa lebih sunyi.

sampai waktu makan siang datang. berjam-jam merencanakan makan siang kemana via milis tak tercapai kesepakatan juga. banyak kepala banyak maunya.

aku ingin makan sup ikan kuah asam belimbing yang asem, pedas dan segar, tak amis. nasi putih di temani oseng (tumis pedas) bunga pepaya dicampur cabe hijau.(khas flores)

ada yang ingin makan di tempat yang jauh dari kantor. ingin melampiaskan kebosanan rutinitas harian. mumpung para bos gak ada, kilahnya.

teman sebelah meja, maunya makan di tempat biasa saja meskipun cuaca dingin lembut. kelompok yang tak punya pendirian mau makan apa dan di mana saja asal di traktir.

selebihnya mereka diam saja. mungkin sibuk dengan pekerjaan, chatting dengan calon pacarnya atau ribet dengan urusan rumah tangga yang ibunya sedang berada di rumah sakit.sampai kutulis ini, belum tahu akan makan kemana siang ini.

hmm… makan siang kok jadi ribet begini? aku pikir, kita ini adalah orang-orang yang tak lapar benar. ada yang mengatakan kalau lapar makan apapun akan terasa enak.

apakah sebenarnya makan siang itu wajib? tidak! kata temanku yang dari pasundan. menurutnya makan siang itu tidak harus. namun makan pagi tak boleh di tinggalkan.

berbeda dengan kebiasaan yang ada di perkampungan jawa. maksudku daerahku yang dekatan sama darwin itu. di sana, orang-orang boleh sarapan atau tidak namun makan siangnya wajib. tidak boleh tidak.

bagaimana makan siang kalian hari ini? :)