
siang itu, baru saja kaki melangkah melewati sliding door sebuah mal, mbak-mbak berbaju ketat menghadang. bibirnya yang menyala lalu nyerosos mengkampanyekan dahsyatnya manfaat sarang semut.
beruntung ketemu dia, aku tahu, sarang semut itu bukanlah sarang sekoloni hewan yang namanya semut. namun nama tumbuhan ( myrmecodia pendans) yang berasal dari papua. dan yang berkhasiat menyembuhkan banyak penyakit adalah umbinya yang berduri.
menurut selebaran yang dibagikannya, sarang semut mampu menyembuhkan berbagai kanker dan tumor jinak/ ganas. dahsyat bukan? seperti temuan-temuan sebelumnya yang klaimnya sama.
yang terpopuler misalnya minyak ikan (hiu), ekstrak bawang putih, pace (mengkudu), buah merah, vco ( minyak kelapa murni) atau ekstrak teripang.
dan aku yakin, tak lama lagi akan muncul sari tanaman/ hewan lain yang lebih dahysat manfaatnya. apakah makanan suplemen itu hanyalah trend sesaat?
entah. bisa jadi ini akal-akalan bisnis semata. kalau rajin memeloti iklan di media, iklan-iklan itu menjadikan makanan suplemen itu begitu pentingnya.
apalagi dengan pola makan "orang sibuk" yang "tak seimbang" dan diduga penuh racun macam orang jakarta.
pasti banyak yang bingung memilih mana yang paling pas, andai mau mengkonsumsi suplemen yang berhamburan itu. selain produk yang mengklaim alami dan tanpa efek samping di atas, tersedia juga makanan suplemen pabrikan yang mengklaim tak kalah hebatnya.
misalnya saja tablet yang mengandung vitamin c dosis tinggi, ion tertentu, kalsium atau semua vitamin yang diperlukan oleh tubuh.
tak mungkin bukan, mengkonsumsi semua suplemen makanan? nah aku kira orang memutuskan untuk memilih produk tertentu hanya berdasar iklan yang diingat belaka. seperti teman sebelah mejaku yang rajin membeli.
seberapa perlu menngkonsumsi? bisa jadi tak perlu, andai sudah makan dengan pola yang benar dan cukup zat yang diperlukan oleh tubuh dan cukup berolah raga.
konon, makanan juga merupakan “sumber penyakit”. makin sedikit yang kita makan, makin sedikit penyakit akan menghampiri.
sumber gamabr: http://i25.photobucket.com/albums/c74/asiaticgreen/OtherPlants/
Myrmecodiapendans.jpg



nek sarang shemut manjur untuk apa mas..?? yang ada malah untuk nambah penyakit kali yo mas..
Comment by shemut — April 16, 2007 @ 6:53 am
hehe, bibir menyala emangnya lampu? kalo sarang semut belum pernah denger.. tapi, tiap ari aye minum vco, soalnya cocok untuk mencegah flu.
Comment by mpokb — April 16, 2007 @ 8:55 am
paling anti ama yg namanya suplemen buatan itu. Saya lebih seneng suplemen alami: buah dan sayur
Comment by de — April 16, 2007 @ 11:53 pm
mungkin makanan alami dimasak secara proporsional dengan bahan/bumbu alami, makan secukupnya, teratur dan dibakar energinya dengan aktivitas yang berimbang – kayak orang desa gitu lho.. kagakada yang pake acara kolesterol tinggi..
Comment by Domba Garut! — April 20, 2007 @ 1:15 pm
voc jadi inget jaman belanda. tapi yang namanya sarang semut udah terbukti kasiatnya oleh keluargaku. tuhan nyaptain banyak tumbuhan untuk kita manfaatinkan namanya juga usaha mas
Comment by yuyun — September 7, 2007 @ 10:25 am