hari ini, jumat wage menurut penanggalan jawa. hari kelahiranku. bukan berarti aku ulang tahun, karena jumat wage berulang setiap 35 hari sekali.

dulu, setiap jam empat sore hari itu, ibuku selalu mengadakan bancaan di emperan rumah. satu tumpeng nasi putih sederhana yang dikelilingi gudangan. (aneka sayuran: bayam, kangkung, kenikir, kacang panjang yang direbus dan dibumbui kelapa parut). telor rebus diiris-iris dan bermacam jajan pasar membentuk mozaik abstrak.

saat semuanya sudah siap, ibuku akan berteriak memanggil anak-anak yang sibuk bermain. rumah-rumah disekeliling kami berdekatan. memang hanya anak yang diundang ke “pesta” sore ini. wajah-wajah polos bergegas tak sabar mengelilingi tumpeng.

doa pun dipanjatkan untukku, agar aku pintar dan selamat. barulah anak-anak berebut ngantri mengambil pincuk (piring dari daun pisang yang di semat lidi).

nyam.. nyam.. nyam… dalam sekejap pipi-pipi gembul itu belepotan makanan.

ada satu nasehat yang tersimpan di otakku sampai sekarang. khusus hari kelahiranku ini aku harus mencari pengemis, jangan sampai pengemis mendatangi. andai sudah terbiasa berbagi, lakukan hari ini lebih banyak.

karena Tuhan tersembunyi dibalik kecompang campingan dan penderitaan mereka. lalu ia menyarankanku untuk berpuasa sehari penuh. sekedar menyegarkan kesadaran, masih banyak orang terlunta di luar sana.

andai kelak banyak uang, sekali-sekali makanlah di kaki lima, di warung-warung tenda pinggir jalan. selain menghidupkan ekonomi mereka, makan di di sini dengan restoran mewah sebenarnya bedanya hanya sejengkal. setelah melewati mulut dan kerongkongan makanan itu tak ada bedanya. (ini mah emang udahtiap hari)

berlalunya waktu, aku nyaris melupakan. sampai kemarin, seorang konsultan manajemen menyapaku leway ym. dia akan menguji software untuk memprediksi (bukan meramal) karakter seseorang. software itu dibuat berdasarkan kitab lontar sarining wariga (ilmu perbintangan ala bali).

selesai menginput tanggal kelahiran, munculah karakterku yang nyaris semuanya baik: agak keras, suka kukuh dengan pendirian yang belum tentu benar tapi umumnya jujur, lemah lembut, berpikiran bersih, murah hati, suka menolong sesama, suka berkorban untuk keluarga, kata-katanya lurus, mudah tersinggung namun sebentar dan dapat menyenangkan hati orang lain.

hmm betapa indahnya andai prediksi itu akurat. sayang aku masih jauh dari sifat-sifat itu. masih terus belajar. ada yang tahu jalan (tol) agar cepat menjadi orang baik?