jumat 17 nopember 2006 mulai pukul 10:00, sengaja aku memasang status di ym. "ada 127 dvd (bajakan) di mejaku. silakan ambil, gratis". sampai sejam tak ada yang merespon sama sekali. mungkin masih terlalu pagi. orang-orang sibuk konsentrasi dengan pekerjaan hariannya.
baru setelah salah seorang menghampiri meja dan milih-milih, teman yang lain ikutan. komentar dari mereka beragam. teman yang satu menyarankan untuk "meminjamkannya" saja dan di taruh di rak sehingga semua teman bisa menonton film-film itu.
yang lain dengan senang hati, memilih dan mengambil tak hanya satu dua namun sampai puluhan. menurutnya semua film "koleksiku" bagus. yang mengambil satu atau dua cuman berkomentar pendek. "kok film yang aku suka cuman sedikit mas?
yang agak aneh, pertanyaan yang langsung kearahku, "dari mana dvd itu?". hmm… kira-kira apa yang dia pikirkan dia? bukankah sebenarnya dia tahu juga kalau setiap hari senin, seorang penjual dvd datang ke kantor tiap jam 3 sore?
"oh itu semua koleksimu to? begitulah pertanyaan selanjutnya dari dia. yang agak aneh dan mengejutkan dari teman perempuanku yang berjilbab. saking sibuknya bekerja, dia baru tahu setelah dvd nyaris habis. padahal mejaku berada di seberangnya. dia hanya kebagian "sisa-sisa"nya. rasa tak percaya tampak pada air mukanya.
susah juga rupanya sekedar berbuat "baik" di jakarta. nyaris kebanyakan mempertanyakan. "bener tuh statusnya ym kamu itu?". sudah begitu sulitkah menemukan "peristiwa" seperti yang barusan? entahlah.
alasanku membagikan dvd itu karena aku merasa tak memerlukan lagi. keping-keping dvd itu tak akan aku putar untuk kedua kalinya. kecuali "pretty woman" ha ha ha. lainnya, lemariku sudah sempit, biarlah udara lebih banyak memenuhinya.
rencana itu sebenarnya sudah lama. namun selalu tertunda. beruntung aku menemukan blog sesorang. dan tulisan dialah yang menjadi pemicunya. sehingga niatku makin kuat untuk membagi-bagi dvd bajakan itu.
maap aku tidak bisa memberikan link tulisan blog itu. karena dari membaca blog dia, akan ter"ekspos" tujuanku dibalik "pembagian" itu. untuk sekedar menuliskannya dalam blog pun aku tak "sanggup". biarlah menjadi rahasia dan lama-lama menghilang. dan akupun kelak melupakannya.
yang jelas, tujuanku itu baik kok.


