menuju malam pertama ramadan kek haji berdua duduk diteras dengan isterinya. memakai baju muslim keduanya bersiap ke rumah Tuhan. jalan depan ruah disesaki gegasan orang orang yang juga akan melaksanakan sholat tarawaih. mereka berjalan tak putus-putus menuju ke satu titik. nyaris semua berseragam putih.
mereka itu sedang mempersiapkan hari “depan”nya. tak satu pun yang tahu waktu pastinya. aku tetap tak beranjak saat pak haji mengajakku berangkat. kepalaku berkelebatan pertanyaan yang melintas-lintas.
katanya, kelak terjadi peristiwa dahsyat yang bisa melantakkan semua planet dan galaksi. dari kitab suci digambarkan saat itu gunung-gunung berterbangan seperti kapas. lalu, apakah kehancuran planet, galaksi dan isinya ini tak menyisakan sampah sama sekali? apakah alam menjadi kosong, tidak ada udara atau benda sama sekali? kemana hancuran planet, galaksi dan isinya lenyap?
manusia yang telah mati sejak zaman adam dihidupkan kembali di sebuah padang nan maha luas. apakah manusia akan hidup lagi dalam wujud fisik atau dalam bentuk energi api seperti jin dan iblis? Atau dalam bentuk cahaya seperti malaikat?
jika abad 21 ini penduduk dunia sekarang kira-kira 5 miliar. Maka akan terdapat manusia 5.000.000.000×200 (abad, perkiraan penciptaan manusia ada sejak 200 abad yang lalu) =1.000. 000.000.000 manusia di padang itu. apalagi jika binatang dan tumbuhan juga dihidupkan. Bisa dibayangkan seluas apa padang itu?
apakah manusia masih perlu makan untuk memperpanjang hidupnya? kalau hidupnya abadi, kira-kira proses keabadiannya seperti apa ya?
oh ya apakah Tuhan juga menghidupkan jin, iblis, alien dan makhluk lain? katanya jin dan kerabatnya tak bisa mati. lalu apakah mereka itu akan dikumpulkan di padang yang sama? atau iblis-iblis yang selalu menjerumuskan manusia itu langsung dimasukkan neraka?
menurut swani, dalam novelnya iblis menggugat Tuhan, iblis-iblis itu langsung masuk surga. karena sebenarnya iblis adalah malaikat pintar yang paling disayang Tuhan, tugasnya menguji kesetiaan manusia.
di padang itu Tuhan menyuruh manusia memberikan kesaksian namun bukan dengan mulutnya. Tuhan langsung bertanya kepada organ-organ tubuh. tlat tubuh inilah yang akan memberikan kesaksian. jika banyak berbuat baik akan masuk surga. dan sebaliknya jika kelakuan jahatnya lebih besar, akan mendapatkan siksaan yang amat pedih.
jadi jelas yang masuk neraka kegiatan sehari-harinya mengaduh dan menikmati penderitan. lalu orang-orang yang masuk surga yang katanya dilayani tujuh bidadari, apa saja kegiatannya? bercinta sepanjang waktu?
di alam akherat ini manusia masih bisa merasakan sakit dan nikmat. apakah yang bosan disiksa bisa bunuh diri? dan yang menikmati surga tak ada keinginan yang lebih nikmat lagi? misalnya bungy jumping di pinggir neraka mengintip apa yang dilakukan orang-orang didalamnya?
Oh ya, apakah pada alam itu kita masih bisa saling mengenali? bisakah kita melihat apra seleb yang keseharianya selalu berpesta? atau perempuan yang menolak cinta saya? ttau tetangga saya yang selalu baik?
dan katanya alam akhirat itu abadi, tak berkesudahan. apakah penciptaan surga dan neraka itu sudah dimulai dari sekarang?
tiba-tiba aku terhenyak saat kek haji membuka pagar depan. relativitas Einstein terbukti malam itu. aku serasa baru saja duduk, ternyata sudah nyaris 2 jam. Kek haji rupanya tahu apa yang aku pikirkan. kata dia just do it. tak perlu mikir yang macam-macam. kku jadi teringat sepatu nike yang belum kebeli,


