bestialitytemanku sangat penyanyang hewan. apa pun jenisnya. dari yang melata sampai mamalia. sebelumnya saya tak yakin hobinya itu meresap sampai ke ulu otaknya. dan celakanya terbawa sampai ke tempat kerja.

hewan-hewan itu kini bermetamorfosa ke dalam wallpapernya yang bergambar monyet berambut, merah, anjing, kucing, babi, belalang, burung dan gurita. mp3nya selalu memutar desau camar laut, atau suara-suara burung, kodok yang entah namanya.

siang itu, berangkat makan. sambil menunggu mereka ngariung di depan tv. memelototi tayangan rerun pertandingan sepakbola.  diantara obrolan yang berbusa-busa, tanganya cekatan mengalihkan chanel tv ke animal planet. sontak semuanya berteriak serempak.

"he.. orang lagi di tonton kok main pindah aja. gamparin juga lama-lama", sahut salah satunya.

dasar orang gila! sukanya sama binatang.

umpatan candaan itu bukan tak berdasar.  mereka paham dia miara burung, kucing dan anjing. peristiwa malam waktu itu mensyahkan dugaan mereka selama ini. malam-malam sendirian dia mendonlot bokep perempuan cantik yang bercinta dengan kuda.

ia mempunyai orientasi yang menyimpang.

mendapat tudingan itu, dahinya berkerut. "penyimpangan dari apa? tanyanya pendek.

kamu  ini aneh ya, sahut temanya. masa gak nyadar otakmu itu dah gak beres."

dia malah tersenyum.  "aku kan tak merugikan orang lain, apa salahnya?

"dasar orang gila."

"gak apa-apa semua orang mengatakan aku gila, asal pacarku ga.

"iya. pacarmu kan kuda-kuda, gimana dia bisa ngomong kalau kamu tu kurang waras.

"soal jatuh cinta, itu kan hanya masalah objek saja. bisa saja jatuh cinta pada cewek, cowok, benda-benda, ide-ide  atau bahkan Tuhan.

"nah kan mulai ngaco!"

temannya menghambur keluar, meninggalkannya seorang diri. namun aku berbalik dan duduk mendekatinya.

"kenapa sih kau begitu suka sama binatang? kataku setengah berbisik.

"mereka baik. tak pernah berpura-pura, tak pernah bohong dan tak pernah serakah. sayang mereka hanya tak bisa tersenyum.

"benar juga sih, tapi kan tak harus jatuh cinta dong sama mereka?

dia hanya mengedipkan matanya, lalu tersenyum sambil bertanya, coba kau tak tanya sama binatang itu? :)