bulan di dalam tempayansenangnya dapat bonus. sekian waktu tertunda lalu detik yang dinantikan itu tiba jua, telat dua hari yang dijanjikan, bonus  kuartalan itu sangat berarti. sepertinya akhir bulan terasa tak penting lagi. memang jumlahnya tak menyamai, tapi tetap saja membahagiakan.

aku menjadi anak kecil yang mendapatkan mainan baru. benar-benar senang. rencana-rencana sudah tergelar.  otak kiri dan kanan saling membombardir satu-sama lain. belum ada yang menang, lalu hati datang menengahi.

terbersit pemikiran, kenapa menjadi senang ketika mendapatkan bonus?  kenapa nyesek ketika bonus tertunda beberapa kali?

rupanya aku masih sangat tergantung pada benda-benda. ketika ada benda-benda di sekitar yang menurut orang-orang berharga, saya senang. namun ketika benda-benda itu jauh, aku mengejar-ngejar. kadang sampai membohong, mencuri yang menumpahkan darah.

padahal dengan adanya benda-benda itu, aku akan selalu was-was, khawatir dan berprasangka. lalu untuk apa aku mengejar sesuatu yang membuat hati tak tenang? kita tak lagi menjadi tuan, tapi satpam. rumit memang. kalau tak waspada, bisa terjebak menjadi penjaga benda-benda yang habis-habisan kita kumpulkan.

celakanya dengan banyak benda yang kupunya, orang-orang akan memperlakukan baik. berbede ketika mereka melihat orang-orang  papa.

aneh, sebegitu dahsyatnya daya pukau benda-benda? mungkin orang-orang itu salah? atau pendapatku saja yang salah belaka? kayaknya tak sepenuhnya benar. benda-benda itu penting, namun bukan tujuan utama kan?

ada yang bilang kebahagiaan / kedamaian hati tidak datang dari benda-benda di luar diri kita. kebahagiaan berasal dari dalam. bagaimana kita memanaj hati dan pikiran. kalau pikiran kita jernih, tenang, kebahagiaan akan datang dengan sendirinya.  betatapun kisruhnya keadaan di sekitar, tak lagi terpengaruh.

untuk mencapai tahap diatas materi itu, tentu sangat berat. harus bisa menghilangkan keinginan-keinginan duniawi yang selalu meliputi. hati yang bersih itu mirip bayangan bulan di dalam tempayan. agar bulan selalu terlihat jelas, air tempayan harus tenang.

untuk membuat air tempayan tenang,  caranya dengan mengumpulkan ilmu sebanyaknya. karena dengan ilmu dia akan menjaga. kalau aku mengumpulkan benda-benda, aku hanya akan menjadi satpam. air did alam tempayan selalu bergoyang, dan bulan tak kan pernah terlihat.