hookertengah malam menyusuri puncak, memberikan nuansa yang memang beda. dalam balutan udara dingin, kami membelah jalan yang berkelok. 

dari bawah, lampu berkerlip tanpa jeda menuju langit. kiri-kanan kulihat saja, tak ada pohon cemara, namun pohon-pohon teh yang sedang tidur.

makin merangkak keatas pemandangan semakin indah. para penjual buah, sayur, peuyeum dan ubi cilembu berderet. susunan buah-buahan dan sayuran membentuk mozaik yang mirip karpet persia.

warung-warung  lain melimpah. kebanyakan hanya menyediakan jagung bakar dan minguman kemasan. ya warung-warung itu tak menyediakan makanan "berat". kalau ingin makan "besar" harus ke restoran atau warung nasi.

pada tengah malam itu, sepanjang pengamatanku warung itu selalu ditunggui oleh dua perempuan remaja. mereka bukan penjualnya. bukan pula tamu yang ingin merasakan manisnya jagung bakar yang dicelupkan ke margarin.

perempuan-perempuan itu mengasongkan dirinya. aku  baru tersadar ketika melihat dandanan wajahnya. remaja itu masih begitu mudanya, sehingga ada teman yang nyeletuk, "kok ngga pulang nanti dicari emaknya".

mobil-mobil melaju dengan kecepatan siput. jalanan yang seharusnya lancar, agak macet. namun saya kira tak ada yang keberatan dengan kemacetan itu. buktinya tak ada sekalipun bunyi klakson terdengar.

kalau berminat, tinggal minggir dan nego. jangan memusingkan mencari kamar untuk menginap semalam atau sejam. lihat saja di kiri-kanan jalan dan temukan laki-laki pembawa senter.

laki-laki yang kebanyakan berkerudung sarung itu selalu mengedip-ngedipkan senter yang dibawanya. yang tidak membawa senter, mengacung-acungkan kertas atau kayu yang bertuliskan villa dengan huruf besar.

anehnya para lelaki itu selalu berdiri di mulut gang atau pintu rumah yang gelap. tak ada secercah cahaya yang bisa memberi petunjuk vilanya seperti apa. sampai kutemukan papan dari seng dalam keremangan bertuliskan "disewakan villa per jam 30.000".

pantas saja kalau jusuf kalla ingin mempromosikan wisata seks dengan cara kawin kontrak. dengan kontrak semalam atau sejam, hubungan seks menjadi halal. laki-laki bisa melepas hasrat, perempuan dan masyarakat sekitar bisa mendapatkan uang. tak ada yang salah bukan?

hua hua hua …..