kawan baru selalu menyenangkan, kawan lama? saya meragukan ungkapan ini tepat. kawan lama konotasinya kok kurang nyaman. seorang kawan, tentu tak layak dipersepsikan sebagai "barang".
di sini, di tempat kerja ini, aku telah mengalami berkali perkenalan. menyenangkan tentu saja. dan banyak juga mereka yang pergi melanjutkan "kariernya" ke tempat lain. tempat yang sanggup mentransfer deretan digit lebih panjang ke rekeningnya.
ketika ditanya, perpisahan yang paling aku merasa kehilangan, aku bingung. aku tak kan pernah merasa berpisah dengan mereka. bukankah kita masih berada di bumi yang sama? apalagi sekarang nyaris tak ada halangan untuk komunikasi. bisa ketemu langsung, email, telepon, blog atau dengan "hati".
(aku yakin sebentar lagi ungkapan perpisahan dan kawan lama akan mengalami makna menyusut. tertuju hanya ke orang yang telah pergi ke alam lain, alam kubur, alam malaikat atau bisa jadi alam masa depan seperti di film-film science fiction itu.)
dengan jarak dan kuantitas komunikasi yang lebih jarang, biasanya hubungan terasa lebih dekat. bahasan pembicaraan lebih fokus, dan lebih bisa dimaksimalkan. bukan karena tak menginginkan suasana dulu, hanya keadaan saja yang memaksa untuk menyesuaikannya.
dan dari "jauh" biasanya orang akan bisa melihat lebih objektip. oh ternyata selama ini dia telah melakukan kebaikan yang jarang kita sadari. yang sebelumnya dianggap biasa ternyata dahsyat! selain itu juga hal-hal kecil berkesan yang susah dicari gantinya.
kalau sudah begitu moment-moment itu berdesakan berlomba ingin keluar dari otak. misalnya, bagaimana dia diikuti satpam saat masuk ke gedung elit itu membawa sekarung pakaian yang akan dikirim ke aceh waktu tsunami.
atau saat menjadi kawan curhat yang sanggup "menjungkirkan" persepsi yang kuyakini selama ini. (thx ya
) atau bagaimana ia harus berkeliling dari satu meja ke meja lain untuk meminta tanda tangan pengambilan uang makan
atau sekedar ceoltehan "mesum" dan ekspresi aneh saat dikerjain rame-rame. moment-moment itu yang tak mungkin berulang. dan kadang semua itu mengkristal memunculkan "kerinduan".
namun semua harus berlalu, tak ada yang sanggup menghentikan waktu. selamat kawan.., mudah-mudahan semuanya menjadi lebih baik. dan kita bertemu lagi pada kesempatan yang berbeda. gudlak.


