ingin bikin usaha, mesti jeli liat peluang. seperti donat deola ini. bedanya dengan donat yang selama ini dikenal (country, dunkin, j.co) donat ini lebih rendah kadar karbohidratnya, karena berbahan kentang.
kue berbentuk cincin tebal ini, pertama kali nemunya disalah satu gerai sempit yang berjajar di sebuah plasa di tangerang. agak susah menemukan gerai yang tak menyediakan tempat duduk ini. tak ada papan nama yang eye cathing.
karena penasaran, teman kami membelinya. seperti pada iklan-iklan makanan lain, makan deola memberikan sensasai pengalaman baru. seolah kita menjadi orang yang begitu "aware" dengan penyakit dan bergaya hidup yang sehat.
namun tak seperti produk lain yang berisik mencuci otak konsumen agar brandnya berada di prioritas ingatan pertama, donat ini tampak tak/belum beriklan. buktinya pada bungkus kertasnya hanya tercantum tulisan doela donut. tak ada alamat atau informasi lain apapun.
cukup banyak pembeli yang antre. perempuan-perempuan muda langsing yang juga sedang jalan-jalan. seperti aku juga, rupanya mereka tak sabar ingin segera memakanya. mereka berjalan dengan mulut mengunyah dan celoteh khas abege metro. (sesekali terdengar, cape deh, basi)
aku mengira harga donat ini mahal. nyatanya aku salah besar. donat doelia yang dijual di bintaro plasa harganya lebih murah dibanding donat branded. bisa jadi memang doelia sedang mencari pasar.
aku mencoba menggigit pinggirnya. terasa donat ini tak semurninya dari kentang. terasa ada campuran terigu atau tepung lain. mungkin agar tak terlalu lembek seperti perkedel.
cukup menarik. bentuknya lebih kecil dari ukuran dunkin ataupun j.co namun lebih besar dari ukuran mini mereka. nyam… nyam… cukup asyik. apalagi yang ini gratis.
terimakasih kepada penemu donat yang telah membuat makanan ini bolong di tengahnya. kalau ngga, donat yang akan beredar akan tetap berbentuk bulat gepeng, tak bolong di tengahnya. boleh dong meniru kreatifitasnya. gimana kalau kita bikin usaha donat kacang hijau, donat wortel atau biji bunga matahari?
tak perlu khawatir dengan modal. bisnis tak harus memakai modal besar. salah satu pengusaha donat malah berceritera bahwa dia memulai bisnisnya nyaris tanpa modal kecuali nekad. dan usahaya kini cukup berhasil meskipun tak sehebat macam waralaba.



ayo mas… bikin donat ketan, atau donat beras sekalian…
Comment by bagonk — November 21, 2006 @ 11:59 pm
kenapa donut lubangnya di tengah doang? karena kalo lubang semua ngga bisa dimakan. he..he..he..
Comment by bangsari — November 22, 2006 @ 6:34 am
Salam kenal,
Saya salut atas produktivitas anda dan mohon juga dapat dibaikan info dan kiat kiatnya agar donat ini juga dapat dibuat oleh saya he he he.
Suksea dan maju teruuuus dengan produk yang lainnya, semoga
Comment by Sanusi Batubara — December 4, 2006 @ 1:57 pm
Mau nanya nih, ada yang tahu nomor telp /alamat deola donat. Saya tertarik untuk bekerja sama.
Terima kasih.
Comment by Y_Sari — June 22, 2007 @ 5:30 am
minta nmr telp donut deola
Comment by elisa — August 1, 2008 @ 12:17 pm
0816707977
Comment by Aswan Widjaja — June 19, 2009 @ 10:25 am
Deola Donuts 0816707977
Comment by Aswan Widjaja — June 19, 2009 @ 10:28 am