nama ini mengingatkan pada tokoh rekaan budi darma pada cerpernnya yang berjudul derabat, matropik. (cerpen ini masuk kategori cerpen pilihan kompas 1999).
pada fiksi itu matropik merupakan pemburu biadab. sebelum benar-benar mematikan buruannya, lebih dulu dia menyiksanya pelan-pelan. ia juga pemabok. masyarakat pinggir hutan itu membencinya.
matriphe bukanlah saudara kembar matropik. perilaku laki-laki pemiara bulu ini sangat kontras tokoh itu. pada kehidupan kesehariannya di daerah gedong kuning, bantul jogja ia begitu diterima banyak orang.
buktinya konkritnya anggota komunitas blogger cahandong memberinya mandat sebagai kepala suku. gelaran kopdarannya selalu riuh, penuh sambutan hangat.
selain gojek, mereka juga sangat serius. sering mengadakan acara sosial. kesosialannya itu bukan hal baru baru bagi laki-laki yang lahir di kampung arab, ampel surabaya ini.
menyebut dirinya tipe orang yang dipancing, pasif. "istilahe bensin, nek ketemu temen sing crongohan yo mak wut langsung nyaut." cenderung introvert, meskpun ia juga takkan membiarkan lawan bicaranya mati kata. "la gak enak toh, ketemu orang tapi terus neng-nengan".
dan terbukti ketika aku pancing via email, dia langsung membalasnya dengan menyertakan id ymnya. seolah ingin meneguhkan ucapannya, kami berbincang selama berjam-jam.
pada dasarnya ia suka bercerita. pertama ia menjelaskan arti namanya yang sebernarnya. menurutnya, matriphe adalah ekspresi misuh (memaki). frase pengganti untuk menyebut salah satu organ tubuh.
waktu itu masih abege, jaman smp kelas tiga ia mempunyai kelompok geng. untuk membedakan dengan kelompok lain, ia mencipta bahasa slank. hanya ungkapan makian saja yang mereka pelesetkan. misalnya "asu" menjadi afeng. lalu matriphe? "matane!".
penggunaan persisnya seperti pada dialog berikut ini.
aku : "bul, aku pesan satu kaos, gratis ya?"
balibul: "gratis matriphe!"
matripe sangat temperamental. gampang muntab. namun ia juga cepat menyadari kesalahannya. dalam pikiranya buat apa memperpanjang masalah. "toh everything has two sides". dan ia lebih suka melihat sesuatu dari sisi positifnya. termasuk saat duitnya dimaling.
"awalnya sih misuh-misuh. namun sudahlah. mungkin malingnya memang benar-benar butuh", tulisnya. orang yang penuh permakluman menurutku. aku pikir kita harus banyak belajar dari dia. “satu-satunya cara untuk menetralkan kemarahan seperti itu hanyalah mengikhlaskannya”, petuahnya.
rupanya pengalaman yang menempanya menjadi sosok yang berkarakter dahsyat itu. pemicu terbesarnya adalah sewaktu adik laki-lakinya meninggal. usianya masih sangat muda, baru akan masuk perguruan.
penuturannya lewat ym:
"hari itu sewaktu pas akan berangkat kerja praktek ke cirebon mendadak di telepon. kabar itu membisikkan, adikku kecelakaan. kalau dipikir "adikku itu pendiam, alus, khas putra solo. beda banget jika dibandingkan aku.
logikaku mengatakan, tak mungkin ia pecicilan sampai terjun dari lantai 3. pas saya balik, adikku itu masuk UGD. di situ pergolakan batin saya. antara mau terus pergi kerja praktek atau nungguin adik saya.
nah akhirnya bapak menyuruh aku terus konsen kerja praktek. dan saya harus berangkat, disaat adikku sekarat.
5 hari semenjak kejadian itu, adikku dipanggil Yang Kuasa. aku langsung pulang kang. aku menangis senangis-nangisnya.
cerita tersela sebentar. aku menduga dia menahan nafas. aku hanya sanggup memeloti pesan-pesan yang tertampang di ruang ym. sebenarnya aku tak ingin dia melanjutkan. namun ia merasa adanya peristiwa itu dia mendapatkan pelajaran berharga.
lalu dia melanjutkan:
tapi asli, aku merasa suatu keanehan kang. seperti yang ada di sinetron rahasia illahi itu. bayangkan, adikku itu orangnya pendiam. namun ternyata temannya sangat banyak. sejak di rumah sakit, banyak sekali orang yang mengaku teman-teman adikku menjenguk.
apalagi pas meninggalnya, yang datang ke rumah mebludak. di makam pun penuh sesak. aku merasa semua turut berduka, syahdu dan khidmad. dari cerita teman-temannya adiknya ternyata orang yang sangat baik. tak satupun bahkan yang pernah tersakiti olehnya.
dan entah kenapa urusan pemulangan jenazah yg biasanya di RS pemerintah itu ruwet hari itu adikku bisa lancar jaya, meski urusan administrasi (duit) belum kelar. dari situ aku yakin, apa yang kita lakukan itu pasti ada buahnya.
apalagi dengan adanya gempa jogja. "sejak itu aku merasa ketagihan membantu orang." hmm… pernahkah kalian sebelumnya mendengar ungkapan seperti ini?
penyuka makanan yang tubuhnya kurus kering ini yakin, andai sering berbuat baik kepada siapapun pasti suatu saat kita akan dibantu orang.
hidup di lingkungan santri, matriphe kecil mendapat didikan yang cukup disiplin. setiap habis magrib wajib ngaji. andai membangkang perintah ibunya itu, pantatnya harus bersiap menerima lecutan gagang kemoceng.
dan kebiasaan itu berlanjut hingga ia tumbuh remaja. ia sering diajak menghadiri pengajian ke tempat habib-habib atau syekh syekh. (maklum ia masih mewarisi gen dari kyai hamdan rais, kyai terkenal dari gresik dari garis ibu.) namun ia sering membelot. menurutnya terlalu banyak doktrin yang bisa membuat pikiran cupet dan mementingkan golongan.
sebagai bentuk bakti kepada orang tuanya, ia akan segera mencarikan calon mantu. jadi kepada para perempuan yang naksir, jangan pernah mengajaknya makan malam ke muara karang. ia alergi makanan laut. dan sampai sekarang pun, lidahnya belum bisa menyesuaikan menu masakan eropa.
ndeso?

halah..
Comment by zam — August 23, 2007 @ 1:48 pm
kalau matripe sodaranya matropik ya biarlah nanti iblis bertarung dengan iblis. haukakaka
Comment by mata — August 23, 2007 @ 1:57 pm
Bwekeke … hebat tenan pak pimpinanku iki, tekan kene … sip lah, mantab … lanjutttttt…. makan-makan :p~~
Comment by Blueais — August 23, 2007 @ 2:15 pm
wow…
)
zam, makan2 wis dipromosikne…
Comment by arya — August 23, 2007 @ 3:47 pm
hmmmm, kategori seleb blog juga nehhh….
Comment by fian — August 23, 2007 @ 4:08 pm
SaLam …
mampir sebentar, ikutan baca…
manggut-manggut steLah sLesai baca
saya SALUT
MANTAP…
thanks
=SaLam.Brotherhood=
Comment by ArezK — August 23, 2007 @ 8:25 pm
hmm… arab yax? berarti nama aslinya ‘Mat’, nama famnya ‘Riphe’. itu fam dari Hadramuth asli apa dari mana ya? xixi…
Comment by pit — August 23, 2007 @ 9:24 pm
hidup di lingkungan santri, matriphe kecil mendapat didikan yang cukup disiplin. setiap habis magrib wajib ngaji. andai membangkang perintah ibunya itu, pantatnya harus bersiap menerima lecutan gagang kemoceng.
podo. cuman aku di pecute ngggo blongkeng sing sak lengan orang dewasa. hahahaha
Comment by tukang wedang — August 24, 2007 @ 12:58 am
suka miara bulu?? bulu ayam, bulu kucing, bulu kambing…:D
Comment by kenny — August 24, 2007 @ 2:03 am
selasa BH-i…kemis cahandong?
Comment by pitik — August 24, 2007 @ 2:17 am
mas …mbok aq dikenalke karo mas matripe..kok asyik ya sepertine wong…aq mau deh jad calonnya dia…
Comment by someone — August 24, 2007 @ 2:22 am
wah doyan nonton rahasia ilahi
)
Comment by de — August 24, 2007 @ 5:32 am
zam ki sing marai mempesona kumis n jenggote… ra nguati…..
Comment by deep — August 24, 2007 @ 6:18 am
IYa bener. Zam itu baik, gampang akrab ma orang, ganteng tapi ada yang bikin ilfeel yaitu narsisnya itu. he…..
Siapapun cwek yang mendapatkannya bakal bahagia karena dia sosok cwok yang setia. ha…ha…ha…
Wis tak pujiki! Ditunggu makan-makannya.
Comment by berlin — August 24, 2007 @ 7:30 am
wakkaka iki jadiin biografi si zam aja… keknya asik
Comment by aad — August 24, 2007 @ 8:32 am
wah testimonialdi blog sendiri
Comment by Pu! — August 24, 2007 @ 11:58 pm
hhhmmmmmm….
Comment by dinidini — August 25, 2007 @ 12:15 am
heleh, ada biografi pak kusir dimari.
Comment by annots — August 26, 2007 @ 8:02 am
hihihi kelas telu smp? smp 2 solo ya
Comment by iway — August 27, 2007 @ 2:40 am
kok mirip boneka simsen yahh
Comment by langit — August 27, 2007 @ 8:02 am
hah…. zam itu arab?
Comment by mina — August 28, 2007 @ 10:22 am
hiks. gw terharu baca ttg adiknya dia itu. gak kuat.
Comment by Nisa — August 31, 2007 @ 4:05 am
kok ga sekalian dikasi nomer hapenya? biar cewe2 bisa langsung contact
Comment by chocoluv — September 20, 2007 @ 12:24 am