no 9 diantara laki-laki di pabrik panci
cepat lupakanlah, andai kau membayangkan seorang perempuan itu berkuku semerah bibirnya. dan bertopeng tanah liat yang digali dari pedalaman perancis. vivinkscott tak sesetereotip itu.
ia lebih suka keapaadanyaan. kealamian. ia tak mau menjadikan kanvas wajah ovalnya. ia membuang semua kuas, cat dan pensil ke timbuktu.
ia bergumam, semakin berumur para perempuan semakin menebalkan olesan riasnya. wajah yang penuh kebohongan.
ia gemas, kaumnya menjadi korban iklan, budak mode. media biangnya. selalu mendedahkan persespi bahwa perempuan itu harus seperti manekin. leher jenjang, pinggang ramping, kaki panjang yang semuanya dililiti gelang. cantik tapi "mati".
di padangan, bojonegoro, 20 tahun lalu. vivinkscott mungil memperhatikan wajah-wajah teman sepermainannya yang juga teman-teman kakak-kakak laki-lakinya. perlu, sangat perlu mengenali setiap pori-pori untuk disimpan rapi di otak kiri.
disangka anak kembar (laki-laki) ketika bermain kelereng petak umpet atau layangan. kakak laki-lakinya tentu saja tak pernah pakai rok. apalagi bermain boneka. di sudut lemarinya, geledahlah, hanya akan kau temukan sepotong clutch hadiah mantan pacarnya.
malam itu ia datang ke bundaran hi sungguh telat, lewat tengah malam. seorang laki-laki mengantarnya. duduk sebentar. tak sempat berbincang banyak. ia menyerahkan sepucuk amplop, warna hitam.
di tikungan pertama ia menghilang.
apakah kau sibuk menikmati malam-malam lain yang lebih intim? malam yang kelak akan melahirkan seorang pahlawan baru?
dia mempersiapkan desain rumah mungil. dan kolam renang di bagian belakang. anjing pudel di pinggirnya? (tentu tidak. dia berjilbab kan?)
siang itu dia ngebush via ym. mengabarkan keadaanya. baik-bak saja. masih bekerja di pabrik "panci", kuliah dan ngeblog. sementara saja dia melupakan bunderan hi.
suaminya kurang bisa menikmati obrolan malam ra nggenah itu. sebongkah takut ia simpan rapi. suaminya pun tak pernah tahu. dan mungkin tak perlu tahu. karena ia terlalu baik.
bergabungi ke bundaan hi sejak maret 07. dijemput pak residennya di jl wahid hasyim, dekat sarinah. (pas tersedia satu kursi kosong. di tinggalkan bebek ke pedalaman pidie, aceh.)
sehari-hari, disela-sela kerja ia ngeblog dan blogwalking. menganggap blog sebagai diary. kini menjadikannya pentas ajang kenarsisan. kebebasannya lepas sejak blognya makin populer.
"selain mengurangi stress, ngeblog juga bisa untuk mengenal bermacam karakter dan kebiasaan orang-orang", katanya. di bunderan hi, dia merasa kembali ke habitat aslinya.
vivinkscott, satu diantara empat perempuan yang ada di situ. baginya, laki-laki itu tak begitu makai perasaan. (pantesan balibul/ pitik kalau ngomong tuh asal jeplak, tak pakai perasaan ternyata).
bukan itu tentu saja maksud perempuan penyuka ledre dan brengkes pindang ini. ia hanya lebih merasa bebas, tak ribet dan tak makan hati.
mari kita liat trackbacknya. lulus smp, ia lebih memilih ke stm. pilihan ini semata-mata karena di sekolah itu identik dengan laki-laki. dan tentu sesuai dengan karirnya sekarang yang berada di sebuah pabrik telekomunikasi.
sebelumnya, sewaktu di batam, ia satu-satunya perempuan di divisinya. dan di pabriknya sekarang ini, dia dan supervisornya saja yang perempuan. tampaknya memang dia ditakdirkan selalu berada di lingkungan laki-laki.


