hidup yang singkat, mari kita rayakan
bhiAugust 31, 2007 9:07 am

mitamalam itu di ohlala kafe pukul 21.00. mengenakan celana 15 cm diatas lutut warna hijau tisu. kaos ketat bergaris berpotongan rendah sewarna.

bagian terluar, baju rajutan yang kancingnya tak perlu dirapatkan. omith menyibak kerumunan, memaksa orang-orang memandang dirinya.

bukan meminta dikagumi tentu saja.

mendekati lebaran ini, kau pasti akan belanja biskuit, kurma dan syrup lebih banyak. di pasar-pasar hyper kau akan temukan bertumpuk-tumbuk kaleng biskuit.

dan kalau jeli, ada biskuit kalengan bulat panjang yang tingginya 30 cm. mereknya mari regal. nah pegangannya berbentuk rantai sebesar telunjuk jari. seperti itulah kalung yang dipakainya.

bebek yang baru saja datang dari aceh merasa "tak nyaman". ia menggeser tempat duduknya lebih jauh. malah ia akan pindah kursi, namun tak jadi.

enam bulan di pidie aceh telah membiasakan matanya melihat perempuan semuanya tertutup rapat. "aku gak kuat mit". ekspresi yang tak perlu penjelasan lagi bukan?.

dugaku omith sangat terobsesi sebagai model. pada gang gang, jalan tikus, trotoar di jadikannya panggung peraga. ini tentu berkaitan kemenangannya pada sebuah lomba fashion show di surabaya saat tk.

sekecil itu ia telah punya kesadaran, ia diperlakukan tak adil. musuh-musuhnya yang sipit-sipit itu membayar jurinya. ia cukup mejadi juara ketiga.

prestasi lain, bersiaplah untuk tak shock. ia pernah menjuarai lari marathon 10 km waktu smp. berlanjut di smu, ia hanya sanggup menjadi juara tiga. kali ini jaraknya lebih jauh, 20 km.

untuk sekuat itu, ia harus mempunyai kelainan jantung bawaan dulu. ia harus hidup "playon-playon". aku jadi teringat novel bumi hangus yang mengisahkan sebuah keluarga yang harus mengungsi karena menghindari belanda.

tak sedramatis itu memang. namun omith mengaku hidup masa bocahnya diemong orang banyak. ia hidup pada sebuah keluarga yang kurang berbahagia.

namun ia tak kehilangan spontanitas. suatu hari ia dan anak-anak lain bermain di rumah tetangga. mereka berpencar mencari batu bata dan kaleng bekas. mereka beramai-ramai merebus kondom lalu menjadikannya empeng (dot) setelah diisi air.

ibunya ngamuk! dibawa ke kamar mandi, di keramasi dan harus berjanji. minta maap dan tak kan pernah masuk ke kamar orang tuanya lagi. rupanya ibunya salah persepsi.

hari lain, di sebuah rumah kosong ia memasak martabak mie. atau main balapan sepeda pancal. tentu saja "musuh"nya semuanya anak laki-laki. dan ia selalu menjadi pemenang.

meskipun ia masih sering nangis-nangis ketika digodain. anak-anak memanggilnya ceng lung (kenceng mengkelung). ya waktu kecil omith tinggi tubuhnya menjulang.

kejengkelan yang terakumulasi itu ia lampiaskan pada anak laki-laki terakhir yang menggodanya. omith dengan kekuatan penuh, menendang titit bocah yang belum sunat itu. keberaniannya menjadikannya ia terpilih sebagai ketua kelas.

kekreatifannya kini tampak pada kesibukan kesehariannya. selain menjadi fotografer pada majalah freemag, ia juga sibuk mengurus event event. bahkan ia juga mencari band baru untuk di perkenalkan kepada publik.  

andai ingin mengubah "karakter" penampilan, datanglah ke dia. ia kan memberi solusi. menyarankan apa-apa yang harus dilakukan. sesama teman ia tak mata duitan. ia akan membantu dengan senang!

atau cukuplah dikasih uang rokok. meskipun tenggorokannya pernah berdarah-darah, ia tak bisa menghentikan kebiasaan yang ia lakukan sejak smu itu. atas saran dokternya ia hanya menggati rokok favoritnya capri, voge, virginia slim dengan rokok buatan Indonesia yang memakai tembakau asli.

entah kenapa aku ngeliat sekarang dia lebih suka menghisap sisha, rokok arab rasa buah-buahan. sesekali mau juga ia menghisap merek lain waktu di bundaran hotel Indonesia.

meskipun tomboy ia juga perempuan biasa yang manja. datang ke hi tak sungkan langsung ngelendot, duduk di pangkuan pak menteri. namun ia sungguh jeli. bagi laki-laki jangan pernah datang ke hi dengan celana setengah kaki. ia akan menanyakan "apakah kau tak pakai celana dalam"?

becandanya memang habis-habisan. tanyakan kepada balibul yang pernah menjadi korban. kaos abu-abunya di robeknya sampai hilang lengan kirinya.

atau pergilah ke angkringan jalan sabang dan minta diceritakan bagaimana omith yang hanya makan setusuk sate usus itu minta bonus teh botol sosro. ditambah meminta mas-mas nya menyanyikan lagu-lagu cinta nostalgia.

selalu menyebut dirinya wanita keren. dan memang belum ada sampai sekarang yang membantahnya. lihatlah saat ia ke undangan pernikahan mas nino. siang yang terik, berkain batik, menerobos taksi-taksi menuju jl kramat dengan sepeda kumbang. sangat etnic.

*foto diambil dari omith 

bhi yang lain  

dailyAugust 29, 2007 8:02 am

membaca postingan ipoul, mengingatkanku pada saat aku masih kelas tiga sd. meskipun tak seharu yang dialami keempat anak dusun karang reja, rt3 rw 4, desa bulaksari, kec bantarsari, kab cilacap.

bermula pada januari pagi. musim waktu itu masih menepati janji, mengirim hujan tiap pagi. selama seminggu tanpa henti. sepatuku, satu-satunya terjerumus lumpur jalan yang tak beraspal.

maun minta dibelikan lagi? sudahlah, aku telah paham jawaban yang akan aku terima. terpaksa ke sekolah telanjang kaki.

sayang, ipoul lahir terlalu telat. andai dia telah menjadi seperti sekarang ini. dia akan bisa merasakan kegundahanku saat itu. memposting masalah ini untuk mencari solusi.

seperti yang dia lakukan saat ini.

kepada kalian, ia menawarkan untuk membantu anak-anak bangsari yang terancam buta peta masa depannya. anak-anak itu paham, tak ingin sekedar menengadahkan tangan. ia hanya ingin meminjam modal.

lingkungan persawahan bangsari yang luas, keempat anak itu ingin miara kambing. andai kalian masih terlalu berat meminjamkan sekambing, boleh lah meminjamkan sekaki atau sekepala. :)

jadi satu kambing siap bunting yang harganya 800 ribu bisa patungan bersepuluh atau lebih. minat? bisa menghubungi ipoul via ym di ipoul_bangsari.

yakinlah, meskipun dia bukan nabi, aku mempercayai. (setiap ngopi di hi dia yang bayari). andai ia lalai kita tinggal cek, telepon ke 081578820013, 021 – 99183863.

atau datangi kampungnya aja yang sekarang bernama bulaksari. atau tempat kostnya: jl kebon kacang II no 70 tanah abang jakarta pusat atau tempat kerjanya yang di bsmr, bank indinesia menara radius prawiro lt 2 jl mh thamrin no 2 jakpus.

andai tak mau/mampu meminjamkan kambing, boleh juga kok mengikhlaskan seiprit uangnya. sereceh apapun pasti sangat membantu anak-anak itu untuk sedikit menyunggingkan senyum.

silakan langsung klik klikbca.com atau bergegas ke atm terdekat.  pastikan nomor rekening bca dia di 0751371054 atas nama : MUCH SAEFULLOH.

bukuAugust 28, 2007 1:53 am

dnadulu, sebelum naik kelas, kita selalu menghadapi ujian. karena guru tak pernah benar-benar tahu apakah kita layak naik tingkat. Tuhan bukan guru itu,  kenapa Dia masih menguji kita?  bukankah Dia sungguh maha tahu?

lama aku mempertanyakan. dan sampailah pada suatu siang ngobrol dengan seseorang.  lalu ia merekomen untuk membaca buku "tuhan di dalam gen kita". judul aslinya the divine message of the dna, tulisan kazuo murakami. beruntung siang itu juga aku mendapatkanya.

menurut murakami, semua makhluk hidup menggunakan kode genetik yang sama. artinya prinsip kerja gen manusia sama dengan lumut.  gen manusia yang berjumlah miliaran itu ternyata tidak tetap dan dilengkapi dengan sistem on off (nyala/padam).

misalnya pada umur tertentu gen penumbuh bulu menyala. lalu munculah bulu hanya di tempat tertentu yang di waktu bayi tak ada. selain itu  mekanisme on off ini dapat dipicu oleh sikap mental.

menurut murakami, gen yang ada dalam tubuh kita itu rata-rata yang "menyala"  hanya 15-30 persen. selebihnya gen tersebut dalam keadaan tidur (dorm gen). sehingga kemampuan kita sekarang ini belum optimal.

andai kita mampuu menyalakan gen-gen tersebut, niscaya kita akan mempunyai kemampuan yang tak terbatas. (entah, aku  belum paham kemampuan tak terbatas yang seperti apa). jelasnya salah satu cara membangunkan gen gen yang sedang tidur itu dengan energi yang positif.

untuk mencipta energi positif, bisa dimulai dengan berpikir positif.   berkelakuan selaras dengan alam yang hanya selalu memberi dan memberi. seperti pada setiap ajaran yang tertuang pada kitab-kitab suci.

aku jadi ingat lagu masa bocah yang tak pernah basi itu. ya  lirik lagu itu sangat tepat untuk contoh ini: hanya memberi tak harap kembali, seperti matahari.

pada buku itu, pendiri institute for the study of the mind-gene relationship ini  juga menceritakan eksperimen nozawa yang beride untuk memproduksi tomat raksasa. nozawa meneliti, hambatan apa yang membatasi tumbuhan tersebut hanya memproduksi buah sedikit.

dari penelitiannya, ternyata tanah adalah hambatan utamanya. tumbuhan yang akan memanjangkan akarnya terhambat. tanah menghalangi persediaan enzim. tanah langsung menghadapkan tumbuhan pada perubahan suhu. jika hambatan ini dihilangkan dan menyediakan lingkungan yang sesuai, potensinya akan tak terbatas.

dia mencoba bertanam dengan sistem hidroponik. terbukti, pada pameran sanis dan tekonologi tsukuba pada 1985, tomat  nozawa bisa memproduksi buah seribu kali lipat dibanding dengan cara bertanam konvesional.

manusia pun sama halnya. jika kita bisa menghilangkan faktor penghambat, tak mustahil mempunyai kemampuan yang optimal. dan ujian (yang sebagian orang menderita karenanya) yakinlah, itu salah satu cara Tuhan untuk menyalakan gen kita. 

andai seseorang telah bisa menyalakan seratus persen gen nya, apakah mereka tak akan pernah lagi mendapatkan ujian? lalu apakah bisa berkemampuan seperti Tuhan?

*
judul            : tuhan dalam gen kita
penulis         : kazuo murakami
penerbit       : mizan
jumlah hal     : 200

dailyAugust 27, 2007 4:26 am

stop press! panglima kopdar itu akan datang ke jakarta. jauh jauh dari pedalaman pidie tujuan utamanya, apalagi kalau bukan  kopdaran. selebihnya ia akan mengikuti test di undp.

kopdaran kali ini pasti istimewa. namun tak perlu kita berharap dia akan membawa hashis yang bisa tumbuh liar di belakang tempat kost. lupakan saja.

dia hanya akan membawa segudang cerita. tentang kampung tiro yang belum di publikasikan, tentang kpa (komisi pemilihan aceh), hukum cambuk dan tentu saja semua hal unik yang belum pernah ada pada banyangan kalian.

yah maklum, karena dia orang penting, di jakarta dia hanya sempat mampir 2 hari, rabu dan kamis. nah kepada kalian yang ingin berbincang, datanglah ke ohlala kafe, sarinah. kamis, 30 agustus 2007  mulai jam 20:00 sampai pagi.

namun dia mengaku "defisit" bulan ini. (aku menduga dia kebanyakan online). jadi nanti silakan ngopi dengan uang sendiri. oh ya, sebagai gantinya, dia akan membawakan kopi tradisional aceh. kopi ini dibuat oleh orang kampung asli aceh.

dia menduga, kopi ini bukan kopi biasa. jadi penasaran pengen mencoba kan?

ok sampai di sarinah, kamis ya. pitik adalah blogger pertama yang konfirm mau datang. 

dailyAugust 25, 2007 4:30 am

cikidangsetua aku, kok tetap saja senang ketika ada kesempatan mbolos, mangkir kerja. mirip remaja 17 tahun yang pertama kali ciuman bibir. entah keidiotan ini belum juga hilang sejak jaman sekolah.

yang jelas,  saat orang-orang bergegas berangkat kerja menuju ke satu titik, aku meliar. melawan arus gerakan mereka yang menuju jakarta. jalanan lapang  tentu saja.

tujuan utama: citarik. aku (bertiga) menyusuri liukan jalan beraspal yang naik turun dan berkelok tajam. membelah perkebunan teh dan (sedikit) hutan.  sampailah di puncak pegunungan cikidang, sukabumi.  dari atas aku melihat lanskap yang sungguh menakjubkan.

sepanjang jangkauan mata yang tampak hanya warna hijau. lereng-lereng yang tertutup hamparan pohon-pohon kelapa sawit yang berjajar. matahari masih hangat, baru saja mengusir embun terakhir yang menggantung di ujung daun. langit cerah, sedikit awan altokumulus nampak mirip deretan ombak.

fantastis!

memandangi semuanya, ada semacam perasaan lepas dan bangga. aku seperti baru saja memenangkan pertempuran. aku telah membunuh hari kamis ini dan menjadikanya minggu. hari ini aku telah mengalahkan bertumpuk pekerjaan dan merayakannya dengan pesta di alam terbuka.

tak ada keriuhan dering telepon, bush ym atau berondongan email yang harus dipelototi detik itu juga. yang ada keheningan di sini. hanya sesekali keresek gesekan daun yang mengajak nyemplung ke tengah sungai citarik.

ya sungai yang berhulu di pegunungan halimun itu airnya tak begitu jernih namun bersih. bebas dari polutan. aku duduk di sebuah batu besar di tengah sungai. airnya yang dingin merayapi ke kaki yang terendam sampai lutut. tampak sepasang biawak sedang bercinta di pinggir tebing sebelah kiri.

tengah hari, saatnya makan siang. di sebuah saung yang beratap mirip daun tebu, telah disediakan nasi panas, ikan gurame bakar sambal cobek, sayur asam, lalap dan es kelapa muda.

kami duduk di lantai, lesehan. angin berhembus sepoy. namun diam-diam membisikan, besok ada pekerjaan yang mengunggu pelukan. bah!