bali memang di set sebagai tempat pelesiran kelas dunia. fasilitas kenyamanan tersebar di setiap tikungan jalan. hotel, spa, seni dan sport yang mempunyai "treatment" khusus.
penyuka olahraga air, datanglah ke nusa dua. pantai berpasir putih dengan air biru transparananya ini sangat cocok untuk menikmati serunya jetski, banana boat, diving, snorkeling, parasailing. yang paling menarik tentu saja para sailing. kita ditarik oleh boat untuk terbang di atas laut. wisata air ini memerlukan cukup keberanian tinggi.
untuk yang kurang menyukai ketegangan, bisa berperahu ke pulau penyu. satu perahu maksimal berisi sepuluh orang. dari pantai nusa dua kira-kira perjalanan 30 menit pulau penyu sudah nampak. pulau penyu terdiri dari 3 pulau kecil. namun satu diantaranya "menghilang" ketika arus laut pasang.
sebelum berangkat, pak sopir dan kenek perahu membekali pengunjung sebungkus roti tawar. saat di laut yang agak dalam, kapal berhenti. orang-orang disuruh melemparkan roti tawar ke air. ajaib, ikan-ikan berwarna-warni berebut roti. suasananya seperti memberi makan ikan dalam kolam.
kapal ini didesain khusus. ditengah-tengah dipasang kaca (glass bottom). saat berada pada kedalaman tertentu, kapal melambat. kita bisa melihat indahnya karang dan tanaman laut. namun jangan dibayangkan indahnya seperti dalam film dokumenter national geographic.
mendekati pantai seorang perempuan menyambut. dia menceritakan nasib para penyu yang terancam eksistensinya. makin tahun makin menyusut karena perburuan. di pulau ini mereka menangkar penyu hijau dan penyu abu.
di dalam bak penampungan, puluhan anak-anak penyu dipiara sebelum dilepaskan ke laut. orang tua penyu itu ada yang telah berumur seratus tahun. bobotnya mencapai 100 kg. dan mereka itu jinak.
tahu perbedaan kura-kura dan penyu? kura-kura bisa menyembunyikan kepalanya ke dalam rumahnya, sementara penyu tidak.
capek mengitari pulau penyu yang banyak binatang-binatang anehnya, kami kembali ke nusa dua. untuk melepas haus, kelapa hijau bertumpuk di salah satu "saung". tinggal memesan, pemuda-pemuda bali dengan cakap akan melayani dengan baik.
ingin melepaskan otot-otot, tinggal memanggil ibu-ibu yang berseragam kaos hijau untuk memijat. telah berderet papan yang dinaungi payung. dan sebagi bukti bahwa kita benar kebali, bagi perempuan berambut panjang, kepanglah rambut anda menjadi model kriwil macam perempuan afrika.
tak hanya itu, disini juga mentato bagian-bagian tubuh anda biar keliatan seksi. tato temporer lebih diminati daripada yang permanent. disebelahnya penyedia jasa penegcatan kuku masih menunggu pelanggan. tak seperti cat kuku kebanyakan, kita bisa meminta untuk mengecat dengan gambar bintang, bunga atau bentuk-bentuk abstrak.
konon dewa-dewa sedang bersuka cita ketika menciptakan pulau ini. disamping seluruh alamnya indah, orang bali terkenal sangat kreatip.
hampir di setiap minggu muncul bentuk-bentuk kerajinan dari kulit kerang, kayu, daun pandan, bambu, kulit penyu dan kain. kedinamisan ini yang menjadi daya tarik orang untuk selalu ingin kembali ke bali. apalagi para bule yang menyukai etnik.
sesiang berselancar, saat perut minta diisi, jangan khawatir bali banyak menyediakan makananan eksotis. makanan dari bermacam negara dan daerah gampang ditemukan. makanan khas bali sendiri selain seafood, pelecing kangkung, tampak di banyak neon box, papan iklan di sepanjang jalan yang menawarkan babi guling dan lawar.
untuk meyakinkan pembeli, bahwa lawar yang diatwarkan original, ada warung makan yang membuat posternya bergambar orang yang menyedot darah babi ke jantungnya memakai bambu.
berani coba?



asik sih asik… tapi kalo berlibur ke sana bayar sendiri, kira-kira habis berapa yaaa…
cukup murah mas sebenarnya. didats (www.didats.net) pernah menulis tentang cukup murahnya berlibur di bali. dia menjelaskannya secara rinci.
kalau gak salah dua juta cukup kok.
Comment by bagonk — September 11, 2006 @ 2:43 pm
he he he … masih bali …
saat ku diajak muter ke pulo penyu, karena ga beli-bali oleh guide-nya disuruh nyumbang di kotak tersedia ..
Benar mas. taripnya minimal masih 2 ribu per orang.
Comment by bahtiar — September 15, 2006 @ 2:01 am
waduh, saya belum pernah ke bali. apa saya paling ketinggalan jaman ya?
sangat tidak. jaman tidak kemana-mana mas, jadi mas bangsari tak perlu mengejar ngejar agar tak tertinggal. cuman kalau ada kesempatan asyik juga mampir kesana.
Comment by Bangsari — September 15, 2006 @ 2:14 am
saya udah kebanyak pulau di malaysia ini. termasuk ke Langkawi yang mereka juluki Balinya malaysia. Tapi memang benar, tak ada kretifitas disini semuanya sama seprti pulau2 lain…snorkling…ngasi makan ikan di laut… bersepeda ditepi laut…wah bosen juga lama2! Hidup bali!
hi hi hi mungkin karena saya orang “gunung” aja mba, begitu ngeliat laut jadi terbengong-bengong. aneh dan dahsyat!
mbak elly kalauudah bosan jalan di langkawi, coba aja ke pulau phiphi atau koh samui (thailand). disitu pemandangan lebih dahsyat ( kata temenku yang kesana sih)
kalau aku baru sebatas ngeliat pulau phipihi di filmnya leonardo dcaprio : the beach
Comment by elly — September 18, 2006 @ 8:09 am
tanya donk…
ada gak si alamat atau contact person buat ke pulau penyu d nusa dua?qta mau kkl k sana…...
oiya tanya sekalian dunk…di tanjung benoa ada penangkapan tuna?bisa kasih info gak? makasi….
Comment by mega — May 17, 2007 @ 12:22 pm
asyik deh ksana. pas kita naek perahu, uh,...
seger bgt. bisa liat pohon bakau yang ditangah laut, pi kok ikannya g ada yah?
cuma yang sejenis patrick ja
Comment by lala — October 5, 2007 @ 5:53 am
Pulau Langkawi tu biasa aja, kalau mahu yang cantik harus ke Pulau2 di Sabah, lebih cantik dan privacy dari di Phi phi Island. Saya pernah ke Phuket, tempatnya memang cantik, tetapi bayarannya mahal dan pelancongnya terlalu ramai. Tak selesa
Comment by Ena — April 25, 2008 @ 8:28 am
Behind each of strenuous efforts, supra shoes there must be double the reward.
Comment by supra shoes — December 22, 2010 @ 12:48 pm