bagi orang kebanyakan, hantu begitu menakutkan. namun bagiku tidak. bukan bermaksud sombong, sampai sekarang aku memang belum pernah bertemu. aku sepertinya tak akan merasa takut. kalau bisa malah aku ajak ngobrol.
konon hantu itu berpenampakan buruk rupa dan menyeramkan. banyak orang terbirit-birit ketika mereka menjumpai. padahal sebenarnya menyeramkan atau menggairahkan hanyalah soal persepsi di pikiran belaka. bukankah kita kalau nonton film horor tak merasa takut?
di kamar kostanku aku menduga ada penghuni lain selain aku. dan perkiraan ini tak hanya datang dariku. suatu ketika temenku datang, belum apa-apa dia mengatakan, rumah ini kok serem sekali. kali lain, temanku membawa anak kecilnya yang setahun tak mau diajak ke dalam, meronta dan nangis terus.
yang paling menghebohkaan saat temenku sendirian tidur siang, dia bermimpi makhluk yang berwarna kelam akan mencekiknya. tentu saja pak haji tergopoh-gopoh menghampiri menanyakan apa yang terjadi.
saat temanku bercerita, pak haji pun tak memberi komentar apa-apa.
kalau aku sendiri pernah mengalami hal yang aneh. selama tinggal di tempat pak haji itu, aku selalu mimpi buruk. menyusuri sungai yang diapit tebing tinggi yang dipenuhi tumbuhan liar. dalam penyusuran itu, aku bertemu perempuan berambut panjang dengan mulut berdarah. wajahnya mirip dewi soekarno yang geisha itu.
malam yang lain, berperang melawan setan-setan kecil. aku dikeroyok oleh 6 makhluk kecil aneh. bentuknya seperti gollum dalam film lord of the ring. dalam pertempuran itu, satu satu gollum gollum itu aku pegang kedua kakinya dan aku banting ke tembok. aku menang dan masih bisa bangun tidur paginya.
malam lain, pak haji dan keluarganya pergi ke luar kota. di tengah malam sunyi itu aku tindihan, tak bisa bergerak dalam keadaan setengah sadar. aku dipelototi seorang laki-laki berpakaian tradisional malaysia berkemeja hijau. dia tak bergerak dan tak memberi pesan apa-apa.
malam jumat saat asyik membaca, ballpoint yang ada di meja tiba-tiba menggelinding. tak ada angin, tak ada gerakan tampak yang mendorongnya. sampai sekarang aku tak memahaminya. juga tentang hilangnya gesper yang jelas-jelas aku taruh di balik pintu. dicuri orang sangat tak mungkin. karena kamar terkunci dan aku tidur di dalamnya. kalau 16 t shirt ( dan celana) yang hilang di jemuran aku tak mempersoalkan.
yang benar-benar membuat jantungku berdetak kencang pas malam jumat. waktu itu indosiar memutar film horror yang lupa judulnya. ceritanya seseorang yang mengajak wisata laki-laki dan perempuan yang tak punya kerabat sama sekali ke suatu daerah. mereka dibawa ke suatu tempat dan dilepas. namun tanpa sepengetahuan mereka, satu satu peserta tour menghilang. ternyata mayatnya diberikan kepada makhluk pemangsa manusia.
saat konsentrasi memelototi perburuan yang menegangkan itu, tiba-tiba terdengar suara brugggghhhh di atas plafon. tepat diatas kepalaku. ngeong….. anjrit! seekor kucing terpeleset dan terjebak.
kenapa aku tak pindah? karena aku merasa tak terganggu. diam-diam aku berharap bisa ngobrol dengan hantu hantu itu (kalau memang benar ada).
konon aku pernah mendengar cerita, para hantu dan jin suka sekali berdiam di toilet. untuk memancing kemarahannya, sengaja aku menyiramkai air mendidih ke toilet. aku menunggu bermalam-malam tak ada reaksi yang mencolok. aku tidur penuh ketenangan.
katanya hanya hantu yang telah sampai pada tingkat tertentu yang bisa menampakkan diri. aku ingin belajar dari mereka, bagaimana caranya mengumpulkan energi sehingga bisa mewujud dan "menghilang".
ada yang tahu ?

