hidup yang singkat, mari kita rayakan
filmNovember 20, 2006 4:57 am

phobia lovecinta itu semanis strawberi, kata lirik sebuah lagu. benarkah?

cerita tentang cinta, biasanya klise. persis seperti pada film korea yang berdurasi 160 menit ini. perkenalan ari dan jo kang bermula saat mereka berangkat sekolah sd. jo kang yang membonceng sepeda menghadap  ke belakang , melihat ari , gadis kecil berjas hujan kuning menyala berjalan digandeng seorang rahib.

benar, gampang sekali ditebak, keduanya lalu berteman dan akrab. namun penggambaran keakraban mereka tak biasa. bahkan cenderung puitis.

mereka pulang pergi dari/ke sekolah selalu bersama-sama. oh ya ari suka menyimpan cicak di sakunya. saat cicak itu lepas dari saku, jo kang memburu sampai berlumur lumpur. gagal, jo kang menggantinya dengan  cicak kayu hasil pahatannya.

jo kang mempercayai semua yang dikatakan ari. termasuk bahwa dia kena kutukan. setiap orang yang menyentuhnya akan celaka. dan memang benar, guru sekolahnya celaka sehabis melarang keduanya duduk berduaan. juga neneknya meninggal saat menyiapkan makan.

film ini tak hanya romantis abis. namun ada juga kelucuan-kelucuan yang dilakukan ari dan jo kang. setelah berpisah selama sepuluh tahun, keduanya berjanji bertemu. ari mengira tempat ketemuan di sebuah taman yang dilewati bus. jo kang menduga mereka akan bertemu di sebuah stasiun kereta api. namanya juga film, tak menyebtukan alasan jelas kenapa mereka sampai misunderstanding. untung keduanya dipertemukan di sebuah jalan di tengah sawah.

film ini sangat romantis, namun tidak vulgar. sepanjang film hanya ada satu adegan ciuman bibir. saat itu jo kang membawakan sushi ke tepi danau  dimana ari sudah menunggu. setelah "main petak umpet" layaknya film india terjadilah apa yang mereka inginkan.

cinta mereka yang mulai berkembang tentu tak seru kalau sutradara kang jie-eun tak memberikan rintangan yang harus dilalui kedua tokohnya. ari ternyata mengidaps aids karena kesalahan dokter yang mentransfusi darah ke tubuhnya. pada saat masih kecil ia dan kedua orang tuanya tabrakan. ari luka parah, kedua orang tuanya meninggal. lalu ari diasuh pamannya yang menjadi rahib.

nah makin menarik kan? cerita film ini mengharukan namun tak cengeng. kang hye-jeong  (ari) dan jo seung-woo (jo kang) bermain natural. tak ada kesan adegan yang dipaksakan.  film ini tetap layak tonton. endingnya sangat mengejutkan dan tak terduga.

akankah cinta mereka akan berbuah manis atau sebaliknya? dengan menontonya semua akan terjawab.

daily 3:18 am

donatingin bikin usaha, mesti jeli liat peluang. seperti donat deola ini. bedanya dengan donat yang selama ini dikenal (country, dunkin, j.co) donat ini lebih rendah kadar karbohidratnya, karena berbahan kentang.

kue berbentuk cincin tebal ini, pertama kali nemunya disalah satu gerai sempit yang berjajar di sebuah plasa di tangerang. agak susah menemukan gerai yang tak menyediakan tempat duduk ini. tak ada papan nama yang eye cathing.

karena penasaran, teman kami membelinya. seperti pada iklan-iklan makanan lain, makan deola memberikan sensasai pengalaman baru. seolah kita menjadi orang yang begitu "aware" dengan penyakit dan bergaya hidup yang sehat.

namun tak seperti produk lain yang berisik mencuci otak konsumen agar brandnya berada di prioritas ingatan pertama, donat ini tampak tak/belum beriklan. buktinya pada bungkus kertasnya hanya tercantum tulisan doela donut. tak ada alamat atau informasi lain apapun.

cukup banyak pembeli yang antre. perempuan-perempuan muda langsing yang juga sedang jalan-jalan. seperti aku juga, rupanya mereka tak sabar ingin segera memakanya. mereka berjalan dengan mulut mengunyah dan celoteh khas abege metro. (sesekali terdengar, cape deh, basi)

aku mengira harga donat ini mahal. nyatanya aku salah besar. donat doelia yang dijual di bintaro plasa harganya lebih murah dibanding donat branded. bisa jadi memang doelia sedang mencari pasar.

aku mencoba menggigit pinggirnya. terasa donat ini tak semurninya dari kentang. terasa ada campuran terigu atau tepung lain. mungkin agar tak terlalu lembek seperti perkedel.

cukup menarik. bentuknya lebih kecil dari ukuran dunkin ataupun j.co namun lebih besar dari ukuran mini mereka. nyam… nyam… cukup asyik. apalagi yang ini gratis. :)

terimakasih kepada penemu donat yang telah membuat makanan ini bolong di tengahnya. kalau ngga, donat yang akan beredar akan tetap berbentuk bulat gepeng, tak bolong di tengahnya. boleh dong meniru kreatifitasnya. gimana kalau kita bikin usaha donat kacang hijau, donat wortel atau biji bunga matahari?

tak perlu khawatir dengan modal. bisnis tak harus memakai modal besar. salah satu pengusaha donat malah berceritera bahwa dia memulai bisnisnya nyaris tanpa modal kecuali nekad. dan usahaya kini cukup berhasil meskipun tak sehebat macam waralaba.