tips mengoptimalkan kartu kredit
andai kalian belum punya kartu kredit, kamu tak sendiri. dari beberapa teman yang kutanya, masih seabreg yang merasa belum butuh. ada yang bilang tak mau ngutang. yang lain mengaku gajinya tak memenuhi syarat. meskipun aku tahu benar, alasan itu hanya basa basi belaka.
di luar sana, pemakai kartu kredit semakin meningkat. tak cukup satu dua, bahkan ada yang sampai punya lima. menurutku itu merupakan penanda, menggunakan kartu kredit itu nyaman, efisien dan sangat menguntungkan.
apakah anda tak tergiur hanya bermodalkan mengisi formulir bisa menikmati banyak kemudahan? berbelanja di nyaris 40 ribu tempat di planet ini, bahkan kartu plastik ini fungsinya bisa sebagai kartu atm.
untuk pemula, biasanya dikasih pagu 5 juta. kita bisa anggarkan uang segitu untuk belanja apa mau kita. andai mempunyai lima, silakan membuat list lebih panjang.
banyak orang berpikiran, mempunyai kartu kredit harus berpendapatan besar. salah besar bung! justru sebaliknya. tujuan mempunyai kartu kredit adalah untuk bisa belanja, tanpa modal uang. caranya gampang. yang diperlukan hanyalah seiprit nyali.
kalian menduga aku akan melakukan penipuan? hanya mirip ketika seseorang mengatakan insyaAllah dan dia mangkir. begitu ilustrasinya. sehingga ini bukan kriminal. dijamin tak akan sampai ke bui. kenapa? karena pihak bank juga tak mau ribet berurusan dengan polisi. apalagi sebenarnya bank sudah mengasuransikan hal ini.
pihak asuransi yang rugi? tidak juga. pelaku seperti ini, maksimal hanya 20 persen dari semua pemegang kartu kredit yang ada. ditambah satu orang saja, tak berarti apa-apa bukan?
jadi, ketika terpaksa tak bisa membayar atau sengaja ngemplang, tak perlu merasa bersalah. santai saja. paling-paling hanya mendapat telepon dari mbaknya yang ramah, mengingatkan tanggal jatuh tempo. jawab saja iya, saya akan segera membayarnya. begitu telepon ditutup, begitu kau harus segera melupakan peringatan itu.
pada tahap ini pihak bank belum jera. ia akan menelepon ke rumah/ tempat kost yang tiba-tiba sibuk terus atau sengaja tak diangkat. bisa pesan ke orang rumah, kalau sekarang sudah pindah, karena dulu hanya kost. begitu juga kalau dia telepon ke kantor.
tentu pihak bank tak langsung mempercayai alasan biasa itu. kemungkinan itu sudah diantisipasi. lalu bank akan mengirim mas mas yang berbody guardian itu ke rumah atau ke kantor. andai sampai kepergok, tetaplah rileks, seolah semuanya baik-baik saja.
penampilan mereka menipu. meskpiun tampak sangar, perasaannya lembut. mereka akan lumer dengan kibaran uang juga. sisipkan sekian puluh ribu, mereka akan berterimakasih takzim.
atau kalau tak mau lagi berurusan dengan mereka, langsung saja diajak kerja sama. melakukan perjanjian tak tertulis untuk membakar data-data kita. tentu ini perlu mengeluarkan uang yang sedikit lebih besar. namun cukup tak berisik.
andai tiba-tiba ada niat baik masih ingin membayar, datang saja ke customer service nya. katakan pada mbaknya, sekarang tak kuat membayar tagihan. dan mintalah keringanan maksimal 70 persen dari total tagihan. namun mbaknya ini agak susah diyakinkan. minimal harus ada bukti surat phk atau tidak mampu dari rt.
gimana, cukup nyaman bukan? andai bisa punya 5 kartu kredit dari bank yang berbeda. dipastikan kalian akan berteman akrab dengan para debt kolektor itu, menjadikan mereka keluarga baru.
masih tak berminat? hua hua hua……



untung aku ngga punya kang. lha nduwe utang kok diketok ketok’ke…
Comment by mata — July 3, 2007 @ 10:19 am
keduaxxx…
ah paragraf pertama itu kan alasanku..
Comment by pitik dewe — July 3, 2007 @ 10:36 am
Aku bener² ga punya karena memang gaji belum cukup
Comment by Hedi — July 3, 2007 @ 4:21 pm
Oo alah ngajarin kok nda bener…kalau bisa tuh gimana caranya menggunakan CC dengan baik…dan tanpa melunasi dengan baik gitu hehehe….
Comment by inal_inul — July 3, 2007 @ 4:31 pm
masih tak berminat? hua hua hua……
masih, kamu bukan sales yang bagus
Comment by iway — July 4, 2007 @ 1:05 am
wah..anda benar..saya jadi pengen..ayo ngemplaaaaannngg.. (lho)
Comment by de — July 4, 2007 @ 1:44 am
disini banyak korbannya, penampilan mentereng tp utang dimana-mana, giliran di tagih ngeles
lah, salah sendiri kartu kredit kok sampai beranak pinak jadi 10 biji, opo ga mumet…?
Comment by evi — July 4, 2007 @ 2:47 am
kayaknya itu yang ditulis adalah pengalaman pribadi ya? hebat sekali tehniknya.. btw tehnik itu bisa di terapkan untuk kredit motor, mobil or rumah kagak? :p
Comment by akangaziz — July 4, 2007 @ 3:11 am
aku minta account CC dunk … biar yang ngejar bukan Debt Collector lagi tapi InterPol …
Comment by PnC — July 4, 2007 @ 4:39 am
duso yooo…:D
Comment by langit — July 4, 2007 @ 6:32 am
wah gila, itu sih benar2 perlu nyali besar, btw oke banget deh saran2 nya
, thanks ya udah sharing ke kita
Comment by awi — July 4, 2007 @ 7:45 am
aku mbok njaluk kartu tambahan dr sampeyan
Comment by Mbilung — July 4, 2007 @ 1:08 pm
sayah ndak punya..:( bisa dibagi satu..?
Comment by -tikabanget- — July 4, 2007 @ 8:40 pm
Sejitu apapun tipsnya, kok saya belum berminat (atau bernyali) ya mas?! hi hi hi.
Heran aja, Ngutang kok bangga. Enakan juga belanja pake kartu debit. Berani gesek berani bayar
Comment by cintabening — July 5, 2007 @ 1:15 am
kalo aku pengan nggolek hacker wae..ben di hack datane langsung lunas…hahahahahaha nduwe konco mas?
judul novelnya ya itu : “The Time Traveler’s Wife” by Audrey Niffenegger
Comment by Blanthik Ayu — July 5, 2007 @ 2:03 am
hmm heran juga ane orang mudah tergoda dengan embel-embel mudah belanja dimana saja….ya bagi yg berduit mungkin ga berasa dikerjain mereka…so, jangan tergoda rayuan…...syaitan…
Comment by mr.t — July 5, 2007 @ 2:51 am
saya punya dua,dan dua2nya aktif saya pake. praktis, soalnya. alhamdulillah sampe sekarang lebih banyak manfaatnya, mungkin karena saya gak nganggep itu extra money ya? pakenya bener2 buat kebutuhan sehari2 aja. belanja bulanan, bayar listrik telpon dll pake fasilitas autopay. praktis kan?
lho kok malah promosi, hahaha…
Comment by venus — July 5, 2007 @ 5:10 am
sayang tips nya telat… udah tutup enam taon lalu gara2 dikejar debt collector hiks!
Comment by nino — July 5, 2007 @ 5:33 am
wahai sodara2…cc harus dua, tutup utang ini dengan itu, utang itu dengan ini..intinya jangan sampai tenggat waktu..gampang dan tentunya kita gak sampe musti d uber2 dept collector.hehe
Comment by mei — July 5, 2007 @ 9:29 am
nggolek utangan kan kalo ndak punya uang. lha wong duitku seabreg je…
sombong mode on
Comment by bangsari — July 6, 2007 @ 9:13 am
waduh… setuju banget kalo ngutang. bahkan mbah purdi bilang berhutang itu mulia… gmn enggak??? tanpa ngutangin perusahaan2 kredit seperti bank, bpr dll mau dapat nafkah dari mana… yo ra? tapi ngomong2 kartu kreditku udah seminggu belum di acc juga euy… oia, silahkan hubungi saya para sales yang mau nawarin kartu kredit… tararengkiu
Comment by rudi — December 4, 2007 @ 5:06 pm