di sini kami melakukan apa saja
siang jadi buruh angkut barang
malam bantu-bantu cuci piring
warung-warung nasi goreng
jangan tanya apa kami tak rindu
tegalan yang kami tinggalkan
di desa kelahiran.
jangan sangka kami tak kehilangan
pernah juga kami bermimpi
tentang hidup bahagia
tapi sekarang apa yang kami
tahu tentang bahagia itu?
yang kami tahu, kami sudah cukup
bahagia asal masih bisa berkumpul
dengan teman-teman sekampung
berbagi batang rokok dan
mengenang masa sekolah dulu
lalu berpikir: semua seperti
sia-sia sekarang
kalau tahu akhirnya kami hanya
jadi orang-orang seperti ini:
tanpa martabat dan harga diri
posted by: mumu
mumu, juga teman


