no 4 perempuan nocturnal dari sagan
"aku selalu beruntung dalam hal apapun kecuali laki-laki. kayaknya Tuhan lupa menciptakan laki-laki untukku. tak apa, andai aku hanya mencicipnya sampe mampus tanpa harus dikawin".
begitu ia mengawali obrolan malam itu. pertama kenalan dengannya, aku tahu aku akan mengunjungi sebuah galaksi asing, belum pernah ada literatur yang membahasnya.
usianya masih sangat muda, namun ia telah mempunyai pengalaman hidup sewarna pelangi kecuali kisah cintanya yang kelam.
simak saja penuturannya pada eyangnya paulo coelho, "buku-buku tentang cinta yang eyang buat memang indah. tapi saya punya cinta dengan definisi saya sendiri yang nggak akan sanggup anda tulis saking kelamnya".
bicaranya lantang, tegas dan gegap gempita. kadang diselingi celetukan misuh sambil tergelak. tak tampak ada kesedihan pada nada suara maupun roman mukanya. "raimu", kata lekat yang selalu ia ucapkan saat menerima pujian. di bundaran hi malam itu ia "melaunch" buku hasil terjemahannya, arab-israel untuk pemula.
seperti apa definisnya tentang cinta?
sampai sekarang telah lima kali pacaran. dan semuanya ambruk di tengah pencarian. kisah cintanya yang terbaru sungguh mengenaskan:hanya lewat dunia maya. belum pernah sempat ketemuan, namun ia memutuskan meninggalkan laki-laki yang menurutnya chicken.
kisah cinta yang singkat, hanya 20 hari. semua rasa yang ia punya, disampaikan lewat ym dan email. tak tanggung-tanggung untuk membuktikan keseriusannya, dia membuat akta perjanjian yang harus ditandatangani berdua. ya persis akta perjanjian pada sebuah kontrak kerjasama. lengkap dengan pasal-pasalnya.
laki-laki idola barunya itu menurutnya tidak cakep. seperti pacar-pacar lamanya. namun ia tertantang, karena laki-laki itu apatis, pesismis. ini diketahui dari tulisan-tulisannya yang tertampang di blognya.
terlalu banyak perbedaan mungkin salah satu penyebab terseraknya cinta mereka yang belum pernah menyatu itu. pito, nama perempuan dari sagan itu suka membaca, secara dia enggak misalnya.
masa ceria pacaran hanya dikecap selama 4 hari. selama waktu itu, perempuan penyuka warna merah ini selalu menginformasikan ke dia. apa yang dilakukan hari ini, tentang pekerjaan dan pikiran-pikirannya mengenai sesuatu hal. menurutnya itulah cara dia membuka diri.
"aku juga memancing-mancing untuk ngomong tentang dirinya. pertamanya mengasyikan, namun setelah empat hari semuanya garing. mending chat sama orang lain dari pada dia.
"bayangkan, udah capek-capek ngetik tapi jawabannya hanya ya, oOo, weks, ic atau trus trus… sering juga dia bilang males, tidak mau chatting. bahkan aku sering merasa chatting dengan tembok."
"ya wis to, arep pie maneh, jawabnya masih dengan nada optimis sambil menyesap nikotin yang tak lepas dari tangannya.
perempuan yang bernama panjang pitoresmi pujiningsih ini mengenal internet sejak tahun 2000. dan sejak itu dunianya berubah. semula hanya 3 hari online karena tak tersedianya fasilitas. kini nyaris minimal 20 jam sehari ia online memelototi layar monitor. ia adalah seorang nocturnal.
mungkin alasan ini juga yang turut berperan membuat keputusan dahsyat: hanya ingin mempunyai pasangan virtual. rupanya ia cukup puas bercumbu dengan emoticon, tanpa perlua rabaan, elusan maupun desahan.
entah keputusan itu terinspirasi kisah cinta khalil gibran dengan may ziadah pada abad 18 silam atau tidak.
pastinya ia menganggap laki-laki tak lebih dari dildo dengan biaya maintenance tinggi. "ego mereka yang besar itu sebenarnya hanya untuk menutupi penisnya yang kecil, tambahnya.
namun ia tetap mengaku sebagai penikmat tubuh mereka yang liat, berkeringat, macho dan menguarkan feromon berdayapancar tinggi. hal itu sanggup membuatnya mengawang dan membayangkan yang iya-iya.
sebelumnya, ia pernah berpacaran selama empat kali. model pacarannya konvensional, seperti layaknya pasangan lain yang nonton atau jalan bersama. ia mengaku pacar-pacarnya tak punya wajah cakep, namun sabar dan pengertian yang luar biasa. dan itu yang memunculkan "keperempuannya".
dan yang lebih penting, bisa dijadikan teman. ( di bhi ada loh yang tipe dia). "sayang teman-temanku tak ada yang mau berpacaran denganku" katanya menambahkan. sambil tertawa tentu.
sekarang ia tak punya pacar. dan dia enjoy. i never looking and dont wanna look trying hard to look for one. laki-laki itu seperti jelangkung. datang sendiri gak dijemput, pulang gak dianter.
setiap jumat malam, suka ngumpul di bunderan hi. alasannya di bunderan hi tak ada aturan. "organisasi tanpa bentuk", jelasnya. "aku bisa datang pergi sesuka hati.
tak peduli dengan cap yang divoniskan kepadanya. karena sejak kecil ibunya mengajarkan untuk nyaman dengan diri sendiri tanpa mengganggu orang lain.
termasuk kemprohnya. berhari-hari bisa tak mandi saat berkutat dengan buku-buku. mandi diperlukan hanya kalau dia akan keluar rumah.
ibunya sangat visioner. di saat anak-anak lain harus sekolah tk, ia dimasukkan langsung ke sd. alasannya, di tk hanya diajarin makan dan nyanyi. dan itu bisa dilakukan di rumahnya di sagan, depok.
selain itu pito kecil diiming-imingi sekolahan sd mainannya lebih banyak. atau bisa jadi karena ibunya enggan mengurusnya di rumah, analisanya.
lahir pas pada perayaan nujuh bulanan, ia terpaksa meringkuk dalam inkubator. ibunya melakukan terapi pijit tiap hari dengan baby oil agar berat badannya naik. dan berat badan itu sampai kini naik terus tak bisa berhenti.
satu cita-citanya yang belum kesampaian: ia ingin mati pada umur 30. ya , ini tidak main-main. ia merasa sudah seperti apa yang ia inginkan.
"30 tahun bukanlah 10 tahun lagi, namun sangat dekat. untuk itu aku mau penuhin ‘aku’nya dengan all the life could offer. "jika kamu sudah merasa tercukupi, masihkah perlu menginginkan sesuatu, tanyanya retoris. "aku ingin dikenang seperti itu: ketika aku merasa cukup dan nggak nyusahin orang!"



ya ya ya…
cdsacfsafds v
Comment by yudhi — July 9, 2007 @ 10:43 am
isine kok mung pacaran tok to?mari ngono trus mati..lha??
Comment by pitik — July 9, 2007 @ 10:47 am
eh lali tadi KEDUAXXX! saiki KETIGAXXX!!
Comment by pitik — July 9, 2007 @ 10:48 am
wah ngeri toookkk
Comment by wah — July 9, 2007 @ 10:49 am
whew..
smua wanita pasti ada jodoh nya..
jagnan kuatir pitowh.. tayankK..
dueh.. peluk peluk kenapa jade miris giniy..
tenang di bh-i sepeti keluarga.. wokeh jgn takud sendirian..
Comment by temannya pitow — July 9, 2007 @ 11:12 am
halah pito ki piye sih? ada2 ajah!
Comment by venus — July 9, 2007 @ 11:57 am
weks…keren! tapi…mmmm…salah ga ya kalo gw jatuh cinta? hahaha!
*ini kunjungan pertama saya. nyesel deh baru tau ada blog keren ini. ma kasih jg dah mampir ke tempat sayah :d
Comment by yati — July 9, 2007 @ 12:10 pm
aku arep nulis opo iki ….................................
Comment by bahtiar — July 9, 2007 @ 12:19 pm
eh jeung pitooooooooooooo
!!
Comment by endhoot — July 9, 2007 @ 12:31 pm
Ini cerita beneran? atau??
Comment by Alex Budiyanto — July 9, 2007 @ 1:30 pm
sebelum kenal dah sering dengar nama pito dari temen se zenith tak kirain itu nama “parapan”coz dulu aq punya temen SMP orangnya putih ginuk ginuk nek ketawa pipinya merah mukanya tak panggil pito alias pipi tomat tapi pito yang ngakunya dari sagan ini cuma ginuk ginuk ajah pipinya pun gak memerah tapi coklat rata hi hi hi hi….sukses deh buat pito.
Comment by pungky — July 9, 2007 @ 1:36 pm
ASTAGAH
ANJRITZ
gwa bisa ditulis sekeren ini?!
xixixi…
*bows to masta kw*
THX, BRO!
ga nyangka jadinya dahsyat! terima kasih…
(=
Comment by pito asli — July 9, 2007 @ 4:02 pm
trus…trus…sapa sebenernya warga bhi yg kira2 tipe pito?? penasaran nih
Comment by kenny — July 9, 2007 @ 8:36 pm
//”aku bisa datang pergi sesuka hati. tak peduli dengan cap yang divoniskan kepadanya
Setujuuuuuuuuhhhhhhhhhhhhhhhh…............
Suwer tak kiro PITO iku nick di dunia maya alias nama samaran, lha kok temenan toh. Asliiiii nama panjangnya bagus sekaleeee
Comment by pinkina — July 10, 2007 @ 12:56 am
asli! kirain pito tuh cowok.
maap…maap…ya pito? sambil mbungkuk-mbungkuk
Comment by evi — July 10, 2007 @ 1:22 am
Ah dapet kenalan baru.. met kenal.. jeng, mbak, bu pito.. apayah panggilnya yang enak…
Comment by PnC — July 10, 2007 @ 2:32 am
coba cari arti kata nocturnal, eh ketemunya “nocturnal ejaculation” yang artinya ejakulasi di saat tidur (mimpi basah).. hihihi :p
Comment by akangaziz — July 10, 2007 @ 2:51 am
Oalah to..to…. nganti bingung meh komentar opo garuk².
Agar gak ada yg salah ngira situ CO, gmn kalo saiki tak celuk NINGSIH ae? (CE banget toh). Jhare Preman, mbok langusng’ae ditembak CO yg masuk kriteriamu kae. Ra usah dadak sungkan. -=he509x™=-
Comment by MaNongAN — July 10, 2007 @ 3:58 am
nice review, cukup pito hehe
pito: kamu itu diciptakan untuk seorang lelaki, hanya seorang. hanya saja, dia dimana lagi ngapain, tidak ada yang tahu. apakah lelaki itu masih hidup atau sudah mati, tidak juga ada yang tahu. haha
Comment by lantip — July 10, 2007 @ 4:18 am
“apakah lelaki itu masih hidup atau sudah mati”
cowok itu bernama Soe Hok Gie ….
sama pengen mati muda
Comment by bahtiar — July 10, 2007 @ 4:26 am
Lho sing kowe taksir kuwi pekerja bangunan sing sok melu nongkrong kae to Pit? tak kandakke tenan piye?
Comment by bangsari — July 10, 2007 @ 8:42 am
ooo ini tho yang punya HP baru dan nerbitin buku itu ya
Comment by Hedi — July 10, 2007 @ 8:47 am
nice but…. cobalah hidup dengan penuh kesabaran dan nikmati hidup ini… janganlah terlalu ingin sempurna.. karna hidup ini ga akan pernah ada yang sempurna.. just think about it.. so pertahanin semuanya.. but hilangkanlah semua kesempurnaan…
Comment by urang — July 10, 2007 @ 8:48 am
wah hebat/. 20 jam sehati
netter sejati nih
Comment by mata — July 10, 2007 @ 9:18 am
dari sosok 1 sampe 4, semua disajikan menarik.. cool..
great bi’ographer… biografi saya kayak mana ya..
Comment by Rara — July 10, 2007 @ 10:11 am
weleh.. feromon. aye malah jadi teringat kambing. selamat buat non pito atas terjemahan pertamanya. hebat euy..
Comment by mpokb — July 10, 2007 @ 11:56 am
kenal internet taun 2000?
sama dunks
Comment by Luthfi — July 10, 2007 @ 12:50 pm
Interestingly put wordings…
keep walking – ada seseorang yang menunggu untuk bertubrukan dnegan mu di ujung jalan itu…
Comment by Domba Garut! — July 10, 2007 @ 5:18 pm
kayak saya ya, jarang mandi
Comment by tito — July 11, 2007 @ 12:04 am
30th mati…ck ck ck..mending nunggu sampe MP dl
Comment by langit — July 11, 2007 @ 4:47 am
oooooo pito…..yo wes lanjutke we
Comment by sexy minal iman — July 11, 2007 @ 6:05 am
aku nunggu warga berikutnya….
Comment by mei — July 12, 2007 @ 12:59 am
kereeennnn, nendanngggggggg
Comment by iway — July 13, 2007 @ 4:08 am
yg kebayang “establish shot” nya ni tulisan kalau di visualkan kok pito yg mimisan ya ?
)
Comment by ndaru — July 14, 2007 @ 7:16 pm
pengalaman pribadi ya, wah mengharukan… hiks²
ambil tisu
Comment by perempuan — July 17, 2007 @ 2:20 am
no comment…antara terkesan..terharu..tersepona..dan ter ter lainnya..
Comment by ofik — August 16, 2007 @ 1:14 pm
piet….gile kemana aja ga da kabar? u know, i’ve been looking for you for a long time, i lost ur number and finally i got you while typing your name in google! can u imagine? you’re just like a celeb!. she’s my friend in SMP 242. we never got the same class but, we were close each other.in my opinion, she’s the smartest student in my era 1990-1993.piet, please send me a message at nonihafel@yahoo.com.let you give your number please. i really miz u, buddy!. btw, why are you that hopeless with man?, as i know you’re not in that way…
Comment by Nonie Hafel — October 8, 2007 @ 6:36 am
hai pitoh, maen ke blog gua donkkk
salam buat semua penghuni BHI
aku mau pulang ke Jogja lagi
Comment by Petrik — April 4, 2008 @ 1:59 am
hiksss.. baru baca niy yg tentang Pitow
jgn 30thn dong Pit.. tambahin lah, tambahin..
kan lo belom nunjukin tempat makanan enak ke gw seluruhnya.. hihiii
Comment by nop — February 5, 2009 @ 3:20 am
coba deh mbak pake paha, pasti ada yg ngedeket…..
Comment by aisyah — February 10, 2009 @ 7:05 pm