indahnya lebaran di waktu pagi. udara masih dingin, di luar cahaya seperti kabut. sayup takbir masih berkumandang. kami, anak-anak, menantu dan cucu bersiap ke tanah lapang.

berebutlah kami ke kamar mandi. setelah sebelumnya sepertiga malam tidur, di luar kamar. terhampar di lantai berjejeran.

makin siang, makin panjang antrian. masih seperti dulu toilet hanya satu dan tak akan bertambah lagi.

setelahnya acara puncak itu datang. kami saling maaf memaafkan dilanjutkan menyantap makan pagi yang telah dihidangkan.

mulailah berseliweran ucapan via sms.  berikut dintaranya:

  • linambaran estining driyo kanthi wardhoyo kang wening, mugi luber tumetesing asih sasmudra pangaksami tnapa winates in dinten idul fitri punio

  • andai tangan belum sempat berjabat, lisan belum terucap, setidaknya kata maaf lahir dan batin masih bisa terugkap, selamat idul fitri 1428 mohon maaf lahir dan batin

  • sairing pipik jo marapati pucuak  cimpago urang patahkan. sairiang datangnyo idul fitri amun jo maaf kami pintokan kok manggauik talampau kareh manusuak talampau dalam , di susun jari nan sapuluah salah ka tuhan minta ampun salah ka manusia minta maaf. minal aidzin  walfaidzin mohon maaf lahir dan batin 1 syawal 1428

  • sepuroa yha, dengan gambar masjid diatasnya

  • gema takbir berkumandang terkadang salah ucap kadang khilaf, di hari yang fitri kami ucapkan minal aidzin  walfaidzin mohon maaf lahir dan batin 1 syawal 1428
  • ngaturaken sugeng riyadi 1 syawal 1428 h kagem panjengengan sekeluarga sedoyo kalepatan nyuwun gunging samudro pangaksami
  • kekancan mesti ono klerapklerune. nyaluk ngapuro sing akeh yo

have a nice lebaran untuk semua ya…. maafkan semua ucapan dan tindakan saya yang selama ini mungkin membuat kalian marah, kesal dan kecewa. mudah-udahan kelak makin hari makin berkurang. amin